Tutup Iklan
Ilustrasi Kebakaran (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, BOYOLALI -- Kebakaran terjadi di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dalam waktu satu hari, Minggu (1/9/2019). Tidak ada korban jiwa akibat -guncang-vappiano-resto-cafe-boyolali-3-orang-luka-luka" title="Letusan Guncang Vappiano Resto & Cafe Boyolali, 3 Orang Luka-Luka">kebakaran di Boyolali kemarin.

Informasi yang dihimpun solopos.com dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Boyolali, kebakaran terjadi di Kecamatan Boyolali, Kecamatan Mojosongo, dan Kecamatan Banyudono. Api melalap tempat usaha, lahan jagung, dan rumah. 

-kebakaran-lansia-di-ampel-boyolali-meninggal-dunia" title="Terjebak Kebakaran, Lansia di Ampel Boyolali Meninggal Dunia">Kebakaran pertama terjadi Minggu pukul 11.00 WIB di sebuah ruko di Desa Kiringan, Boyolali, milik Tony Iskandar. Salah seorang warga melihat api membakar kayu di tempat usaha itu. Dia melaporkan kejadian itu ke polisi.

Akibat kejadian ini sebagian kayu hangus terbakar. Api juga melalap sebagian bangunan ukuran 20 meter x 15 meter. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) mengirimkan 2 armada ke lokasi. Kerugian diperkirakan Rp20 juta.

Kebakaran kedua pada pukul 13.00 WIB melanda rumah Minah di Wonorejo RT 003/RW 004, Kemiri, Mojosongo, Boyolali. Sebagian rumah Minah -boyolali-nyalakan-tungku-untuk-hangatkan-ternak-malah-bakar-bangunan-" title="Kebakaran Boyolali: Nyalakan Tungku Untuk Hangatkan Ternak Malah Bakar Bangunan">hangus terbakar, sedangkan penyebab munculnya api belum diketahui.

Unit Pemadam Kebakaran Boyolali bersama instansi terkait berupaya memadamkan api. Api berhasil dipadamkan pukul 14.15 WIB. 

Lima jam kemudian, kebakaran terjadi di lahan jagung tepatnya di Desa Ketaon, Banyudono. Unit Pemadam Kebakaran Boyolali menerima laporan dari salah satu petugas satpam di sekitar lokasi kejadian pukul 19.40 WIB.

Api muncul diduga dari sisa -boyolali-juara-firefighter-combat-singkirkan-33-peserta-se-jawa" title="Damkar Boyolali Juara Firefighter Combat, Singkirkan 33 Peserta se-Jawa">pembakaran sampah. Si jago merah yang merembet ke tumpukan limbah kayu dipadamkan pukul 21.10 WIB.

Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran Satpol PP Boyolali, Dono Rumekso, mengimbau seluruh warga Boyolali berhati-hati dan waspada saat menyalakan api, terutama pada musim kemarau.

“Pastikan listrik dan kompor padam saat akan ditinggal pergi. Selalu diatur kabel-kabel listrik baik selang dan regulator jika rusak segera diganti. Masyarakat yang membuang sampah agar ditunggu jangan ditinggal, jika ingin ditinggal dipastikan api sudah mati dengan menyiram dengan air,” kata dia saat ditemui solopos.com, Senin (2/9/2019).

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten