Segini Harga Bibit Bengkuang Jumbo Milik SMKN Kedawung Sragen

SMKN 1 Kedawung Sragen menjual bibit bengkuang jumbo dalam KTNA Exporience di Gedung Sasana Manggala Sragen.

 Sebuah bengkuang raksasa dipamerkan di stand SMKN 1 Kedawung, Sragen, saat KTNA Exporience 2022 di Gedung SMS Sragen, Kamis (28/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Sebuah bengkuang raksasa dipamerkan di stand SMKN 1 Kedawung, Sragen, saat KTNA Exporience 2022 di Gedung SMS Sragen, Kamis (28/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Bengkuang hasil panen SMKN 1 Kedawung Sragen mencuri perhatian para pengunjung KTNA Exporience 2022 di Gedung Sasana Manggala Sragen. Bagaimana tidak, ukurannya yang jumbo dengan berat mencapai 11 kg, membuat bengkuang itu terlihat sangat mencolok.

Jika Anda penasaran, silakan datang ke KTNA Exporience yang masih dibuka hingga 31 Juli 2022 dan langsung menuju stan SMKN 1 Kedawung. Apabila setelah melihat langsung bengkuangnya dan tertarik memilikinya, Anda harus siap-siap kecewa. Karena bengkuang itu tidak dijual.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Namun Anda masih bisa memiliki bengkuang dengan ukuran jumbo seperti itu dengan menanam bibitnya. SMKN 1 Kedawung menjual bibit bengkuang jumbo itu dalam bentuk biji. Satu paket biji bengkuang jumbo hanya seharga Rp10.000. Di dalamnya ada liam butir biji bengkuang.

Menurut Teknisi Agronomi SMKN 1 Kedawung, Indratno, bibit bengkuang jumbo ini diperoleh dari temannya. Kemudian bibit itu ditanam di kebun kelengkeng. Ternyata hasilnya luar biasa, ukuran bengkuang yang dipanen diameternya enam kali lipat dari ukuran bengkuang pada umumnya.

Baca Juga: SMKN Kedawung Sragen Panen Bengkuang Jumbo, Ini Penampakannya

“Bengkuang satunya besar-besar tetapi ada tiga umbi. Ukurannya tak sebesar yang hanya satu umbi. Bengkuang ini terbesar di se-Kabupaten Sragen. Saya belum tahu ada bengkuang yang lebih besar dari ini. Bengkuang ini tidak dijual, tetapi dipajang untuk pameran,” ujarnya, Kamis (28/9/2022).

Diameter bengkuang itu mencapai 30 sentimeter. Umbi itu dipanen di usia 11 bulan.

Lantas bagaimana dengan rasanya? Sama seperti bengkuang pada umumnya, bengkuang jumbo berasa manis. Setelah dua hari, menurut Indratno, biasanya kandungan airnya lebih banyak.

Baca Juga: Food Estate Jadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia, Mungkinkah?

Selain memamerkan bengkuang jumbo, SMKN 1 Kedawung itu juga memajang produk pertanian lainnya seperti jambu air, kelengkeng, dan buah-buahan lainnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Pengumuman! Besok Pagi Hindari Simpang Joglo Solo, Ada Penutupan 1 Jam

      Bakal ada penutupan jalan kawasan Simpang Tujuh Joglo, Banjarsari, Solo, selama satu jam pada Rabu (10/8/2022) pagi.

      Bakar Daun Siang-Siang, Warga Perumahan di Jaten Karanganyar Waswas

      aksi bakar-bakar daun kering oleh warga di Desa Papahan, Tasikmadu, bikin warga lain di Perumahan, Desa Jati, Jaten, Karanganyar waswas. Mereka lantas meminta bantuan pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

      Ada Raden Bagus Munyul di Situs Pringgoloyo Zaman Megalitikum Klaten

      Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten diyakini menyimpan kawasan diduga situs peninggalan zaman megalitikum atau masa prasejarah.

      Pasar Hewan di Karanganyar Belum Juga Dibuka, Ada Apa?

      Disdagnakerkop UKM Karanganyar belum ada rencana membuka kembali pasar hewan yang sudah ditutup sejak Juni lalu.

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

      Sego Trondol Mbok Kam Boyolali Rp5.000, Beri Penasaran Pengunjung

      Sego Trondol Mbok Kam itu mirip nasi kucing dengan menu bandeng, mi, sambal, dan cap jay.

      Dari Pecandu Kini Jadi Pengedar Narkoba, Warga Baki Dibekuk Polisi

      Tersangka sudah membeli obat-obatan terlarang sebanyak lima kali melalui online.

      Vaksinasi PMK di Sukoharjo Masuki Dosis Kedua

      Jumlah vaksin dosis kedua yang diterima Kabupaten Jamu sebanyak 2.100 dosis. Dari jumlah tersebut telah disuntikkan 1.000 dosis.