Menkopolhukam Wiranto dievakuasi usai diserang di Pandeglang, Banten (Okezone-Istimewa)

Solopos.com, PANDEGLANG -- Insiden penusukan terhadap Menko Polhukan Wiranto di Pandeglang menimbulkan pertanyaan bagaimana para pelaku menembus pengamanan pejabat sekelas menteri. Rupanya, pelaku bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara sudah diperingatkan polisi untuk tidak mendekat.

Namun Syahril bersama istrinya, Fitri Andirana, saat itu mendekati Wiranto dengan alasan ingin berfoto-foto. Polisi kembali menjauhkan mereka dari kerumunan.

"Tersangka dan istri ini sudah ada di situ, di lapangan dan sudah diingatkan oleh Kapolsek, 'Pak, Bu, jangan di sini, ini putarannya [helikopter] kenceng'," jelas Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir saat dihubungi Detik.com, Kamis (10/10/2019).

Abu Rara dan istri kemudian menjauhi lokasi. Namun, tidak lama kemudian, dia kembali mendekat sehingga ditegur lagi oleh Kapolsek Menes Kompol Dariyanto.

"Kemudian ada anggota Polsek [bertanya ke pelaku] 'ada pa sih', [dijawab pelaku] 'mau foto-foto dengan pejabat'," tuturnya.

Polisi kemudian menggiring Abu Rara dan istri agar tidak mendekat. Namun kemudian pelaku dan istri kembali ke situ hingga akhirnya menyerang Wiranto ketika Wiranto baru turun dari mobil. Baca juga: Penusuk Wiranto Punya Anak 13 Tahun, Tapi Tak Sekolah.

"Begitu rombongan datang, yang bersangkutan keluar dari lokasi yang dekat sana, kemudian berlari mendekat dari balik mobil," sambungnya.

Tomsi, yang mengklaim berada di lokasi kejadian pada saat itu, langsung menangkap pelaku bersama Danrem. "Jadi saya beserta ajudan, Danrem yang melumpuhkan kedua pelaku," tuturnya.

Kejadian ini mengakibatkan Wiranto mengalami luka tusuk di bagian perut. Kompol Dariyanto juga terluka di punggung karena ditusuk pelaku.

Fitri merupakan perempuan kelahiran Brebes 5 Mei 1998, beragama Islam, dan beralamat tinggal Desa Sitanggai, Kecamatan Karangan, Brebes. Untuk saat ini Fitri tinggal atau mengontrak rumah di Kampung Sawah Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang.

Sedangkan Syahril Alamsyah yang menusuk Wiranto, diketahui lahir Medan pada 24 Agustus 1988. Syahril tercatat beralamat di Jl Syahrial VI No 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara. Kedua tersangka saat ini diamankan di Mako Polsek Menes Polres Pandeglang.

Baca juga: Perdebatan Hilangnya Tweet Hanum Rais Usai Penusukan Wiranto.

Sumber: Detik.com, Suara.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten