Sego Gono, Kue Tart Jadul Khas Kuliner Temanggung

asal usul sego gono sendiri tidak diketahui. Tetapi jelasnya, makanan ini berasal dari zaman dulu yang biasanya disajikan saat acara syukuran, seperti ulang tahun.

 Sego Gono Khas Temanggung (Instagram/@dwiyan_tamautau)

SOLOPOS.COM - Sego Gono Khas Temanggung (Instagram/@dwiyan_tamautau)

Solopos.com, TEMANGGUNG — Sego Gono atau nasi gono adalah kuliner khas Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang terbuat dari nasi dicampur dengan daun lembayung, kacang panjang, parutan kelapa dan ikan teri. Tampilannya memang tidak menarik karena merupakan makanan yang dicampur aduk namun dari sisi rasa, Sego Gono ini memiliki citarasa yang kuat dan membuat siapapun yang menyantap akan ketagihan.

Dihimpun dari sebuah literasi yang ada di scribd.com, Senin (29/11/2021), tidak diketahui pasti asal-usul sego gono sendiri tidak diketahui. Tetapi jelasnya, makanan ini berasal dari zaman dulu yang biasanya disajikan saat acara syukuran, seperti ulang tahun. Makanan ini biasanya disajikan dalam satu wadah besar atau yang dikenal dengan nama tampah yang bagian bawahnya dialasi dengan daun pisang dan di atasnya diberi kerupuk atau tempe goreng.

PromosiKantor Pos Gladak Pernah Sengaja Dibakar Atas Perintah Slamet Riyadi

Zaman dulu, menyantap sego gono sudah sangat istimewa karena tidak selalu bisa menyantap makanan istimewa tersebut. Tapi sekarang, kebanyakan orang merayakan ulang tahun tidak lagi menggunakan sego gono, tetapi sudah lebih modern dengan menggunakan kue tart dan hiasan lilin.

Baca Juga: Asale Pulau Jawa: Pecahan Australia – Dipaku di Gunung Tidar

Kuliner khas Temanggung ini biasanya juga disajikan untuk pesta panen, kadang juga untuk hantaran sanak saudara yang bekerja di ladang. Saat ini, sego gono hanya dijumpai saat acara kerja bakti di kampung dan itu saja kadang tidak dijumpai karena warga lebih memilih menyantap kue kering atau kue-kue basah lainnya.

Sego gono memiliki rasa yang sangat gurih karena campuran parutan kelapa serta bumbu-bumbu rempah lainnya. Selain itu, menyantapnya akan lebih lengkap dengan menggunakan keripik peyek, tempe bacem dan kerupuk. Perlu diketahui bahwa kuliner khas Temanggung ini berbeda dengan Sego Megono yang merupakan makanan khas Pekalongan dan sekitarnya. Namun memang beberapa bahan antara kedua makanan tersebut ada kemiripan.

Makanan ini sebenarnya bisa  dibuat sendiri di rumah karena menggunakan bahan-bahan yang mudah. Untuk membuatnya campurkan bumbu halus yang terdiri dari ¼ butir kelapa, 5 siung bawang merah, 4 siung bawang putih, 8 cabai merah, 1 ruas hari kencur dan ¼ sdt terasi bakar, dengan kelapa, gula, garam, daun salam, lengkuas dan aduk rata dengan sayuran, seperti kacang panjang, kol, daun lembayung, dan tempe.

Baca Juga: Siap-Siap! Mudik ke Banyumas saat Libur Nataru Bakal Dikarantina

Kemudian setelah matang, letakkan sayuran di atas nasi yang sudah dalam bungkusan daun pisang kemudian ditutup dengan nasi lagi, lalu bungkus rapat dan kukus hingga matang. Setelah dikukus, aduk rata nasi yang sudah diisi dengan aneka sayuran lalu santap dengan beragam makanan sampingan.

Sumber: Scribd.com, berbagai sumber

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

25 Orang Lolos Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng

Sebanyak 25 orang dinyatakan lolos tes potensi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Periode 2022-2026.

Kuliner Nasi Penggel, Jumeokbap Korea Ala Kebumen

Nasi Penggel adalah olahan kuliner khas Kebumen, Jawa Tengah yang bentuknya menyerupai nasi kepal Korea, Jumeokbap.

Serem! Warga di Semarang Ini Tinggal di Tengah Kuburan

Warga Kampung Bergota Krajan di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sudah lama hidup berdampingan dengan kuburan karena berada di kompleks permakaman.

Pengumuman! Layanan Imigrasi Semarang Akan Permanen di MPP Grobogan

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang berencana membuka layanan imigrasi secara definitif di Mal Pelayanan Publik Grobogan.

14 Ekor Sapi Positif PMK, Pasar Hewan di Banjarnegara Ditutup

Sejumlah pasar hewan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), ditutup menyusul ditemukannya kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK pada 14 ekor sapi.

Presiden Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker, Ini Saran Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyarankan masyarakat untuk sadar diri dalam melakukan perlindungan diri menyusul pelonggaran penggunaan masker di tempat terbuka.

Asal-Usul Pemalang, Tanah Merdeka di Pulau Jawa

Asal-usul Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dulunya merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa yang dipimpin seorang raja.

Misteri 3 Kerajaan Gaib di Jembatan Comal Pemalang

Jembatan Comal di Pemalang, Jawa Tengah, konon dikelilingi tiga kerajaan gaib.

Asal-Usul Desa Cawet Pemalang: Bermula dari Celana Dalam

Sejarah penamaan Desa Cawet di Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berawal dari celana dalam.

Kenapa Pati Dijuluki Kota Paranormal?

Apa alasannya sih Kabupaten Pati di Jawa Tengah, dijuluki sebagai kota seribu paranormal?

Ternyata Ini Jabatan Pegawai Kecamatan Ngaringan Yang Nilap Bansos PKH

Camat Ngaringan Widodo Joko Nugroho mengatakan sudah melakukan tindakan kepada pegawai kecamatan yang diduga mencairkan bansos orang meninggal.

Ini Dia Rumah Sakit Tertua di Jawa Tengah, Ternyata Ada di Klaten

RSUP dr Soeradji Tirtonegoro di Kabupaten Klaten disebut-sebut sebagai salah satu rumah sakit tertua di Jawa Tengah atau Jateng.

Karimunjawa Diguncang Gempa M 3,6, BMKG: Getarannya Cukup Teras

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,6 mengguncang Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (17/5/2022) malam.

Binus Dirikan Kampus di Semarang, Ini Lokasinya

Bina Nusantara atau Binus mendirikan kampus di kawasan POJ City, Kota Semarang.

Waduh! Betonisasi Jalan di Semarang Diusik Preman, Ganjar Turun Tangan

Proyek betonisasi jalan Palir-Kaliancir di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), terkendala ulah preman yang meminta uang atau memalang pelaksana proyek.