Sebelum Puluhan Pegawai Positif Covid-19, RSST Klaten Jadi Lokasi Tes Kesehatan Paslon Pilkada 2020
RSST KLaten. (Detik.com)

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 36 pegawai Rumah sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro Klaten dinyatakan positif Covid-19, Senin (21/9/2020). Padahal sebelumnya RSST Klaten sempat menjadi lokasi tes kesehatan pasangan calon kepala daerah dari berbagai wilayah yang mendaftar di pilkada serentak 2020.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, sejumlah calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) dari lima daerah di Jateng diketahui telah menjalani tes kesehatan di RSST Klaten beberapa waktu lalu. Selain paslon cabup-cawabup asal Klaten, cabup-cawabup yang menjalani tes kesehatan di RSST juga berasal dari Purworejo, Kebumen, Purbalingga, dan Wonosobo.

Pemeriksaan kesehatan cabup-cawabup asal Klaten diikuti Sri Mulyani-Yoga Hardaya (Mulyo) dan Arif Budiyono (ABY)-Harjanta (HJT) dilangsungkan, Senin-Rabu (7-9/9/2020). Paslon One Krisnata-Muhammad Fajri (ORI) menjalani tes kesehatan di RSST Klaten, Selasa-Rabu (15-16/9/2020).

Ganjar Pranowo Dukung Usulan Pilkada 2020 Ditunda, Ini Alasannya

Selang beberapa hari dari pemeriksaan kesehatan itu, sebanyak 36 pegawai di RSST Klaten diketahui terpapar virus corona. Sebagian besar pegawai yang terpapar berprofesi sebagai satuan pengamanan (satpam) dan sopir di rumah sakit (RS) setempat.

Meski demikian, pelayanan di rumah sakit tetap berjalan, hanya saja kapasitasnya dikurangi. Hingga sekarang, manajemen RSST Klaten belum mengetahui penyebab 36 pegawainya terpapar virus corona.

"Insyaallah aman [pelaksanaan dan hasil pemeriksaan kesehatan para paslon]. Kami sudah menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Ini sudah saya sampaikan saat press conference bahwa wartawan tidak boleh masuk karena penerapan protokol pencegahan Covid-19," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSST Klaten, Juli Purnomo, kepada Solopos.com, Senin.

Pengin Tilik Mbah Minto yang Katanya Lagi Sakit, Bu Tejo: Sesama Viral Harus Peduli

Tracing

Juli Purnomo mengatakan manajemen RSST Klaten langsung bertindak dengan menelusuri siapa yang pernah kontak erat dengan 36 pegawai yang terpapar virus corona. Saat ini, sebanyak 36 pegawai yang terpapar virus corona itu menjalani isolasi mandiri di RS setempat.

"Langkah selanjutnya, kami akan melakukan tracking ke seluruh karyawan," katanya.

ASN di Menara Wijaya Sukoharjo mulai Kerja Sistem Sif, Begini Aturannya

Hal senada dijelaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten, Kartika Sari Handayani. Sebanyak 36 pegawai RSST Klaten yang terpapar virus corona itu tidak memengaruhi pelaksaan Pilkada 2020 di Kabupaten Bersinar.

"Kami sudah mendengar informasi itu. Pilkada tetap jalan. Tentunya RS sudah melaksanakan standar pemeriksaan sesuaim petunjuk teknis (juknis) yang ada," katanya.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom