Sejarah Hari Ini: 23 Januari 1950 Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil
Para prajurit TNI yang tewas dalam Peristiwa Kudeta APRA. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 23 Januari 1950, dikenal sebagai Peristiwa Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Yakni peristiwa di mana Kelompok milisi Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) di bawah pimpinan mantan Kapten KNIL Raymond Westerling masuk ke Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) dan membunuh semua orang berseragam TNI yang mereka temui.

Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada hari ke-23 sesuai sistem Kelender Gregorian, 23 Januari.

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 23 Januari yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 23 Januari:

1579

Perjanjian Utrecht, adalah sebuah seri perjanjian yang ditandatangani pada 23 Januari 1713, membantu mengakhiri Perang Suksesi Spanyol. Dalam perjanjian ini tertulis bahwa cucu Louis XIV Philip V dari Spanyol diakui sebagai Raja Spanyol, tetapi Kerajaan Eropa Spanyol dibagi-bagi: Savoy menerima Sisilia dan sebagian Lombardia.

1900

Pertempuran antara pasukan Inggris dan pasukan Boer—orang Belanda yang tinggal di Afrika Selatan (Afsel)—meletus di Bukit Spioenkop, sebelah barat daya Ladysmith, Afsel. Pertempuran yang berlangsung selama dua hari itu berhasil dimenangi pasukan Boer yang berhasil menumpas 243 tentara Inggris dan hanya kehilangan 68 tentaranya. Salah satu pertempuran di masa Perang Boer II itu dikenang dengan sebutan Pertempuran Spioenkop.

Nani Wartabone. (Wikimedia.org)
Nani Wartabone. (Wikimedia.org)

1942

Nani Wartabone bersama sejumlah warga mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia di Gorontalo pada 23 Januari. Peristiwa itu diwarnai dengan penurunan bendera Belanda dan pengibaran bendera Indonesia, merah-putih. Namun demikian, Jepang berhasil menguasai Gorontalo setelah tiba pada 26 Februari 1942 dan Nani Wartabone ditangkap pada 30 Desember 1943.

1942

Pasukan Jepang yang menginvasi wilayah Rabaul di Britania Baru, Papua Nugini memicu pertempuran dengan pasukan Australia hingga Februari di tahun yang sama. Pertempuran itu berhasil dimenangi Jepang yang kemudian menguasai wilayah Rabaul.

1945

Jerman mulai melaksanakan Operasi Hannibal demi mengevakuasi warga dan tentaranya dari wilayah Prusia dan Polandia melalui jalur laut pada 23 Januari. Evakuasi itu dilakukan menyusul terdesaknya pasukan Jerman di wilayah tersebut oleh pasukan Uni Soviet. Sebanyak 800.000 hingga 900.000 warga sipil Jerman dan sekitar 350.000 tentara Jerman berhasil dievakuasi dalam operasi yang berlangsung sekitar empat bulan itu.

1946

Perlawanan Rakyat Luwu dipimpin Raja Luwu Andi Djemma melawan penjajahan Belanda. Andi Djema adalah Raja (Datu) Luwu dan seorang tokoh Indonesia dan dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia tanggal 8 November 2002.

Megawati
Ketua PDI Perjuangan Megawati (kabar24.bisnis.com)

1947

Dyah Permata Megawati Setyawati Sukarnoputri lahir di Yogyakarta, Indonesia dari rahim Fatmawati, istri presiden pertama Indonesia Soekarno 23 Januari. Megawati kemudian menjadi wakil presiden ke-8 pada 1999 mendampingi Abdurrahman Wahid. Setelah Abdurrahman Wahid turun dari jabatannya pada 2001, Megawati resmi menggantikannya sebagai presiden. Sejak 1999 hingga kini, Megawati menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

1950

Kelompok milisi Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) di bawah pimpinan mantan Kapten KNIL Raymond Westerling yang juga mantan komandan Pasukan Khusus KNIL, masuk ke Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) dan membunuh semua orang berseragam TNI yang mereka temui.

APRA yang ingin menggulingkan pemerintahan Soekarno kemudian menduduki Bandung untuk sementara waktu. Pemerintah Republik Indonesia Serikat kemudian mempercepat integrasi wilayah-wilayahnya pada 17 Agustus 1950. Peristiwa itu kini dikenang dengan sebutan Peristiwa Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil.

1963

Perang Kemerdekaan Guinea Bissau meletus setelah pasukan Guinea Bissau menyerang pasukan Portugal di wilayah Tite, Quinara, Guinea Bissau pada 23 Januari. Perang tersebut berlangsung sampai 10 September 1974 dan berakhir dengan kemerdekaan Guinea Bissau.

Arjen Robben. (Reuters)
Arjen Robben. (Reuters)

1984

Arjen Robben lahir di Bedum, Belanda. Kini, namanya dikenal sebagai mantan pemain sepak bola yang pernah membela salah satu klub raksasa di Jerman, Bayern Munchen. Selama membela Bayern Munchen sejak 2009 hingga 2019, Robben telah mencetak 99 gol dari 201 penampilannya di Liga Jerman.

1986

Jose Enrique Sanchez lahir di Valencia, Spanyol pada 23 Januari. Namanya kemudian dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang pernah membela salah satu klub besar di Inggris, Liverpool, sejak 2011 sampai 2016. Sebelum menyatakan pensiun pada 2017 lalu, pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu sempat membela salah satu klub di Spanyol, Real Zaragoza, selama semusim.

1991

Berdirinya Televisi Pendidikan Indonesia yang dikenal dengan TPI. TPI adalah sebuah stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. Namanya berganti menjadi MNCTV yang sejak 20 Oktober 2010 pada pukul 20.10 WIB.

2015

Abdullah bin Abdulaziz Al Saud lahir 1 Agustus 1924 – meninggal 23 Januari 2015 pada umur 90 tahun. Abdullah bin Abdulaziz Al Saud adalah Raja Arab Saudi yang keenam dari tahun 2005 sampai 2015. Setelah sebelumnya bergelar Pangeran Abdullah, ia mencapai puncak kekuasaan pada 1 Agustus 2005, sesaat setelah wafatnya Raja Fahd.

 

Sumber: Wikipedia.org, Thepeoplehistory.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom