Lukisan karya Stefano Torelli yang menggambarkan kemenangan Kekaisaran Rusia atas Kesultanan Ottoman Turki dalam Perang Rusia-Turki. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 21 Juli 1774, Kekaisaran Rusia dan Kesultanan Ottoman Turki menandatangani Perjanjian Kucuk Kaynarca di Kucuk Kaynarca, Doburaja, Turki untuk mengakhiri Perang Rusia-Turki yang berlangsung sejak 1768. Ottoman Turki dianggap sebagai pihak yang kalah lantaran harus menyerahkan beberapa wilayah kekuasaannya kepada Rusia.

Berakhirnya Perang Rusia-Turki merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada 21 Juli. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 21 Juli yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 21 Juli:

285
Kaisar Romawi Diokletianus menunjuk Maximianus sebagai seorang Caesar untuk mendampinginya dalam memimpin Kekaisaran Romawi. Setahun kemudian, Maximianus diperintahkan untuk memimpin Kekasiaran Romawi Barat.

1242
Pasukan Prancis pimpinan Raja Louis IX berhasil mengalahkan pasukan pemberontak yang dibantu pasukan Inggris pimpinan Raja Henry III dalam Pertempuran Taillebourg di Taillebourg, Prancis. Dengan kemenangan itu, Prancis berhasil meredam pemberontakan sekaligus mengamankan jembatan di Sungai Charente yang dianggap sangat penting.

1774
Kekaisaran Rusia dan Kesultanan Ottoman Turki menandatangani Perjanjian Kucuk Kaynarca di Kucuk Kaynarca, Doburaja, Turki. Perjanjian itu ditandatangani untuk mengakhiri Perang Rusia-Turki yang berlangsung sejak 1768. Dalam perjanjian tersebut, Kesultanan Ottoman harus merelakan beberapa wilayah kekuasaannya untuk dikuasai Kekaisaran Rusia.

Sosok Leopold I. (Habsburger.net)
1831
Menyusul kemerdekaan Belgia dari Belanda pada 1830, Leopold I dinobatkan sebagai raja Belgia. Leopold I memimpin Belgia hingga akhir hayatnya, 10 Desember 1865. Selanjutnya, Leopold II dinobatkan sebagai raja Belgia sepekan setelah Leopold I meninggal dunia.

1944
Pasukan Marinir Amerika Serikat (AS) tiba di Guam, Kepulauan Mariana, Samudera Pasifik. Kedatangan pasukan AS itu bertujuan untuk merebut kembali wilayah Guam yang diambil alih Jepang sejak 1941.

Iring-iringan truk infanteri Belanda saat Agresi Militer Belanda I. (Wikimedia.org)
1947
Dalam sebuah konferensi pers, Gubernur Jenderal Hindia-Belanda Hubertus Johannes Van Mook mengumumkan pasukan Belanda telah memulai Operatie Product di Pulau Jawa dan Sumatra yang kemudian dikenal sebagai Agresi Militer Belanda I. Agresi tersebut berlangsung hingga 5 Agustus di tahun yang sama. Belanda pada akhirnya berhasil menguasai pusat perekonomian di Sumatra dan pelabuhan-pelabuhan di Jawa.

1954
Perang Indochina berakhir ketika Prancis menyerahkan Vietnam Utara kepada pasukan Komunis. Kesepakatan damai lantas ditandatangani di Jenewa, Swiss antara Pasukan Komunis Vietnam dan Prancis. Dengan perjanjian itu, wilayah Vietnam dibagi menjadi dua, yakni Vietnam Utara dan Vietnam Selatan.

2008
Jejak dinosaurus ditemukan di Desa Madar, Yaman. Para peneliti mengungkapkan jejak itu milik dinosaurus yang hidup sekitar 150 juta tahun silam. Penemuan itu adalah kali pertama ilmuan menemukan tanda kehidupan dinosaurus di jazirah Arab.

2012
Helikopter yang mengangkut 11 anggota militer dan tiga awak jatuh di Brunei Darussalam. Helikopter itu sebenarnnya akan membawa pulang sebelas tentara Brunei Darussalam yang selesai berlatih di hutan. Karena peristiwa itu, 12 orang tewas sedangkan dua lainnya terluka parah.

2013
Putra Mahkota Belgia, Philippe, dinobatkan sebagai raja menggantikan ayahnya, Albert II, yang sudah memimpin Belgia selama 20 tahun. Sebelum Philippe dinobatkan sebagai raja, Albert II telah mengundurkan diri dengan alasan kondisi kesehatannya yang terus menurun.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten