Sebelum Jual Paket Kemukus-Boyolayar, Ini Yang Dilakukan Pemkab Sragen

Mempertemukan tiga desa di sekitar WKO untuk mengurangi kecemburuan dalam pengelolaan paket wisata Kemukus-Boyolayar

 Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kedua dari kiri) bersama rombongan memberi pakan ikan di keramba milik petani keramba di perairan WKO Sumberlawang, Sragen, belum lama ini

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kedua dari kiri) bersama rombongan memberi pakan ikan di keramba milik petani keramba di perairan WKO Sumberlawang, Sragen, belum lama ini

Solopos.com, SRAGEN—Paket wisata Kemukus-Boyolayar dengan menaiki perahu nelayan sudah dijajaki Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Namun, perjalanan melintasi Waduk Kedung Ombo (WKO) itu tak segera dijual untuk pengunjung Gunung Kemukus karena tiga desa di perlintasan perahu itu harus dipertemukan supaya tidak terjadi kecemburuan sosial.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Tiga desa yang akan dikumpulkan terdiri atas Desa Ngargosari, Ngargotirto, dan Pendem yang semua masuk di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Sragen.

“Paket Trip Kemukus-Boyolayar itu akan dijual dengan harga Rp50.000/orang. Dengan tiket tersebut, pengunjung sudah dapat makanan ringan, air mineral, dan makan ikan bakar. Dalam perjalanannya, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam dari WKO. Ada juga pedagang nasi pecel gendar pakai perahu di tengah perjalanan,” ujar Bupati saat berbincang dengan wartawan belum lama ini.

Yuni, sapaan akrab Bupati, mengajak wartawan untuk menjajal perjalanan naik perahu yang menyenangkan itu.

Baca Juga: Nikmati WKO, Naik Perahu dari New Kemukus-Boyolayar Bayar Rp50.000

Dia menjelaskan setiap perahu sebenarnya berkapasitas 40 orang, tetapi hanya diisi 15-20 orang untuk safety.

Setiap pengunjung yang naik perahu pun harus memakai rompi pelampung. Dia menyebut ada 17 perahu yang disiapkan untuk pelayanan paket Kemukus-Boyolayar itu.

Dalam perjalanan itu bisa mampir ke keramba milik petani. Di keramba itu, pengunjung bisa memberi makan ikan yang jumlahnya ribuan ekor.

Memberi makan ikan di keramba itu, kata dia, menjadi pengalaman yang menarik dan menyenangkan.

“Di keramba itu bisa langsung beli ikan segar. Atau bisa makan ikan bakar di di keramba itu. Seusai dari keramba, pengunjung pun bisa berziarah ke Makam Nyi Ageng Serang yang ada di tengah WKO. Sosok Nyi Ageng Serang merupakan sosok perempuan pejuang yang pemberani,” ujar Yuni.

Baca Juga: Keliling 3 Kabupaten Cuma 15 Menit Naik Perahu di Waduk Kedungombo

Yuni menerangkan sebelum paket wisata dengan aneka tujuan wisata yang menarik itu dijual ke pengunjung maka desa-desa di jalur perahu itu akan dikumpulkan.

Yuni berharap setiap desa di jalur WKO itu bisa menyiapkan atraksi atau potensi yang bisa dijual untuk pengunjung, seperti adanya kebun klengkeng dan potensi lainnya. Yuni mengatakan tiga desa itu terdiri atas Desa Ngargosari, Desa Ngargotirto, dan Desa Pendem.

“Kami berharap ada kerjasama antardesa yang bisa dioptimalkan untuk menggarap paket Kemukus-Boyolayar. Saat balik ke Kemukus misalnya disiapkan armada penjemputan lewat darat dan seterusnya,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

      Sego Trondol Mbok Kam Boyolali Rp5.000, Beri Penasaran Pengunjung

      Sego Trondol Mbok Kam itu mirip nasi kucing dengan menu bandeng, mi, sambal, dan cap jay.

      Dari Pecandu Kini Jadi Pengedar Narkoba, Warga Baki Dibekuk Polisi

      Tersangka sudah membeli obat-obatan terlarang sebanyak lima kali melalui online.

      Vaksinasi PMK di Sukoharjo Masuki Dosis Kedua

      Jumlah vaksin dosis kedua yang diterima Kabupaten Jamu sebanyak 2.100 dosis. Dari jumlah tersebut telah disuntikkan 1.000 dosis.

      KKN UGM Rintis 3 Desa Wisata di Sambungmacan Sragen, Ini Lokasinya

      3 Desa yang dirintis menjadi desa wisata di Kecamatan Sambungmacan, Sragen memiliki potensi yang berbeda untuk mendatangkan pengunjung menikmati desa wisata.

      Inilah Daftar 19 Desa di Sragen yang akan Menggelar Pilkades

      Pilkades serentak akan berlangsung 25 Oktober 2022

      Cuaca Sukoharjo Selasa 9 Agustus Ini, Cerah Berawan Siang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Selasa (9/8/2022).

      Bukan Magic, Ini Sebab Kebo Bule Keraton Solo Warnanya Putih Kemerahan

      Meski kerap dikaitkan dengan hal-hal magis, warna kulit pada kebo bule seperti yang ada di Keraton Solo bisa dijelaskan secara ilmiah.

      Cuaca Boyolali Selasa 9 Agustus Ini: Cerah Berawan Siang Hari

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Selasa (9/8/2022), tersaji dalam artikel ini secara lengkap.