Sehari Ada 4 Bencana Alam di Wonogiri, BPBD: Tidak Ada Korban
Anggota BPBD Wonogiri memberisihkan longsoran tanah di Jalan Lingkar Kota Wonogiri, Kamis (21/1/2021). (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI — Hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (20/1/2021) mengakibatkan bencana alam di beberapa wilayah Kabupaten Wonogiri. Dari sejumlah bencana yang terjadi, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, mengatakan pada Rabu terjadi beberapa kejadian bencana alam banjir dan tanah longsor di beberapa lokasi.

Sri Sultan HB X Cabut Jabatan Dua Adiknya, Konflik Internal Keraton Yogyakarta Mencuat Lagi?

Ia mengatakan bencana banjir terjadi di Kecamatan Jatipurno. Sedangkan bencana tanah longsor terjadi di Jalan Lingkar Kota (JLK) dan Dusun Geritan, Desa Jendi, Kecamatan Selogiri.

“Longsor di JLK tidak sebesar sebelumnya. Longsoran tidak menutupi seluruh badan jalan. Saat ini sudah selesai dievakuasi dan dibersihkan,” kata dia kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).

Sementara itu, longsor di Desa Jendi menimpa rumah salah satu warga setempat, Sarwati. Longsor yang menimpa rumah yang dihuni empat anggota keluarga itu mengenai dinding kamar rumah. Kerusakan cukup berat. Saat ini sukarelawan dan anggota BPBD sudah menuju ke lokasi.

“Untuk saat ini belum bisa dipastikan berapa jumlah kerugian yang ditimbulkan. Dari seluruh kejadian, tidak ada korban jiwa. Kami imbau masyarakat tetap waspadan dengan potensi bencana yang terjadi pada musim penghujan kali ini,” kata Bambang.

Banjir

Sementara itu, Camat Jatipurno, Bahari, mengatakan banjir di Jatipurno terjadi pada sore hari. Banjir yang terjadi akibat meluapnya saluran air itu terjadi di Dusun Kuncen, Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno.

“Dugaannya, saluran air di sekitar lokasi kejadian tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Kemudian limpahan air bah pun menggenangi badan jalan,” kata dia saat dihubungi, Kamis.

KontraS Sambut Baik Pencalonan Komjen Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Tapi Dengan Sejumlah Catatan

Ia mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, di lokasi kejadian diguyur hujan deras selama 45 menit. Banjir itu juga sempat menutup badan jalan di wilayah setempat.

Pada Rabu sore, warga Wonogiri juga dihebohkan dengan fenomena pusaran angin puting beliung di perairan Waduk Gajah Mungkur, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri. Beruntung pusaran tidak ke permukiman warga. Sehingga tidak menimbulkan kerusakan dan kerugian.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom