Sebelum Ditemukan Meninggal, Pasutri Boyolali Kerap Cekcok Hingga Gugat Cerai

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BOYOLALI — Peristiwa tragis meninggalnya Adek Hariyono, 47, dan Muntamah, 40, pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di RT 1/8 Kampung Harjomulyo, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Kamis (21/2/2019), diduga dilatarbelakangi masalah keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, pasangan tersebut sudah memiliki dua anak berusia 7 tahun dan 2,5 tahun. Saat jasad pasutri itu ditemukan, kedua anaknya itu tidak berada di rumah melainkan di rumah saudaranya di wilayah Boyolali.

Rumah yang mereka tinggali itu merupakan rumah kakak kandung Muntamah, Margono, 50. Keduanya tinggal di rumah itu sejak sekitar 2 tahun lalu sedangkan Margono tinggal di rumahnya yang lain di Boyolali.

Margono, 50, mengakui sebelum meninggal keduanya punya masalah keluarga. “Ini [rumah lokasi kejadian] memang rumah saya. Mereka tinggal di sini sudah agak lama. Mereka memang sedang ada masalah,” ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Namun Margono tidak mengungkapkan persoalan yang sedang mereka hadapi tersebut. Saat ditanya apakah keduanya sering cekcok belakangan ini, Margono juga enggan membeberkannya.

“Yang jelas mereka ada masalah. Kalau cekcok saya tidak tahu karena saya tinggal di rumah lain,” ujarnya sebelum pergi bersama polisi untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, salah satu tetangga pasutri tersebut, Heru Basuki, 63, mengatakan hal senada dengan Margono. Menurut Heru, Muntamah sering curhat kepadanya mereka sedang kesulitan ekonomi.

“Saya kurang tahu pekerjaan Adek. Tapi yang saya tahu, dia [Adek] sering diminta orang nyopir mobil. Kalau Mun [Muntamah] berdagang pakaian di Pasar Mojosongo. Kalau pulang dia [Mun] buka showroom di rumahnya karena rumah itu juga jadi showroom [sepeda motor bekas Arjuna Motor]. Mun sering curhat ke saya dan istri saya,” kata Heru yang tinggal di seberang rumah tinggal korban.

Kepadanya, Mun bercerita dia sering cekcok dengan suaminya lantaran masalah ekonomi. Bahkan cekcok tersebut berujung gugatan cerai.

“Mun cerita sudah menggugat cerai. Tapi saya sendiri belum pernah dikasih lihat suratnya [gugatan],” ujar Heru diiyakan istrinya, Sri Wahyuni, 46.

Dalam proses perceraian itu, Mun hanya tinggal bersama kedua anaknya. Saat akan berjualan ke pasar, Mun kerap menitipkan anaknya yang berusia 2,5 tahun kepadanya sebelum mengantar anak pertamanya yang berusia 7 tahun ke sekolah.

“Pulang dari pasar, Mun menjemput anak yang besar di sekolah lalu ke sini mengambil anaknya yang kecil,” lanjutnya.

Dia menambahkan Adek masih kerap datang ke rumah itu. Namun Heru tidak tahu apa yang terjadi di dalam rumah tersebut.

“Kadang Adek masih datang, tapi kami tidak tahu apa yang terjadi di dalam rumah itu. Tapi katanya Adek memang tidak mau digugat cerai Mun,” kata Heru yang mengaku melihat Adek dan Mun kali terakhir di rumah itu pada Rabu (20/2/2019) siang.

Sri Wahyuni mengaku sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi kepada tetangganya itu. “Saya kasihan sama mereka dan terutama anak-anaknya. Bagaimana keduanya nanti kalau tahu orang tuanya sudah meninggal apalagi dengan cara seperti itu,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, Adek Haryono dan istrinya, Muntamah, ditemukan sudah tidak bernyawa di rumah dekat bangjo mati Boyolali, Kamis. Adek ditemukan sudah menggantung di tangga ruang keluarga sedangkan Muntamah ditemukan di kamarnya dengan luka memar di leher.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Mudah Kok, Ini 6 Cara Mendapatkan Uang dari Tiktok

Tidak hanya untuk iseng atau bersenang-senang, aplikasi populer Tiktok dengan durasi video pendek ini juga bisa menghasilkan uang secara online.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Persis Solo Jadi Tim Unggulan Liga 2, Rival Punya Motivasi Tambahan

Atta Halilintar menegaskan timnya tetap optimistis meski berada di Grup C yang notabene grup neraka.

Pengumuman! PLN Perpanjang Promo Diskon Tambah Daya

Program PLN yang menawarkan diskon tambah daya kepada para pelanggannya ini diluncurkan untuk menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Haduh! Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Suami, Kok Bisa Sih?

Waduh seorang suami di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena alat kelami atau penisnya tersangkut dua buah cincin.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Hukum Onani dengan Bantuan Istri dalam Islam, Apakah Diperbolehkan?

Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai hukum onani dengan bantuan tangan istri menurut Islam. Apakah diperbolehkan atau dilarang?

Sponsor Persis Solo Berlimpah, Ini Jumlah dan Macamnya

Keberadaan Kaesang Pangarep bak magnet yang mendorong Persis Solo memiliki finansial berlimpah.

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.