Tutup Iklan

Sejarah Hari Ini : 18 Oktober 1967, Venera 4 Mendarat di Venus

Beragam peristiwa penting terjadi pada 18 Oktober dan selengkapnya terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

 Venera 4 (NASA)

SOLOPOS.COM - Venera 4 (NASA)

Solopos.com, SOLO — Pada 18 Oktober 1967, pesawat luar angkasa milik Uni Soviet Venera 4 berhasil mendarat di Planet Venus setelah melakukan perjalanan selama hampir empat bulan. Hal itu menjadikan Venera 4 sebagai pesawat pertama dari Bumi mendarat di planet lain.

Venera 4 adalah pesawat pertama yang sukses untuk melakukan analisis lingkungan di tanah planet lain. Pesawat ini menyediakan analisis kimia dari atmosfer Venus, menunjukkan kandungan utamanya adalah karbon dioksida dengan beberapa persen nitrogen dan oksigen dan uap air di bawah satu persen.

Selain pendaratan Venera 4 di Venus, ada sejumlah peristiwa penting lain yang layak dikenang pada 18 Oktober atau hari ke-291 — hari ke-292 dalam tahun kabisat — dalam kalender Gregorian.

Baca juga: Olala… Nenek Ini Shock Berat Kejatuhan Meteorit di Tempat Tidurnya

Simak rangkuman kejadian penting dalam Sejarah Hari Ini, 18 Oktober, yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

1016

Pertempuran antara pasukan Inggris dan pasukan Denmark diperkirakan meletus di sebelah utara Essex, Inggris. Pertempuran tersebut menjadi pertempuran terakhir dalam upaya Denmark menaklukkan Inggris. Pertempuran tersebut lantas dimenangi Denmark yang akhirnya menguasai hampir seluruh Inggris kecuali wilayah Wessex.

1081

Pertempuran antara pasukan Normandia dan pasukan Bizantium meletus di Dyrrhachium, dekat wilayah yang kini disebut Durres di Albania. Pertempuran itu berhasil dimenangi pasukan Normandia yang lantas merebut sebagian besar wilayah kekuasaan Bizantium di Makedonia dan Thessalia.

Sampul Traktat Aix-la-Chapelle berbahasa Prancis. (Wikimedia.org)
Sampul Traktat Aix-la-Chapelle berbahasa Prancis. (Wikimedia.org)

1748

Traktat Aix-la-Chapelle ditandatangani demi mengakhiri Perang Suksesi Austria yang melibatkan hampir seluruh negara di Eropa. Dari perjanjian tersebut, Austria terpaksa harus kehilangan beberapa wilayah kekuasaannya. Perang Suksesi merupakan perang yang berlansung selama hampir delapan tahun yang berawal dari masalah internal di Kerajaan Austria.

Baca juga: Kekhawatiran Peraih Nobel Perdamaian Terkait Banjir Informasi di Medsos

1857

Orang Filipina pertama mendarat di tempat yang sekarang menjadi daratan utama Amerika Serikat di Teluk Morro, California.

1867

Amerika Serikat (AS) secara resmi mengambil alih wilayah Alaska dari Rusia setelah membayar uang senilai US$7,2 juta. Pemerintah AS lantas menetapkan 18 Oktober sebagai Hari Alaska demi merayakan kesuksesan AS menguasai wilayah Alaska dari Rusia.

1898

Spanyol secara resmi menyerahkan kekuasaannya di Puerto Rico kepada Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, Spanyol telah menguasai Puerto Rico sejak 1493. Hingga kini, Puerto Rico masih menjadi wilayah kekuasaan AS.

Thomas Alva Edison. (Okezone.com)
Thomas Alva Edison. (Okezone.com)

1931

Thomas Alva Edison meninggal dunia pada usia 84 tahun di West Orange, New Jersey, Amerika Serikat (AS). Edison merupakan orang yang mengklaim sebagai penemu bola lampu bertenaga listrik. Selain itu, Edison juga dikenal luas sebagai penemu telegraf.

1935

Pasukan Italia mulai mengebom penampungan-penampungan di Etiopia dan menebar gas beracun demi mengalahkan pasukan Etiopia. Meski demikian, Italia mengklaim wanita dan anak-anak warga Etiopia tak terdampak dari serangan tersebut. Serangan itu merupakan bagian dari upaya Italia menguasai Etiopia yang berlangsung sejak 3 Oktober 1935 hingga Mei 1936.

Baca juga: Anak Balita Tembak Ibu hingga Meninggal di AS, Ayah Didakwa

1944

Pasukan Uni Soviet mulai menginvasi Cekoslowakia dengan alasan untuk mengusir Jerman yang menduduki Cekoslowakia sejak 1939. Cekoslowakia lantas benar-benar bebas dari cengkeraman Jerman pada 9 Mei 1945.

1967

Pesawat luar angkasa milik Uni Soviet Venera 4 berhasil mendarat di Venus setelah melakukan perjalanan selama hampir empat bulan. Hal itu menjadikan Venera 4 sebagai pesawat pertama dari Bumi yang pernah mendarat di planet lain.

Venera 4 menyediakan analisis kimia dari atmosfer Venus, menunjukkan kandungan utamanya adalah karbon dioksida dengan beberapa persen nitrogen dan oksigen dan uap air di bawah satu persen. Stasiun mendeteksi medan magnet lemah dan tidah ada medan radiasi.

Bagian terluar atmosfer mengandung sangat sedikit hidrogen dan tidak mengandung oksigen. Pesawat mengirim pengukuran pertama yang membuktikan Venus sangat panas, atmosfernya lebih padat dari perkiraan, dan Venus kehilangan sebagian besar air pada masa lampau.

1989 

Pemimpin Jerman Timur, Erich Honecker, mengundurkan diri.

1991

Azerbaijan menyatakan kemerdekaan dari Uni Soviet.

2007

Mantan perdana menteri Pakistan (Benazir Bhutto) kembali setelah 8 tahun mengasingkan diri, Namun dalam beberapa jam setelah kedatangannya, para pengebom bunuh diri menyerang iring-iringan mobilnya yang menewaskan 100 pendukungnya, tetapi dia lolos tanpa cedera. Pakistan mengalami peningkatan jumlah serangan bom teroris pada 2007 dan banyak ketakutan akan masa depan di negara di mana kekerasan ekstremis agama meningkat.

2013

NASA menemukan Asteroid 2013 TV135, yang memiliki peluang 1 banding 63.000 untuk bertabrakan dengan bumi pada 2032.


Berita Terkait

Espos Plus

Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

+ PLUS Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

Progres terbaru dari pembahasan RUU PDP adalah pembahasan format lembaga pengawas yang akan bertanggung jawab menangani perkara perlindungan data pribadi hingga kini belum final.

Berita Terkini

Suku Jawa & Melayu Cerai Gegara Penjajah Eropa?

Suku Jawa dan Melayu berasal dari rumpun yang sama, namun konon bercerai gegara peran penjajah Eropa.

Kapolres: Demi Pancasila, Turunkan Seluruh Atribut Ormas!

Dengan demikian, kata Kapolres, tidak ada kesan egosentris atau arogan antarormas yang bisa memberikan rasa tidak aman kepada warga sekitar.

Tegur Karaokean di Warung, Bidan Kena Siram Air Panas

Insiden itu terjadi ketika korban menegur pelaku yang tengah berkaraoke dengan volume kencang sehingga menimbulkan suara bising di sekitar lokasi

Mudik Tak Dilarang, Tetapi Tetap Bangun Kewaspadaan saat Nataru

Ginting menegaskan pemerintah tidak melarang mudik saat momen nataru, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Asal-Usul Ramalan Jayabaya

Inilah asal-usul Ramalan Jayabaya yang sampai saat ini masih dipercaya sebagian masyarakat Indonesia.

+ PLUS Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

Progres terbaru dari pembahasan RUU PDP adalah pembahasan format lembaga pengawas yang akan bertanggung jawab menangani perkara perlindungan data pribadi hingga kini belum final.

2 Juta Buruh Ancam Mogok Nasional Jika UU Cipta Kerja Jalan Terus

Sebanyak 2 juta butuh dari seratusan pabrik mengancam melakukan mogok nasional jikan pemerintah nekat menjalankan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Video Viral Tentara Usir Mertua dari Rumah Dinas

Video viral memperlihatkan seorang prajurit tentara mengusir ibu mertuanya yang duduk di kursi roda dari rumah dinasnya.

Dosen UNJ Diduga Kirim Chat Mesum ke Mahasiswi

Kasus dugaan pelecehan diduga terjadi di Universitas Negeri Jakarta, di mana seorang dosen dilaporkan mengirim chat mesum kepada beberapa mahasiswa.

+ PLUS Membaca Pilpres 2024 Tanpa Jokowi

“Artinya, kalau misalnya ketiga nama ini dapat tiket [Pilpres 2024], sepertinya dengan pola sekarang berdasarkan konstitusi--mereka yang menang satu putaran langsung dilantik sebagai presiden--tidak akan tercapai."

Ahli ITB Jelaskan Penyebab Gunung Semeru Erupsi

Ahli vulkanologi ITB menjelaskan penyebab Gunung Semeru mengalami erupsi, salah satunya curah hujan tinggi.

+ PLUS Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Terjebak Kegelapan

Upaya penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia kategori berat makin rumit dan kompleks. Penyebab utama semua itu adalah dedikasi dan komitmen politik hukum penegakan hak asasi manusia yang lemah.

Arief Puyuono: Airlangga - Ganjar Capres Top Versi Ramalan Jayabaya

Arief Puyuono menyebut sosok Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto adalah figur yang cocok menjadi presiden berdasarkan Ramalan Jayabaya.

Kasus Covid-19 Melonjak, Swiss dan Belanda Kerahkan Tentara

Pemerintah Swiss dan Belanda kembali mengerahkan 2.500 anggota tentara untuk membantu pemerintah daerah menangani pandemi virus corona.

Satu Ton Rendang untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru di Lumajang

Pemkab Dharmasraya memiliki cara meringankan beban korban bencana guguran awan panas Semeru di Lumajang dengan memasak satu ton rendang dan akan dikirim pada Kamis (8/12/2021).