Sejarah Hari Ini: 26 Juni 1945, Piagam PBB Diteken

Beragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 26 Juni, salah satunya adalah ditandatanganinya Piagam PBB. Berikut Solopos.com merangkum beragam peristiwa itu dalam catatan Sejarah Hari Ini, 26 Juni.

Sejarah Hari Ini: 26 Juni 1945, Piagam PBB Diteken

SOLOPOS.COM - Logo awal PBB yang tercantum pada Piagam PBB. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Piagam PBB ditandatangani di San Francisco, Amerika Serikat (AS) oleh 50 negara anggota PBB, 26 Juni 1945. Piagam PBB mulai berlaku pada 24 Oktober 1945.

Ditandatanganinya Piagam PBB adalah satu dari sekian banyak peristiwa penting dan bersejarah di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada hari ke-177—hari ke 178 dalam tahun kabisat—dalam sistem kalender Gregorian, 26 Juni. Dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, berikut Solopos.com merangkum beragam peristiwa itu dalam Sejarah Hari Ini, 26 Juni:

363
Kaisar Romawi Flavius Claudius Julianus tewas saat bertempur melawan pasukan Kekaisaran Sasaniyah dalam Pertempuran Samarra di Samarra, Mesopotamia atau kini Irak. Jenderal militer Romawi Jovianus lantas ditunjuk menjadi kasar menggantikan Julianus.

1522
Pasukan Kekaisaran Ottoman memulai Pengepungan Pulau Rhodes untuk kali kedua. Pengepungan itu dilakukan demi merebut Pulau Rhodes dari tangan Ksatria Rhodes. Pengepungan itu berlangsung hingga 22 Desember di tahun yang sama dengan kemenangan pasukan Kekasaran Ottoman.

1944
Pertempuran Osuchy yang melibatkan pasukan Jerman dan pasukan pemberontak Polandia di Solska Wilderness, dekat Osuchy, Polandia berakhir dengan kemenangan Jerman. Pertempuran tersebut adalah pertempuran terbesar antara pasukan Jerman dan pasukan pemberontak Polandia.

1945
Piagam PBB ditandatangani di San Francisco, Amerika Serikat (AS) oleh 50 negara anggota PBB. Piagam tersebut adalah adalah perjanjian dasar Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebagai piagam, ini adalah perjanjian konstituen dan semua anggota terikat oleh isi piagam tersebut. Piagam PBB mulai berlaku pada 24 Oktober 1945.

Paolo Maldini. (Acmilan.com)
1968
Paolo Maldini lahir di Milan, Italia. Ia lantas dikenal sebagai legenda sepak bola di Italia. Selama kariernya, ia hanya membela satu klub, yakni AC Milan.

1977
Penyanyi rock n roll asal Amerika Serikat (AS), Elvis Presley, tampil untuk kali terakhir dalam sebuah konser di Market Square Arena di Indianapolis, Indiana, AS. Selang beberapa pekan, tepatnya pada 16 Agustus 1977, Elvis ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Graceland, Memphis, Tennessee, AS akibat serangan jantung. Saat itu, ia berusia 42 tahun.

1991
Menyusul deklarasi kemerdekaan Slovenia dua hari sebelumnya, Tentara Rakyat Yugoslavia memulai perang demi mengembalikan Slovenia menjadi bagian dari Yugoslavia. Perang itu berlangsung selama 10 sehari sehingga disebut dengan Perang 10 Hari. Perang tersebut dimenangi pihak Slovenia. Perjanjian damai antara Yugoslavia ditandatangani pada 7 Juni.

Ariana Grande-Butera. (Reuters)
1993
Ariana Grande-Butera lahir di Boca Raton, Florida, Amerika Serikat (AS). Kini, ia dikenal sebagai seorang penyanyi dan aktris ternama di AS. Ariana Grande memulai kariernya sebagai aktris sejak 2009, sedangkan kariernya sebagai penyanyi ia mulai sejak 2011.

2001
Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Australia John Howard di Canberra, Australia. Pertemuan itu bertujuan untuk memperbaiki hubungan bilateral kedua negara.

2007
Tiongkok mengumumkan telah menyelesaikan pembangunan jembatan laut terpanjang di dunia. Jembatan itu terbentang 22,5 mil melintasi Teluk Hangzhou di Laut Tiongkok Timur. Jembatan tersebut dibuka pada 2008 setelah pembangunan jalan di sekitarnya selesai.

Berita Terkait

Berita Terkini

Balap Liar di Jalan Ahmad Yani Sukoharjo, 33 Pemuda Dicokok Polisi

Tim Pandawa Polres Sukoharjo membubarkan aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani, Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB.

Kasus Covid-19 di Boyolali Menurun, Sudah Sepekan di Zona Kuning

Sudah sejak sepekan terakhir, Kabupaten Boyolali berada di zona risiko rendah atau zona kuning terkait persebaran Covid-19.

Lezatos! Sambal Tumpang Sorsi Kuliner Andalan di Sragen, Cuma Rp5.000 Hlo

Saat berkunjung ke Kabupaten Sragen jangan sampai melewatkan kuliner legendaris, sambal tumpang sorsi yang murah dan lezat.

Berpotensi Untung Besar, Pemuda Wonogiri Isi Waktu Luang dengan Budidaya Porang

Para pemuda di Wonogiri mulai tertarik membudidayakan porang karena tanaman itu dinilai mempunyai keunggulan lebih dibandingkan tanaman lain.

Anthony Ginting Gagal ke Final Olimpiade 2020, Masih Berpeluang Raih Perunggu

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melaju ke babak final cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.

Kabar Baik, BOR Rumah Sakit Covid-19 di Karanganyar Mulai Turun

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Karanganyar sudah mulai turun.

Tersangka Ilham Siregar Meninggal karena Sakit, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi ASABRI?

Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Geger! Teror Bra Gelantungan Bikin Heboh Warga Rembang

Teror bra bergelantungan di sejumlah lokasi menggegerkan warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kempis-Kempis, 8.000 Karyawan Lion Air Dirumahkan

Sekitar 8.000 karyawan maskapai penerbangan Lion Air bakal dirumahkan agar perusahaan mampu bertahan menghadapi pandemi.

Kuliner Solo, Memanjakan Selera Harus Tahu Batas

Laman Kementerian Komunikasi dan Informatika menggolongkan informasi bahwa satai brutu menyebabkan mudah lupa atau mudah pikun sebagai disinformasi.

Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Kebakaran terjadi di kandang berisi 13.000 ekor ayam di Grobogan, Jawa Tengah, yang menimbulkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.