Tutup Iklan

Sehari Hanya Bisa Jangkau 400-500, Vaksinasi Warga KTP Solo Melambat

Masih ada 24.000-an warga ber-KTP Solo yang belum divaksin karena capaian vaksinasi melambat yakni dalam sehari hanya menjangkau 400-500 warga.

 Petugas medis memakai alat pelindung diri (APD) lengkap menyuntikkan vaksin Sinovac kepada warga penerima pada vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara door to door di Jagalan, Jebres, Solo, Senin (4/10/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Petugas medis memakai alat pelindung diri (APD) lengkap menyuntikkan vaksin Sinovac kepada warga penerima pada vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara door to door di Jagalan, Jebres, Solo, Senin (4/10/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO – Tambahan capaian vaksinasi di Kota Bengawan per harinya mulai melambat seiring tingginya persentase warga yang sudah divaksin. Hingga Senin (25/10/2021), dari target sebanyak 417.151 sasaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berhasil memvaksin 523.274 orang untuk dosis pertama atau 125,44%.

Dari jumlah itu warga ber-KTP Solo hanya 94,38%. Sehingga masih ada 24.000-an warga ber-KTP Solo yang belum divaksin, sesuai target. Jumlah itu hanya berkurang 12.000-an dari sisa sebanyak 36.000an pada dua pekan lalu. Dengan begitu, dalam sehari Pemkot Solo hanya menjangkau 400-500 warga.

Baca Juga: 60.000 Vaksinasi Keraton Solo Mencakup Warga Ponorogo hingga Pacitan

“Ya, boleh dibilang melambat karena sudah banyak yang divaksin. Antusiasmenya tidak seperti pada awal-awal dahulu. Setiap hari selalu ada di 17 puskesmas. Bahkan, pelayanan jemput bola juga ada. Meski, setiap jemput bola di posyandu, katakan, kami hanya menjangkau 20an orang. Sebenarnya eman (sayang) tenaga dan waktu. Tapi, kami ingin menuntaskan target,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, kepada wartawan, Senin (25/10/2021) sore.

Ning, panggilan akrabnya, berharap semua pihak membantu percepatan vaksinasi mengingat program vaksinasi reguler di puskesmas terus berjalan. Begitu pula, program vaksinasi sore dan malam hari, serta dari pintu ke pintu. Pihaknya ingin memastikan warga Solo sesuai target pusat sudah mendapatkan vaksin paling cepat akhir Oktober.

“Tapi, ya ini sudah pekan terakhir Oktober. Warga tersisa masih sebanyak itu. Artinya, ya, enggak bisa dipaksa. Harus kesadaran sendiri. Kami terus berkomunikasi dengan perangkat RT-RW, tokoh masyarakat, kader kesehatan dan para lurah untuk mendorong keaktifan warga,” tutur dia.

Baca Juga: Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Di sisi lain, suplai vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kepada Pemkot mulai berkurang dibanding saat awal program berlangsung. Pihaknya hanya menerima 5.000-an dosis dalam sepekan. Pemkot wajib memastikan stok dosis kedua aman agar tak terjadi keterlambatan penyuntikan.

Di saat yang sama, program vaksinasi dosis pertama terus bergulir. “Ya, kami jaga agar stoknya aman. Dosis pertama tetap main, sementara harus tetap mengontrol agar dosis kedua enggak sampai telat,” ucap Ning.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, mengatakan Gubernur Ganjar Pranowo mengajak seluruh daerah di Jawa Tengah mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi secara daring pada Senin siang. Dia meminta setiap pemerintah daerah aktif menggelar berbagai program guna mendorong capaian vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Klaster Covid-19 PTM Solo Meluas, Vaksinasi Anak Belum Jelas

“Arahan dari Pemerintah Provinsi adalah untuk segera menyuntikkan setiap dosis vaksin yang telah tersedia. Utamanya para lansia,” ungkap Ahyani.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Edarkan Sabu-Sabu, 2 Warga Solo dan Boyolali Dikukut Polisi

Satres Narkoba Polresta Solo berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di Pucangsawit, Jebres, Solo. Kedua tersangka masing-masing warga Klego, Boyolali dan Laweyan, Solo.

Gegara Puntung Rokok, Rumah Warga Karangmojo Tasikmadu Ludes Terbakar

Nyaris semua perabotan di rumah Samiyati di Desa Karangmojo, Tasikmadu, Karanganyar, ludes dilalap api yang diduga berasal dari puntung rokok yang membakar kasur.

Harga Cabai Rawit Merah di Sragen Meroket, Tembus Rp57.000/Kg

Musim hujan membuat cabai lebih cepat membusuk. Kondisi ini membuat harganya menjadi naik, seperti yang terjadi di Sragen.

Hadiri Pramuka Berselawat, Ganjar Ketemu Habib Syech di Solo

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menghadiri acara Pramuka Berselawat yang diisi Habib Syech di Kota Solo.

Lowongan Perangkat Desa di Sragen Bertambah Jadi 228 Kursi

Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen menekankan pentingnya transparansi dan taat aturan dalam menjalankan seleksi perangkat desa agar tak menimbulkan masalah.

Ini Alasan Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Menghadap ke Selatan

Semua rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, menghadap ke selatan.

Satukan Perbedaan, Ketum PKR Tuntas Subagyo Gelar Doa Lintas Agama

Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama di Indonesia yang plural.

Atap 2 Ruangan SDN 1 Toyogo Sragen Disangga Bambu, KBM Siswa Dipindah

Kepala SDN 2 Toyogo, Sambungmacan, Sragen, khawatir jumlah siswa sekolahnya akan berkurang karena kondisi gedung yang rusak.

Diduga Kena Jebakan Tikus, Nenek Pikun Asal Sragen Ditemukan Meninggal

Nenek diduga pikun, Tugiyem, 72, warga Sidoharjo, Kabupaten Sragen, ditemukan meninggal di area persawahan, Sabtu (4/12/2021) diduga karena tersetrum jebakan tikus beraliran listrik.

Forum Kades Sragen Gandeng Praktisi Kaji Perbup Pengelolaan Aset Desa

Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Sragen berupaya mengambil langkah hukum untuk bisa mendorong Bupati mengkaji ulang Perbup No, 76/2017 yang dinilai merugikan mereka.

Harga Tanah di Solo Lebih Ngeri Lagi Lur, Capai Rp65 Juta/M2

Berikut ini terdapat informasi harga tanah di Kota Solo, Jawa Tengah, yang ada mencapai Rp65 juta per meter persegi.

Harga Tanah di Solo Baru Capai Rp25 Juta/M2, Minat Beli Lur?

Harga tanah di kawasan modern Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, ada yang mencapai Rp25 juta per meter hlo, minat beli enggak lur?

Ada Peristiwa Mistis 1970 di Balik Asal Usul Makamhaji Sukoharjo

Di balik asal usul Desa Makamhaji di Sukoharjo, Jawa Tengah, ada peristiwa mistis yang terjadi pada tahun 1970-an. Apa itu?

Dibanding Colomadu, Harga Tanah di Solo Baru Lebih Ngeri Lur!

Ternyata segini hlo harga tanah di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah. Enggak ada apa-apanya dengan Colomadu, Karanganyar!

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.