Sebelum Terciduk KPK, Bupati Subang Rajin Setor LHKPN

Sebelum Terciduk KPK, Bupati Subang Rajin Setor LHKPN

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penyidik KPK (JIBI/Bisnis/Rahmatullah)

Bupati Subang Imas Aryumningsih sebenarnya rajin menyetorkan LHKPN ke KPK.

Solopos.com, JAKARTA -- Bupati Subang Imas Aryumningsih yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) sebenarnya cukup tertib melaporkan harta kekayaannya.

Data yang dipublikasikan situs acch.kpk.go.id, Imas rutin menyetorkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) sejak 2003 kala dia masih menjabat sebagai anggota DPRD Subang. Pada 2008, laporan tersebut kembali dia perbarui.

Beberapa tahun kemudian tepatnya 2013, dia kembali melaporkan harta kekayaannya kala maju sebagai calon Wakil Bupati Subang 2013-2018. Pada 2014, ketika telah menjabat sebagai Wakil Bupati, lagi-lagi Imas kembali melaporkan harta kekayaan miliknya kepada KPK.

Dua tahun berselang, pada 2016, ketika Bupati Ojang Suhandi dibekuk KPK dalam kasus korupsi dana BPJS Kesehatan, Imas yang menjadi pelaksana tugas Bupati kembali memperbarui harta kekayaan miliknya.

Berdasarkan laporan terakhir pada 2016, total harta kekayaan Imas mencapai Rp50,9 miliar. Jumlah ini lebih kecil dari laporan sebelumnya yakni pada 2014 sebesar Rp57,9 miliar.

Adapun harta yang dimiliki Imas saat pelaporan terakhir itu meliputi harta tidak bergerak sebesar Rp47,9 miliar, harta bergerak sebeesar Rp740 juta, perhiasan Rp597,6 juta dan giro setara kas sebesar Rp1,6 miliar.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan dalam kegiatan yang dilakukan pada Rabu (14/2/2018) dini hari, petugas mengamankan delapan orang, termasuk Bupati Subang Imas Aryumningsih, seorang kurir, seorang dari pihak swasta dan unsur pegawai negeri setempat.

"Dari identifikasi awal transaksi diduga terkait dengan kewenangan perizinan. Tim mengamankan sejumlah uang," ujarnya.

Menurutnya, delapan orang yangg diamankan dibawa ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mengacu pada KUHAP, KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan tersebut.

Bupati Subang Imas Aryumningsih menggantikan Bupati Subang sebelumnya, Ojang Sohandi yang terjaring KPK karena melakukan korupsi BPJS Subang pada 2014.

Imas saat ini turut terlibat dalam kontestasi Pikada di Subang. Dia diusung koalisi Partai Golkar yang memiliki tujuh Kursi DPRD dan PKB yang memiliki lima kursi DPRD.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.