Sebaran Covid-19 Indonesia 30 Juni 2020: Jatim Tambah 331, Jateng 153
Ilustrasi wabah virus corona (Covid-19). (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA – Terdapat tambahan sebanyak 1.293 kasus baru Covid-19 di Indonesia pada 30 Juni 2020. Terkait sebaran Covid-19 di Indonesia pada 30 Juni, Jawa Timur masih menjadi provinsi dengan penambahan kasus tertinggi.

Penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Graha BNPB, Selasa Sore. Dengan tambahan kasus baru tersebut jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 56.385.

"Ada penambahan kasus terkonfirmasi positif pada hari ini sebanyak 1.293 orang sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 56.385. Sementara pasien Covid-19 di Indonesia yang sembuh bertambah 1.006 orang menjadi 24.806. Sementara pasien meninggal bertambah 71 menjadi 2.876," papar Yuri yang disiarkan langsung oleh TV One.

117 Warga Sempol Bimo Klaten Isolasi Mandiri, Makanan Dipasok Dapur Umum

Seperti dikutip dari detik.com, Jawa Timur masih menjadi penyumbang kasus baru terbanyak Covid-19 di Indonesia dengan 331 kasus baru. Disusul kemudian dengan DKI Jakarta dengan 190 kasus, Jawa Tengah 153 kasus, dan Kalimantan Selatan 106 kasus.

Berikut sebaran 1.293 kasus baru Covid-19 di Indonesia pada 30 Juni 2020:

Jawa Timur: 331 kasus baru
DKI Jakarta: 190 kasus baru
Jawa Tengah: 153 kasus baru
Kalimantan Selatan: 106 kasus baru
Sulawesi Selatan: 89 kasus baru
Jawa Barat: 81 kasus baru
Sumatera Utara: 71 kasus baru
Papua: 51 kasus baru
Bali: 49 kasus baru
Sulawesi Utara: 27 kasus baru
Sumatera Selatan: 26 kasus baru
Nusa Tenggara Barat: 21 kasus baru
Sulawesi Tenggara: 18 kasus baru
Maluku: 16 kasus baru
Maluku Utara: 9 kasus baru
Banten: 9 kasus baru
Kalimantan Timur: 8 kasus baru
Kalimantan Timur: 8 kasus baru
Gorontalo: 6 kasus baru
Sulawesi Tengah: 3 kasus baru
Lampung: 2 kasus baru
Kalimantan Utara: 2 kasus baru
Papua Barat: 2 kasus baru
Sulawesi Barat: 1 kasus baru
Aceh: 1 kasus baru

Bareng UMKM, Pertamina Salurkan Bright Gas Rp2,455 Miliar di Boyolali

Pemerintah tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Edukasi ini bisa dimulai oleh kepala keluarga kepada para anggotanya. Harapannya, masyarakat tahu protokol kesehatan ini bukan perintah melainkan kebutuhan.

“Tidak perlu menunggu wilayah kita menjadi kuning atau merah untuk memathui protokol kesehatan. Mulai dari sekarang. Tetap jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun. Dan jangan lupa tetap menjaga pola hidup sehat dan makan makanan bergizi,” tandas Yuri.

Sumber: detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho