Sebelum Positif Corona, Style Gibran Pakai Celana Retro Inggris Ini Curi Perhatian

Berikut ini style atau gaya Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ketika mengenakan celana retro Inggris sebelum positif virus corona.

 Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kedua dari kiri), saat meninjau penyekatan jalan di Pos Penyekatan Faroka, Solo, Jumat (9/7/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kedua dari kiri), saat meninjau penyekatan jalan di Pos Penyekatan Faroka, Solo, Jumat (9/7/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Sebelum dinyatakan positif virus corona atau Covid-19, gaya Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka satu ini jadi sorotan.

Seperti diketahui, Gibran saat konferensi pers melalui Zoom Rabu (14/7/2021), dia mengaku terpapar Covid-19. Ia menjalani tes PCR di RSUD Bung Karno akhir pekan lalu.

Baca Juga:  Profil Nunung Srimulat, Artis Asli Solo yang Hidupi 20 Anggota Keluarga

Sebenarnya, ia telah menjalani tes antigen dan hasilnya negatif. Namun Gibran tak percaya dan meminta petugas kesehatan RSUD Bung Karno mengambil sampel swabnya untuk dites PCR. Hasilnya, Gibran ternyata positif terpapar virus corona.

“Hasil swab itu keluar Senin pagi kalau enggak salah. Senin pagi atau Minggu ya? Senin pagi kalau enggak salah,” jelas Gibran kepada wartawan via Zoom.

Baca Juga:  Ngaku Punya Kewenangan, Satpol PP Ini Bentak dan Pukul Ibu Hamil Saat Razia PPKM

Sebelum mengumumkan dirinya positif virus corona, Gibran sempat bekerja, mulai dari meninjau pelaksanaan vaksinasi dan juga mengunjungi rumah sakit.

Selain itu, dia juga sempat menemani Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan juga Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit saat berkunjung ke Solo meninjau PPKM Darurat pada Jumat (9/7/2021).

Baca Juga:  Terbaru! Ini Daftar Instansi CPNS 2021 Sepi Peminat, Ada yang 0 Pelamar

Gaya Gibran Sebelum Positif Corona 

Dalam menerima kunjungan tersebut, penampilan Gibran tampak berbeda. Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan sepatu pantofel hitam, ada yang unik pada celana yang ia kenakan. Hal tersebut terlihat pada unggahan akun Instagram @pemkot_solo, akun Instagram milik Pemkot Solo.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, celana abu-abu yang dikenakan Gibran sebelum positif virus corona itu bergaya retro Inggris. Yang menjadi khas dari celana tersebut adalah bagian pinggangnya.

Baca Juga:  Profil Arya Saloka, Pemain Ikatan Cinta yang Berdarah Sukoharjo

Di bagian pinggangnya itu terdapat kancing untuk mengencangkan celananya sehingga ketika memakai celana tersebut tak perlu menggunakan ikat pinggang.

Selain itu, potongan celana retro ala Inggris ini terlihat lebih tinggi di bagian pinggangnya. Penampilan Gibran semakin terlihat retro karena kemeja putih yang dikenakan ia masukan ke dalam celana.

Baca Juga:  Viral Nikah di Bus Efek PPKM Darurat Ternyata Pengantinnya dari Boyolali dan Klaten

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PemkotSolo (@pemkot_solo)


Berita Terkait

Berita Terkini

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.

Rem Blong, Mobil 5 Penumpang Nyungsep ke Parit di Tawangmangu

Mobil Honda Mobilio hilang kendali dan nyungsep di parit setelah diduga mengalami rem blong di Tawangmangu. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Dilantik, Asproksi Jateng Komitmen Pasarkan Produk Kesehatan Lokal

Pengurus Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) Jateng dilantik. Mereka berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk kesehatan lokal.

Hari Pangan Sedunia, Perpadi Bagikan Beras Gratis ke Warga Delanggu

DPC Perpadi Klaten membagikan 800 paket beras secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Delanggu, Sabtu (16/10/2021) sebagai rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia.

3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Ketiga desa yang melaksanakan pilkades antarwaktu yakni Desa Gedangan di Kecamatan Grogol, Desa Trosemi di Gatak, dan Desa Puhgogor di Bendosari.

Geger, Pengunjung Meninggal Saat Belanja di Pasar Jungke Karanganyar

Seorang warga Tasikmadu, Karanganyar, meninggal mendadak saat berbelanja di Pasar Jungke. Korban sempat terjatuh sebelum meninggal dunia.