Sebut Ada Perundungan di Sekolah, DP2KBP3A Sragen Siap Damping Korban

DP2KBP3A sudah bertemu siswa yang jadi korban perundungan dan sekolah. Mereka mengakui adanya perundungan tersebut dan siap mendampingi korban.

 Guru SMAN 1 Sumberlawang, Sragen, merundung salah satu siswanya karena tak memakai jilbab. (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

SOLOPOS.COM - Guru SMAN 1 Sumberlawang, Sragen, merundung salah satu siswanya karena tak memakai jilbab. (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

Solopos.com, SRAGEN — Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sragen siap mendampingi siswi SMAN 1 Sumberlawang yang dirundung gurunya. Sementara itu kasus perundungan itu sudah dilaporkan ke Polres Sragen oleh orang tua korban.

Tim Advokasi Perlindungan Anak dari DP2KBP3A Sragen, Dyah Nursari, mengaku sudah berbincang dengan pihak sekolah dan korban yang berinisial S pada Kamis (10/11/2022). Dyah menangkap memang ada kasus perundungan yang dilakukan salah satu guru kepada S.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

“Kasus bullying itu tidak ada toleransi atau pun pemakluman di sekolah, atau di mana pun,” terang Dyah, Selasa (14/11/2022).

Dalam kasus bullying, Dyah menjelaskan ada dua hak anak yang dilanggar yaitu hak tumbuh kembang dan hak perlindungan bagi anak. Setelah Dyah berbincang dengan korban, memang ia menduga ada kasus bullying yang terjadi dan menyebabkan anak malu dan trauma.

“Untuk kondisi psikis anak, kalau saya lihat masih agak trauma walaupun mungkin sudah cerita sedikit. Ia masih malu, masih merasa takut. Korban merasa malu dengan apa yang sudah dialaminya, seolah-olah ia menjadi topik atau menjadi pusat perhatian,” tambah Dyah.

Baca Juga: Lagi, Guru Bully Siswa Gara-Gara Tak Pakai Jilbab di Sragen, Nihil Solusi

Ia mengungkapkan jika memang terjadi perundungan maka jelas melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak yang berkaitan dengan anak berada di dunia pendidikan. “Kami akan tetap mendampingi S baik sebagai saksi maupun selaku korban. Saat ini oleh pihak keluarga sudah diproses di Unit PPA Polres Sragen,” tambahnya.

Dyah menambahkan, ketika kasus perundungan sudah terjadi, harusnya ada ruang untuk bermediasi antara pihak sekolah dengan orang tua atau keluarga korban. Jika kasus belum terjadi, maka dilakukan dengan pencegahan melalui sosialisasi.

Ketika seseorang ingin memberikan saran ke anak, Dyah mengatakan jangan dilakukan di depan kelas atau di muka publik. Tapi memberikan saran secara pribadi dalam ruang tertutup.

Baca Juga: KPAI Kecam Perundungan Siswa oleh Guru SMAN 1 Sumberlawang Sragen

Kasus perundungan terhadap anak di dunia pendidikan memang menjadi tamparan bagi Sragen yang baru saja mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya. Dyah menilai penghargaan tersebut lebih kepada pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

“Untuk menihilkan kasus [kekerasan terhadap anak] tentu tidak mungkin. Kasus itu akan selalu ada. KLA tersebut berkaitan ketika terjadi kasus, bagaimana kami menyelesaikannya, bagaimana kami mengawal agar kasus ini selesai tuntas dan tidak terjadi ataupun terulang. Sistem KLA tersebut yang berkaitan dengan perlindungan khusus anak,” tambahnya.

Ia mengatakan dalam pendampingan tersebut pihaknya memegang prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Ia berharap hal serupa tidak terulang kembali, walaupun korban akhirnya pindah sekolah.

Baca Juga: Siswi SMA Negeri di Sragen Dipaksa Pakai Jilbab, Ganjar Ancam Pecat Guru

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Tidak Kuat, Presiden Jokowi Gendong Kaesang secara Simbolis seusai Siraman 

      Seluruh prosesi siraman jelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (9/12/2022), berlangsung lancar.

      Selain Parang, Batik Motif Slobog juga Wajib Dihindari Tamu Pernikahan Kaesang

      Selain parang/lereng, ada motif batik lain yang wajib dihindari untuk dikenakana oleh tamu acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, yaitu motif slobog.

      Korsleting, 1 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Delanggu Klaten Terbakar

      Diduga akibat korsleting, satu rumah di tengah permukiman Dukuh Sanggrahan, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu terbakar, Jumat (9/12/2022) dini hari.

      Solopos Hari Ini: Pesta Raya Demokrasi di Desa

      Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sukoharjo menjadi pesta rakyat dan dirayakan dengan cara yang khas.

      Presiden Jokowi Ungkap Momen Iriana hingga Bobby Menangis saat Siraman Kaesang

      Presiden Jokowi mengungkapkan momen Kaesang Pangarep, Ibu Negara Iriana, dan Bobby Nasution menangis saat acara siraman jelang pernikahan Kaesang di Sumber, Solo, Jumat (9/12/2022).

      Kalahkan Solo, Penurunan Kemiskinan di Sragen 2022 Tertinggi Kedua di Soloraya

      Persentase penurunan kemiskinan di Sragen tahun ini menjadi yang tertinggi kedua di Soloraya. Bahkan, dibandingkan persentase penurunan kemiskinan rata-rata di Jateng, Sragen masih lebih tinggi.

      Belum Nyerah! Tuntas Subagyo Yakin PKR bakal Berlaga di Pemilu 2024

      Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.

      Bermodal Rp500.000, Mantan KPM PKH di Sragen Kini Miliki 3 Warung Mi Ayam

      Juragan mi ayam dengan label warung Pak Ndut itu menyatakan keluar dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH tahun lalu dan kini sukses dengan memiliki tiga warung mi ayam di wilayah Masaran.

      Janur Kuning Melengkung dan Kembar Mayang dalam Pernikahan Adat Jawa

      Puluhan janur kuning melengkung mulai dipasang menjelang pernikahan adat Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022), selain janur kuning, kembar mayang juga ikut dipasang.

      Realisasi Pendapatan Pajak 2022 di Sukoharjo Naik 16,91%

      Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko menyebut capaian realisasi pajak daerah sampai dengan (30/11/2022) naik 16,91%.

      Bakesbangpol Karanganyar Gelar Penguatan Kerukunan Beragama, Ini Tujuannya

      Pertemuan bertujuan merawat kerukunan umat beragama dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan serta stabilitas negara.

      Ribuan Sukarelawan Jokowi akan Pakai Tanda Pengenal di Pernikahan Kaesang

      Saat ini terdata 13.000 orang lebih [sukarelawan] yang akan datang dan seluruhnya akan diberi tanda pengenal.

      Menang Lawan Petahana, Cakades Terpilih di Wonogiri Akan Rangkul Lawan

      Aris Wahyu Suryanto, mengatakan setelah dinyatakan terpilih dan mengalahkan cakades petahana nomor urut 2, Margono, akan berupaya membangun hubungan baik dengan pihak lawan

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 9 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Jumat (9/12/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Nyam, Festival Durian Lokal Digelar 4 Hari di Selogiri Wonogiri, Ini Jadwalnya

      Di antara durian lokal yang dijual, berasal dari Sumatra, Kalimantan, hingga beberapa daerah di Jawa. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp100.000/tiga buah hingga Rp120.000/buah.

      Diawali Menteri Nyirami Kaesang, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Terakhir

      Ada tujuh pasangan yang melakukan siraman kepada calon manten Kaesang yang merupakan keluarga Presiden Jokowi serta menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md bersama istri.