Sebelum Meninggal, Satpam Gudang Rokok di Solo Sempat Minta Tolong

Korban kasus perampokan dan pembunuhan di gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, bernama Suripto, sempat merintih meminta tolong kepada tersangka, RS alias S, 21, saat kejadian, Senin (15/11/2021) dini hari.

 Tersangka perampokan dan pembunuhan di gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, berinisial RS alias S, 21, warga Tekil RT 002/RW 007 Sembukan, Sidoharjo, Wonogiri, menjalani rekonstruksi, Selasa (30/11/2021) siang. (Solopos.com/Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Tersangka perampokan dan pembunuhan di gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, berinisial RS alias S, 21, warga Tekil RT 002/RW 007 Sembukan, Sidoharjo, Wonogiri, menjalani rekonstruksi, Selasa (30/11/2021) siang. (Solopos.com/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Korban kasus perampokan dan pembunuhan di gudang rokok di Jl. Brigjend Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, bernama Suripto, sempat merintih meminta tolong kepada tersangka, RS alias S, 21, saat kejadian, Senin (15/11/2021) dini hari.

Namun rintihan tersebut tidak dipedulikan tersangka yang meninggalkan korban dalam kondisi tak berdaya. Penjelasan itu disampaikan Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, usai rekonstruksi atau reka adegan kasus, Selasa (30/11/2021).

“Korban sempat merintih meminta tolong dengan suara lirih sekali. Jadi sebelum meninggalkan korbannya, tersangka sempat mengecek kondisi korban. Dipastikan saat tersangka meninggalkan korban masih hidup, kondisi lemah tak berdaya,” ujar dia.

Baca Juga: Sadis, Perampok & Pembunuh Satpam Gudang Rokok di Solo Jalani 69 Adegan

Selain mengabaikan permintaan tolong dari korban, tersangka juga mengambil handphone atau ponsel milik korban. HP tersebut lantas dia buang ke sungai yang terletak di sebelah gudang rokok, saat dirinya hendak pulang ke rumahnya di Wonogiri.

HP milik korban terjatuh saat dirinya melakukan perlawanan terhadap tersangka. “Tersangka sempat mengambil HP milik korban yang terjatuh saat terjadi perlawanan. Sempat terjadi perlawanan dari sekuriti gudang, dalam hal ini adalah korbannya,” kata dia.

Dalam perlawanan itu menurut Ade, korban berhasil menarik penutup wajah atau kepala yang dikenakan tersangka. Sehingga, saat itu korban bisa melihat dan mengenali sosok yang mengincar nyawanya dini hari itu adalah mantan rekan kerjanya.

Baca Juga: Perampok yang Bunuh Satpam Gudang Rokok di Solo Ternyata Banyak Utang

“Saat perlawanan itu terjadi, tersangka ini masih menggunakan sebo. Di situ lah, saat terjadi perlawanan, korban sempat menarik sebo tersangka, sehingga korban mengenali tersangka yang kebetulan adalah rekan sesama sekuriti korban,” urai dia.

Namun sekira dua bulan sebelum tragedi itu terjadi, Ade menerangkan, tersangka dipecat oleh manajemen perusahaan lantaran tindakan indisipliner. Korban yang melaporkan tindakan indisipliner tersangka kepada manajemen perusahaan.

“Tersangka membawa brankas ke rumah, di sana dia membongkar paksa brankas menggunakan alat konvensional seperti palu, betel dan linggis. Setelah dibuka, tersangka mengambil uang sebanyak Rp310,1 juta dan brankas di buang ke kali,” terang Ade.

Baca Juga: Foto-Foto Penyerahan Tali Asih kepada Satpam Korban Perampokan di Solo

Berita Terkait

Berita Terkini

Polresta Solo Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 10 orang pelaku baik pengedar, kurir, maupun pemakai.

Perlu Peran Akademisi untuk Atasi Kekeringan di Gilirejo Baru Sragen

Upaya mitigasi bencana kekeringan di Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, perlu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi.

Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Hujan yang mengguyur wilayah Sukoharjo mengakibatkan ketinggian air Kali Buntung bertambah signifikan pada Minggu (16/1/2022) malam.

Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

Pemkot Solo berencana membangun gedung pertemuan atau hall yang diklaim sangat besar dan mampu menampung hingga 15.000 orang.

Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama di Boyolali hingga Senin ini sudah mencapai 94.514 sasaran atau sekitar 98,7 persen dari target 95.713 sasaran.

+ PLUS Keraton Pengging, Cikal Bakal Kerajaan Pajang yang Hilang di Boyolali

Joko Tingkir yang menjadi raja pertama Kesultanan Pajang merupakan cucu dari Andayaningrat yang pernah memimpin Keraton Pengging.

Tim Gabungan di Bulu dan Mojolaban Gencarkan Patroli Tegakkan Prokes

Sasaran patroli yakni menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas malam agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), terutama saat berada di luar rumah.

Berkat KIP, Mahasiswa asal Miri Sragen Ini Bisa Kuliah Sekaligus Usaha

Berkat Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, seorang warga Miri, Sragen, dari keluarga miskin bisa kuliah bahkan membuka usaha.

Segini Kerugiannya, Gara-Gara Bakul Pasar Tanjung Klaten Mogok Jualan

Sebanyak 256 pedagang Pasar Tanjung, Klaten mendadak mogok berjualan Senin (17/1/2022) sehingga menyebabkan perputaran uang mencapai Rp100 juta per hari terhenti.

Kearifan Lokal Boyolali, Kerajinan Logam Cepogo Kian Mendunia

Produk kerajinan seni kriya logam dari Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Boyolali, merupakan kearifan lokal yang kian mendunia.

Waduh! Pasar Tanjung di Klaten Sepi, Pembeli Kecele

Sejumlah pembeli kecele saat datang ke Pasar Tanjung di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Senin (17/1/2022) pagi.

+ PLUS Piala Dunia U-20 Jadi Momen Emas Eksplorasi Sport Tourism di Kota Solo

Datanganya wisatawan domestik dan mancanegara saat gelaran Piala Dunia U-20 pada 2023 bisa menjadi momen emas untuk pengoptimalan potensi destinasi sport tourism di Kota Solo.

Hipmi Boyolali Punya Ketua Baru, Program ke Depan Ingin Dampingi UMKM

Anggota Hipmi Boyolali sekitar 40 orang, terdiri dari pengusaha jasa kontruksi, pengusaha apotek, pengusaha tempat wisata, kuliner, peternak, konter, dan lain-lain.

Ini Lo Penyebab Retribusi di Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan

256 pedagang di Pasar Tanjung, Juwiring, Klaten, Jateng mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi karena memprotes kenaikan retribusi ugal-ugalan pada awal 2022.

Retribusi Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan, Bakul Mogok Berjualan

Sebanyak 256 pedagang di Pasar Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi.

Nunggak Semi Boyolali-Sukoharjo Angon Rasa ke Magelang, Ini Tujuannya

Komunitas Nunggak Semi adalah komunitas yang bergerak di bidang sosial, seni dan budaya.