Kategori: Sukoharjo

Sebelum Remaja Kalap di Sukoharjo Ditemukan, Keluarga Buang Bantal Kesayangannya ke Bengawan Solo


Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani

Solopos.com, SUKOHARJO -- Keluarga melakukan ritual buang bantal kesayangan milik Husein, 17, remaja kalap di Sungai Bengawan Solo Banmati, Sukoharjo Selasa (13/4/2021) malam, atau sebelum jasad korban ditemukan.

Salah satu sukarelawan Muhammad Yusuf Amminudin menyampaikan ritual buang bantal milik Husein dilakukan pihak keluarga sekitar pukul 23.00 WIB.

Pihak keluarga mempercayai dengan membuang bantal kesayangan berwarna merah di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di lokasi hilangnya korban mampu menemukan titik terang akan keberadaannya.

Baca juga: Remaja Kalap di Bengawan Solo Sukoharjo Usai Pesta Miras Ditemukan Meninggal

Sebab sejak dinyatakan hilang pada Selasa (13/4/2021) pukul 02.30 WIB, tim SAR gabungan melakukan pencairan dan belum berhasil menemukannya. Bahkan hingga tengah malam korban belum juga berhasil diketemukan.

Husein baru ditemukan pada Rabu (14/4/2021) pagi, dalam kondisi tak bernyawa.

"Keluarga datang ramai-ramai, ikut dalam rombongan ibu dan bapaknya [Husein]. Lalu di sana mereka membuang bantal warna merah milik Husein di sungai. Naluri orangtua membuang bantal kesayangan anaknya di sana," katanya kepada Solopos.com, Rabu.

Baca juga: Mobil Innova, 2 Motor, 5 Ton Pupuk Ikut Hangus, Begini Dahsyatnya Kebakaran Rumah dan Toko di Masaran Sragen

Seusai melakukan ritual tersebut, jasad Husein ditemukan mengapung pada Rabu sekitar pukul 06.50 WIB. Jasadnya ditemukan hanya berjarak sekitar 50 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Langsung Dibawa ke Rumah Duka

Usai ditemukan, tubuh korban kemudian dievakuasi tim SAR gabungan ke atas tanggul sungai.

Atas permintaan pihak keluarga, jenazah tidak dibawa ke rumah sakit, namun langsung dibawa ke rumah duka. Hal ini dikarenakan pihak keluarga menerima jika peristiwa tersebut murni sebagai musibah.

Baca juga: Suami Culik dan Siksa Mantan Pacar Istri Gegara Rumah Tangga Diganggu

"Keluarga minta visum di tempat lokasi penemuan korban," ujarnya.

Kapolsek Tawangsari AKP Tri Jalu mengatakan dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda kekerasaan. Bahkan saat ditemukan korban masih mengenakan celana pendek berwarna coklat dan tidak mengenakan baju.

Diberitakan sebelumnya, Husein warga Klenisan RT 003/RW 006 Banmati, Sukoharjo, dilaporkan kalap di aliran Sungai Bengawan Solo Banmati, Sukoharjo, pada Selasa (13/4/2021). Sebelum kejadian, dia bersama sekelompok muda-mudi menggelar pesta ulang tahun. Dalam pesta tersebut sekelompok pemuda berjumlah 12 orang juga menenggak minuman keras (miras).

Share
Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati