Tutup Iklan

Sejarah Hari Ini : 23 Oktober 2011, Simoncelli Kecelakaan di Sepang

Berbagai peristiwa terjadi di dunia pada 23 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

 Marco Simoncelli balapan di Phillip Island tahun 2011, sepekan sebelum kematiannya. (John Dynan via Wikipedia)

SOLOPOS.COM - Marco Simoncelli balapan di Phillip Island tahun 2011, sepekan sebelum kematiannya. (John Dynan via Wikipedia)

Solopos.com, SOLO — Marco Simoncelli, pembalap Grand Prix Sepeda Motor Italia, meninggal dalam kecelakaan fatal selama Grand Prix Malaysia 2011 di Sepang, Malaysia, pada 23 Oktober 2011. Simoncelli terlibat kecelakaan bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada di posisi keempat pada putaran kedua.

Simoncelli terjatuh ketika sedang berbelok di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang dan tertabrak oleh motor Edwards. Edwards juga terjatuh dan mengalami patah tulang bahu, sementara Simoncelli berbaring diam di lintasan dengan helm terlepas dalam insiden itu. Sedangkan Rossi hanya sedikit kehilangan keseimbangan dan dapat melaju pelan ke pit-stop.

Setelah insiden tersebut, bendera merah dikibarkan menandakan perlombaan dihentikan dan Simoncelli langsung dibawa ke pusat medis Sirkuit Sepang. Pada pukul 16.56 waktu setempat, Simoncelli dinyatakan meninggal dunia karena luka serius yang dideritanya.

Baca juga: 15 Negara Bisa Gagalkan Target Perlindungan Iklim, Termasuk Indonesia

Kecelakaan fatal yang dialami pembalap Marco Simoncelli hingga membuatnya kehilangan nyawa pada 23 Oktober merupakan salah satu peristiwa yang memantik perhatian publik.

Selain kecelakaan fatal Simoncelli, masih banyak peristiwa lain pada 23 Oktober yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 23 Oktober, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

42 SM

Pasukan Triumvirat dari pemerintahan Kekaisaran Romawi Barat berhasil mengalahkan pasukan Liberator dari pemerintahan Kekaisaran Romawi Timur dalam Pertempuran Filipi di Filipi, Makedonia. Dalam salah satu pertempuran di masa Perang Saudara Romawi itu, pemimpin pasukan Liberator, Markus Yunius Brutus, melakukan bunuh diri setelah menelan kekalahan.

425

Flavius Placidus Valentinianus Augustus resmi dinobatkan sebagai kaisar Romawi Barat kala usianya masih enam tahun. Ia lantas menyandang nama Valetinian III dan memerintah Kekaisaran Romawi Barat hingga akhir hayatnya pada 16 Maret 455.

1642

Salah satu pertempuran dalam Perang Saudara Inggris I yang melibatkan pasukan kerajaan dan pasukan parlemen meletus di Edge Hill, Warwickshire, Inggris. Bentrok kedua pasukan itu merupakan pertempuran besar pertama semasa Perang Saudara Inggris I. Tak ada hasil yang pasti mengenai pemenang dalam pertempuran tersebut. Namun yang pasti, pasukan parlemen menarik diri dari medan pertempuran terlebih dahulu.

Baca juga: Lava Gunung Api Cumbre Vieja Hanguskan 800 Hektare Lahan di Spanyol

1912

Pasukan Kerajaan Serbia berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Ottoman dalam Pertempuran Kumanovo di Kumanovo, Kosovo. Kemenangan itu merupakan yang pertama bagi Serbia di masa Perang Balkan I. Sementara itu, pasukan Kesultanan Ottoman yang kalah menarik semua tentaranya dari Kumanovo.

1940

Edison Arantes do Nascimento lahir di Tres Coracoes, Brasil. Ia lantas dikenal sebagai pemain sepak bola ternama dengan nama panggilan Pele. Bersama Brasil, Pele berhasil menjuarai Piala Dunia Sepak bola sebanyak tiga kali, yaitu pada 1958 di Swedia, 1962 di Cile, dan 1970 di Meksiko. Berkat itu, Brasil berhak atas Piala Jules Rimet dan Pele mendapatkan julukan O Rei atau Sang Raja.

1942

Pertempuran El Alamein II antara pasukan Blok Poros dan pasukan Sekutu meletus di El Alamein, Mesir. Pertempuran tersebut berlangsung selama hampir tiga pekan dan berakhir kemenangan Sekutu. Atas kemenangan itu, Sekutu berhasil menghentikan laju invasi Blok Poros di Mesir.

1942

Pasukan Jepang menyerang pasukan Amerika Serikat (AS) di wilayah Henderson Field, Pulau Guadalkanal, Kepulauan Solomon dan memicu pertempuran selama empat hari. Pasukan Jepang yang melakukan serangan demi menguasai wilayah tersebut justru menelan kekalahan telak dari pasukan AS.

1956

Puluhan ribu orang turun ke jalan di Budapest, Hungaria, menuntut mundurnya pemerintahan Uni Soviet di negara tersebut. Kerusuhan lantas terjadi hingga November di tahun yang sama dan menelan ribuan korban jiwa. Pemerintah Uni Soviet menerjunkan pasukannya yang menggunakan peralatan tempur dem meredam pemberontakan tersebut.

Baca juga: Krisis Kemanusiaan di Afghanistan, Rusia Desak Bantuan Internasional

1958

Kartunis Belgia, Peyo memperkenalkan komik Smurf. Smurf merupakan nama suku fiktif berkulit biru dan berukuran kecil. Para Smurf dikisahkan hidup si sebuah hutan di Eropa. Mereka pertama kali muncul di komik Johan dan Pirlouit dan akhirnya menjadi komik sendiri setelah itu. Ciri khas dari komik ini adalah penggantian salah satu kata dari sebuah kalimat dengan kata “smurf”, terutama dalam dialog karakternya. Makanan kesukaan mereka adalah daun sarsaparila, dan mereka tinggal di rumah yang berbentuk mirip jamur.

1983

Serangan bom bunuh diri mendera markas tentara Amerika Serikat (AS) di Beirut, Lebanon dan menyebabkan 241 tentara AS tewas. Kelompok yang menamai diri mereka sebagai Jihad Islam mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

2011

Marco Simoncelli, pembalap Grand Prix Sepeda Motor Italia, meninggal dalam kecelakaan fatal selama Grand Prix Malaysia 2011 di Sepang, Malaysia, pada 23 Oktober 2011. Simoncelli yang lahir pada 20 Januari 1987 terlibat kecelakaan bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada di posisi keempat pada putaran kedua.

Simoncelli terjatuh ketika sedang berbelok di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang dan tertabrak oleh motor Edwards. Setelah insiden tersebut, bendera merah dikibarkan menandakan perlombaan dihentikan dan Simoncelli langsung dibawa ke pusat medis Sirkuit Sepang. Pada pukul 16.56 waktu setempat, Simoncelli dinyatakan meninggal dunia karena luka serius yang dideritanya.

Dalam jumpa pers direksi balapan MotoGP, kepala medis, Michele Macchiagodena, menyatakan bahwa Simoncelli mengalami trauma serius di kepala, leher, dan dada, dan sempat diberi perawatan CPR selama 45 menit sebelum akhirnya meninggal.


Berita Terkait

Berita Terkini

+ PLUS Konflik di Laut China Selatan Bisa Selesai dengan Konsep Laut Tetutup

Peningkatan eskalasi ketegangan di Laut China Selatan tidak bisa dilepaskan dari perseteruan antara China dan Amerika Serikat.

Pamer Senapan Saat Foto Natal Keluarga, Anggota Kongres AS Dikecam

Seorang anggota kongres Amerika Serikat (AS( dihujani kritik setelah mengunggah foto perayaan Natal bersama keluarganya dengan membawa senapan serbu.

Novel Baswedan Kembali ke Polri Tapi Bukan sebagai Polisi

Sebelum bergabung sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2007, ia adalah anggota Polri dari tahun 1999 hingga 2014.

Cegah Covid-19 Omicron, Presiden Minta Vaksinasi Digenjot

Presiden Jokowi meminta vaksinasi Covid-19 terus digenjot untuk mencegah penularan varian Omicron.

Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Bergabung ke Polri

Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang

Belum Terdeteksi, Omicron Belum Tentu Tak Ada di Indonesia

Belum terdeteksinya varian Omicron di Indonesia bukan tolok ukur bila varian ini tidak ada di Tanah Air.

Bertambah, 4 Mahasiswi Unsri Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Dosen

Korban kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) bertambah menjadi 4 orang.

Hiii... Pendaki Gunung Salak Berubah Jadi Pocong

Kisah misteri kali ini tentang seorang pendaki Gunung Salak yang berubah menjadi pocong akibat pesugihan.

Kokoh! Ini Satu-Satunya Rumah Selamat saat Erupsi Gunung Semeru

Penampakan satu-satunya rumah yang masih berdiri kokoh seusai diterjang awan panas erupsi Gunung Semeru viral di media sosial.

PPKM Level 3 Batal, Ini Tanggapan Pakar Epidemiologi

Pakar epidemiologi asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, memberikan tanggapan atas keputusan pemerintah yang batal menerapkan PPKM Level 3 secara nasional.

+ PLUS Pesan Emansipasi "Yuni" Ditayangkan di Bioskop Mulai 9 Desember 2021

Yuni berlatar di Indonesia, tetapi film ini juga beresonansi dengan penonton di luar Indonesia karena mengangkat isu yang universal dan terjadi di belahan dunia lain, yaitu emansipasi perempuan.

Ketakutan Ditangkap Polisi, Bandar Narkoba Ini Eek di Celana

Seorang bandar narkoba eek di celana akibat ketakutan saat ditangkap polisi.

Buntut Anggota TNI Diduga Pukul Polwan, 3 Orang Diproses Hukum Militer

Anggota TNI yang diduga memukul seorang wanita polisi akrab disapa Polwan Polda Kalteng, Bripda Tazkia Nabila Supriadi, akan diproses menggunakan hukum militer.

Jadi Simpanan Pangeran Arab Saudi, Wanita Ini Dijatah Rp57 Juta/Hari

Wanita cantik dan seksi ini disebut-sebut sebagai simpanan pangeran Arab Saudi yang dapat jatah jajan Rp57 juta per hari.

Ramalan Jayabaya: Jawa Berkalung Besi

Ramalan Prabu Jayabaya dari Kerajaan Kediri sampai saat ini masih dipercaya sebagai mitos oleh sebagian orang Jawa.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Xpora Bikin Perluas Pasar Ekspor UMKM

Produk Xpora BNI membuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mampu memperluas pasar ekspor.