Tutup Iklan

Sebelum Lockdown Wilayah, Pemerintah Diminta Cairkan BLT Pekan Ini

Pemerintah diharapkan segera mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pekan ini sebelum karantina atau lockdown wilayah.

 Ilustrasi Indoesia lockdown. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Indoesia lockdown. (Freepik.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Pemerintah diharapkan segera mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pekan ini sebelum karantina atau lockdown wilayah dilakukan. Ekonom Indef Bhima Yudhistira menuturkan cash transfer atau BLT harus cair pekan ini jika ingin penerapan lockdown berjalan lancar.

"Penjarahan sudah terjadi di Italia setelah warga miskin tidak sanggup untuk menahan lapar karena lockdown tiga pekan," tegas Bhima, Senin (30/3/2020).

Padahal, Bhima melihat belanja sosial Italia termasuk tinggi jika dibandingkan Jerman. Berkaca dari Italia, Bhima mengingatkan agar pemerintah berhati-hati memutuskan kebijakan.

Update! Pasien Positif Corona Indonesia Tembus 1.414 Kasus, Jateng Tambah 17

Untuk keputusan lockdown wilayah, dia menyerahkan sepenuhnya kepada pakar kesehatan yang memahami langsung soal pandemi Covid-19 ini. Dia berharap bantuan BLT tidak hanya disalurkan bagi masyarakat miskin saja. BLT juga harus disalurkan bagi masyarakat yang rentan miskin dan para pekerja informal yang terdampak.

Selain itu, dia menilai jumlah BLT ini seharusnya berkisar 30 persen hingga 50 persen dari UMP. Tentunya, hitungan tersebut juga harus disesuaikan dengan standar kebutuhan hidup layak (KHL).

Bukan Lockdown, Jokowi Minta Social Distancing Lebih Besar & Ketat

Pemerintah sendiri berencana mengumumkan lockdown wilayah pada awal pekan ini. Adapun soal BLT, pemerintah masih membahas finalisasinya.

Pembatasan Sosial Skala Besar

Namun, Presiden Joko Widoodo alias Jokowi sendiri tak memerintahkan lockdown di Tanah Air untuk menanggulangi persebaran virus corona (Covid-19). Jokowi hanya meminta skala social distancing atau pembatasan sosial diperbesar dan physical distancing atau pembatasan fisik lebih diperketat.

"Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing dilakukan lebih tegas, disiplin, dan lebih efektif lagi," demikian kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas laporan Gugus Tugas Covid-19 yang disiarkan melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/3/2020).

Kabar Pasien Corona Kabur, RSAL Mintohardjo: Tidak Benar!

Dengan tidak ada lockdown wilayah, Jokowi meminta adanya kebijakan darurat sipil. "Sehingga tadi juga sudah saya sampaikan bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil," kata Jokowi.

Kini, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar. Aturan pelaksanaan harus disiapkan supaya pemerintah daerah bisa menerapkan dengan baik.

Tekan Corona, Gaji Gubernur & PNS Jabar Dipotong 4 Bulan ke Depan

Sebelumnya, sejumlah pihak telah meminta Presiden Jokowi untuk melakukan lockdown wilayah di Indonesia. Permintaan itu telah disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah ekonom dengan beberapa pertimbangan.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 29 November 1899, FC Barcelona Berdiri di Spanyol

Berdirinya FC Barcelona merupakan satu dan sekian banyak peristiwa yang terjadi pada 29 November seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Pemerintah Untuk Sementara Tutup Pintu Masuk Indonesia

Peraturan ini dikecualikan kepada pemegang visa diplomatik dan dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas, beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi.

Dihantui Varian Omicron, Israel Ngotot Gelar Miss Universe

Peserta Miss Universe akan diberikan keringanan dengan kemungkinan menjalani tes usap PCR setiap 48 jam dan tindakan pencegahan lainnya.

Direvisi Luhut, Ini 11 Negara yang Warganya Dilarang Berkunjung

Tak berapa lama setelah pengumuman Ditjen Imigrasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan jumpa pers merevisi jumlah negara yang warganya dilarang berkunjung ke Indonesia.

Dukung Anies Capres 2024, Emak-Emak Sumut Gerilya via Medsos

Emak-emak Sumatra Utara itu gencar menyosialisasikan Anies Baswedan melalui berbagai media sosial (medsos).

Lolos Ujian, Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Banser

Tak berbeda dengan calon anggota lain, Erick Thohir juga menjalani sejumlah ujian yang cukup berat untuk menjadi anggota.

Pria di Bukittinggi Habisi Nyawa Selingkuhan Istri

Kapolresta Bukittinggi mengatakan pelaku mendapati istrinya berselingkuh dengan korban ketika pulang ke rumah.

Satu dari 15 Perempuan Usia 15 Tahun ke Atas Jadi Korban Kekerasan

Pemilihan rentang waktu tersebut untuk menghubungkan secara simbolis kekerasan terhadap perempuan dan hak asasi manusia. Kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran hak asasi perempuan.

Nekat, Pria Guatemala Menyusup di Roda Pesawat Hingga ke AS

Seorang penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat American Airlines yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat.

Perhatian! Indonesia Terlarang untuk Kunjungan Warga 8 Negara Ini

Jika ada orang asing yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, maka di tempat pemeriksaan imigrasi akan langsung ditolak masuk Indonesia.

Pentolan KKB Papua Diringkus, Ini Deretan Kejahatannya

Kepala Satgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menyebutkan, Temius Magayang merupakan Komandan Operasi KKB XVI Wilayah Yahukimo sekaligus buronan sederet kasus pembunuhan.

Covid-19 Varian Omicron Muncul di Afrika, Sejumlah Negara Tutup Pintu

Sejumlah negara memperketat pembatasan perjalanan setelah virus corona Covid-19 varian baru diidentifikasi di kawasan Afrika selatan awal pekan ini.

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Pagodes dari Estampes pour Piano (1903), misalnya, menggunakan sistem pentatonik dan tempi bertingkat (semakin tinggi nada, semakin cepat suaranya; semakin rendah nadanya, semakin lambat suaranya) yang membangkitkan suara gamelan

Facebook Dominasi Sebaran Hoaks Soal Covid-19, Ini Datanya!

Facebook menjadi platform media sosial yang paling banyak digunakan untuk menyebar informasi tidak benar alias hoaks terkait Covid-19.

Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Kasus Mutilasi Driver Ojol di Bekasi

Warga dihebohkan dengan kasus mutilasi yang korbannya ditemukan di tepi jalan Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Inisiatif Masjid Hijau Menggalang Komunitas Masjid Peduli Krisis Iklim

Aliansi Umat untuk Bumi atau Ummah for Earth bersama Greenpeace Timur Tengah dan Afrika Utara mengumumkan peluncuran inisiatif baru masjid hijau yang bertujuan mengurangi jejak karbon masjid.