Sebaran 69 Kasus Positif Covid-19 Per Desa di Sukoharjo, Kebanyakan OTG
Ilustrasi Covid-19. (Freepik.com)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo terus meningkat menjadi 69 orang pada Sabtu (23/5/2020). Angka ini naik satu kasus setelah tambahan kasus baru dari Kecamatan Mojolaban dari klaster Ijtima Gowa.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan kasus baru itu baru terkonfirmasi Sabtu. Sedangkan satu tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil tes swab diterima pada hari ini.

Ratusan Aparat Siaga di Boyolali, Konvoi-Konvoi Takbir Keliling Dihalau

"Tambahan satu kasus positif Corona dari Kecamatan Mojolaban. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan klaster Ijtima Gowa," kata Yunia, Sabtu petang.

Yunia mengakui kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo terus meningkat. Kasus positif Covid-19 ini didominasi Klaster Ijtima Gowa setelah dilakukan tes swab. Menurut Yunia, tes swab kepada alumni Ijtima Gowa dilakukan lantaran berdasarkan rapid test menunjukkan hasil reaktif.

Pemkot Solo Tak Gelar Salat Idulfitri, Tiadakan Takbir Keliling

Sejauh ini, Yunia mengatakan terdapat 40-an hasil rapid test yang dilakukan pada peserta alumni Ijtima Gowa menunjukkan reaktif. "Dari 40-an itu semua kita uji swab. 35 hasil tes swab baru turun, 30 terkonfirmasi positif, lima negatif. Masih ada beberapa menunggu hasil swab saja," kata Yunia.

Berikut data kasus Covid-19 per desa di Sukoharjo:

Mayoritas OTG

Yunia mengatakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sukoharjo sebagian besar masuk kategori tanpa gejala. Atas kondisi ini pasien tidak menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sebagian harus melakukan isolasi mandiri di rumah dan sebagian di Rumah Sehat Sukoharjo.

Salat Idulfitri di Alun-Alun Batal, Sikap Bupati Karanganyar Jadi Sorotan

Berdasarkan data dari laman corona.sukoharjokab.go.id, orang dalam pemantauan (ODP) ada 660. Mereka terdiri atas 566 orang yang telah selesai masa pemantauan selama 14 hari, 84 orang isolasi mandiri, 8 rawat inap, dan 2 meninggal dunia.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) tetap 20 kasus yang terdiri atas 9 orang rawat inap, 6 isolasi mandiri, dan 5 meninggal dunia. Sedangkan 69 kasus positif Covid-19 di Sukoharjo terdiri atas 24 sembuh, 35 isolasi mandiri, 6 dirawat, dan 4 meninggal dunia.

Meski Batal, Bupati Klaim Salat Id Alun-Alun Karanganyar Sesuai Ketentuan

"Kami proaktif melakukan rapid test terhadap kontak erat untuk bisa mengetahui dengan cepat. Jika hasilnya reaktif langsung kami tindaklanjuti dengan tes swab sehingga penanganan bisa dengan cepat dilakukan,” jelasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho