Tutup Iklan

Segarnya Soto Rp1.000 di Hik Soto Sewu Sondokoro Karanganyar

Semangkuk soto berharga Rp1.000 itu dijual di Hik Soto Sewu Dukuh Kongan, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah cukup digemari masyarakat. Buktinya, warung soto yang terletak di belakang Agrowisata Sondokoro tersebut tak pernah sepi pembeli.

Segarnya Soto Rp1.000 di Hik Soto Sewu Sondokoro Karanganyar

SOLOPOS.COM - Ilustrasi soto Rp1.000 (Chelin Indra Sushmita-Solopos.com)

Solopos.com, KARANGANYAR – Makanan yang dijual dengan harga terjangkau jelas menjadi buruan masyarakat. Apalagi jika rasa makanan tersebut enak. Seperti semangkuk soto berharga Rp1.000 yang dijual di Tasikmadu, Karanganyar.

Semangkuk soto berharga Rp1.000 itu dijual di Hik Soto Sewu Dukuh Kongan, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Warung soto yang terletak di belakang Agrowisata Sondokoro tersebut tak pernah sepi pembeli.

 Karyawan Hik Soto Sewu menata dagangan (Chelin Indra Sushmita/Solopos.com)

Soto yang dijual di Hik Soto Sewu disajikan dalam mangkuk kecil. Seporsi soto yang dihargai Rp1.000 itu berisi nasi, kecambah, suwiran diging ayam, taburan seledri serta bawang gorang yang disiram kuah panas. Rata-rata pembeli menghabiskan dua mangkok soto sekali makan.

Selain soto, Hik Soto Sewu juga menyediakan aneka jajanan berharga terjangkau. Mulai dari satai ati, satai usus, satai bakso, hingga satai kikil yang dijual Rp2.500 per tusuk. Sementara untuk aneka gorengan yang disajikan hangat cukup ditebus dengan harga Rp500 per potong.

 Aneka jajanan di Hik Soto Sewu (Chelin Indra Sushmita/Solopos.com)

Hik Soto Sewu di Sondokoro, Tasikmadu, Karanganyar, dikelola oleh Dwi, 44, sejak 2012. Selama ini, dia bersama suaminya mengelola warung tersebut bersama 10 karyawan. Setiap hari, warung yang buka sejak pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB tersebut menjual sekitar 1.000 porsi soto.

“Kami buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB sejak 2012. Rata-rata sehari habis 50 kilogram beras,” kata Dwi saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu (23/6/2019), pagi.

Ide membuka Hik Soto Sewu didapat Dwi untuk menyajikan makanan enak dengan harga terjangkau. Dia mengatakan, jajan di warungnya tidak akan menghabiskan banyak uang. Namun, momen kebersamaan dengan keluarga tetap didapat.

Sengaja buka warung makan yang harganya terjangkau. Di sini, uang Rp10.000 bisa buat makan satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, dan satu anak. Misalnya beli soto tiga porsi, minum teh dua gelas cuma Rp5.000. Sisa Rp5.000 bisa dibelikan gorengan. Pokoknya serba murah meriah,” terang Dwi.

 Soto Rp1.000 di Hik Soto Sewu Karanganyar (Chelin Indra Sushmita/Solopos.com)

Ditanya soal keuntungan, Dwi mengatakan dagangannya selalu laris dan hasilnya bisa untuk membayar tenaga 10 karyawan yang masing-masing Rp40.000 per hari. “Hasilnya ya alhamdulillah laris. Pokoknya cukuplah buat membayar tenaga 10 orang yang per harinya Rp10.000,” sambung Dwi.

Semua makanan di Hik Soto Sewu Sondokoro, Tasikmadu, Karanganyar dibuat dari dapur sendiri. Para karyawan berbagi tugas untuk melayani pembeli dan memasak. “Semua makanan dan jajanannya masak sendiri. Kalau satai itu dikirim dari teman mengaji saya. Jadi, insyaallah semuanya halal, aman, dan terpercaya,” tandas Dwi.

 Pengelola Hik Soto Sewu, Dwi, (kerudung hijau) bersama karyawan. (Chelin Indra Sushmita/Solopos.com)

Salah satu pelanggan asal Jaten, Karanganyar, Heny, mengatakan, makanan yang dijual di Hik Soto Sewu Sodokoro, Tasikmadu, cukup enak dan harganya terjangkau. Dia biasa jajan ke warung tersebut setiap akhir pekan bersama keluarganya.

Saya sering ke sini bersama keluarga. Rasa sotonya segar, cocok untuk sarapan. Gorengan dan aneka satainya juga enak. Apalagi harganya terjangkau. Makan berempat paling habis Rp25.000. Murah banget,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.