Sejarah Hari Ini: 26 Januari 2001, Gempa India Tewaskan 13.000 Orang
Tentara Amerika Serikat memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di Gujarat, India, 2 Februari 2001. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter mendera wilayah Gujarat, India, 26 Januari 2001. Meski tak menimbulkan tsunami, gempa bumi tersebut diperkirakan menewaskan sedikitnya 13.000 orang hingga 20.000 orang dan melukai sekitar 166.800 orang.

Gempa bumi di India yang menewaskan ribuan orang itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi pada 26 Januari. Masih banyak peristiwa bersejarah lainnya yang terjadi pada 26 Januari setiap tahunnya.

Dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, berikut Solopos.com menyajikan sejumlah peristiwa bersejarah pada 26 Januari yang dirangkum dalam Sejarah Hari Ini:

1531
Gempa bumi berkekuatan sekitar 6,4 skala Richter sampai 7,1 skala Richter mengguncang wilayah Lisbon, Portugal. Gempa bumi yang kemudian memicu tsunami itu menewaskan sekitar 30.000 orang.

1564
Pasukan Lithuania berhasil mengalahkan pasukan Kekaisaran Rusia dalam pertempuran di dekat Sungai Ula, sebelah utara Chashniki, Vitebsk, Rusia. Salah satu kemenangan Lituania di masa Perang Livonia itu cukup mengejutkan lantaran Kekaisaran Rusia membawa tentara lebih banyak. Rusia membawa 17.000 sampai 24.000 tentara, sedangkan Lithuania hanya membawa 4.000 sampai 6.000 tentara.

1565
Pertempuran antara Kekaisaran Wijayanegara dan kesultanan-kesultanan Dekkan meletus di Talikota, Karnataka, India. Salah satu pertempuran di masa Invasi Islam ke India itu berkahir dengan kemenangan kesultanan-kesultanan Dekkan. Kekaisaran Wijayanagara sebagai kerajaan Hindu besar terakhir di India runtuh setelah semua wilayahnya dikuasai kesultanan-kesultanan Dekkan.

1788
Pasukan Angkatan Laut Inggris yang dipimpin oleh Arthur Philip berlayar dari Teluk Botany, New South Wales menuju ke Pelabuhan Sydney, Australia dan mendirikan permukiman Eropa pertama di sana. Arthur kemudian disebut sebagai pendiri Kota Sydney.

Duta Besar Jerman Hans-Adolf von Moltke, Pemimpin Polandia Jozef Pisudski, Menteri Propaganda Jerman Joseph Goebbels, dan Menteri Luar Negeri Polandia Jozef Beck bertemu di Warsawa, lima bulan setelah penandatanganan Pakta Non-Agresi Polandia-Jerman. (Wikimedia.org)
1934
Pemerintah Jerman dan Polandia menandatangani Pakta Non-Agresi Jerman–Polandia. Dari pakta tersebut, Jerman secara resmi mengakui batas-batas wilayah negara antara Jerman dan Polandia. Pakta tersebut juga bertujuan untuk mengakhiri Perang Pabean yang merusak hubungan ekonomi dua negara tersebut.

1939
Pasukan Nasionalis Spanyol yang dibantu pasukan Italia berhasil merebut wilayah Barcelona dari pasukan Republik Spanyol. Salah satu peristiwa di masa Perang Saudara Spanyol itu merupakan salah satu serangan dari serangkaian serangan pasukan Nasionalis di wilayah Catalunya yang berlangsung sampai 10 Februari di tahun yang sama.

Pasukan Amerika Serikat (AS) mendarat di Eropa, 1942. (Wikimedia.org)
1942
Untuk kali pertama di masa Perang Dunia II, pasukan Amerika Serikat (AS) mendarat di Eropa untuk terlibat perang. Pasukan AS itu mendarat di wilayah Irlandia Utara.

1945
Pasukan Uni Soviet mulai menyerang pasukan Jerman di wilayah Heiligenbeil, Prusia Timur atau kini Mamonovo, Kaliningrad, Rusia. Serangan itu berlangsung sampai 29 Maret di tahun yang sama. Akibat serangan itu, sekitar 80.000 dari 150.000 tentara Jerman tewas dan 50.000 lainnya tertangkap.

1965
Bahasa Hindi secara resmi ditetapkan sebagai bahasa resmi di India. Sebelumnya, bahasa resmi di negara tersebut adalah bahasa Inggris.

2001
Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter mendera wilayah Gujarat, India. Meski tak menimbulkan tsunami, gempa bumi tersebut menewaskan 13.000 hingga 20.000 orang dan melukai sekitar 166.800 orang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho