Sebagian Logistik Pilkada Wonogiri Sudah Diterima KPU, Ada Ember Segala
Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Thantowi (tengah), Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat (kiri), dan Ketua KPU Wonogiri, Toto Sih Setyo Adi, mengecek ember penampung limbah di salah satu ruangan Kantor KPU Wonogiri, Sabtu (14/11/2020). Ember itu merupakan salah satu logistik pilkada 2020 yang sudah diterima KPU Wonogiri. (Solopos.com/Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI — Pilkada yang digelar di tengah pandemi Covid-19 membuat teknis pelaksanannya sedikit berbeda dengan pilkada pada umumnya. Hal ini juga mempengaruhi pada logistik yang harus disiapkan KPU.

Dari data yang Solopos.com peroleh, logistik pilkada tahun ini terbagi menjadi dua, yakni logistik alat pelindung diri atau APD dan logistik pemilihan. Logistik APD yang telah diterima KPU Wonogiri meliputi cairan disinfektan 2.401 boks, masker kain 16.216 helai, dan tisu 21.088 pak. Selain itu ada ember penampung limbah 4.366 buah, semprotan/spryer 2.300 unit (kurang 69 unit), dan fasilitas cuci tangan 4.366 paket. Logistik itu diterima sejak 10 November lalu.

Eks Karyawan PD BKK Eromoko Korupsi Rp470 Juta

Sementara, logistik pemilihan yang sudah diterima KPU, yakni kotak suara 2.099 buah, tinta 4.046 botol, dan pipet tetes 4.046 buah. KPU masih memiliki banyak bilik suara terbuat dari alumunium. Bilik suara yang dibutuhkan 8.092 buah. Perinciannya, setiap tempat pemungutan suara atau TPS mendapatkan empat bilik. Jumlah TPS di Wonogiri tercatat 2.023 TPS. Bahkan, bilik tersebut sudah didistribusikan hingga ke tingkat Panitia Pemungutan Suara atau PPS/panitia tingkat desa.

Ketua KPU Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, kepada Solopos.com, Sabtu (14/11/2020), mengatakan logistik APD dan pemilihan yang sudah diterima baru sebagian kecil. Pengiriman logistik masih terus berlangsung hingga akhir November mendatang. Logistik yang datang semakin banyak, sehingga KPU tak bisa hanya mengandalkan tempat penyimpanan di Kantor KPU. KPU akan menyewa Gedung PGRI selama sebulan untuk menampung seluruh logistik. Logistik yang kini ditaruh di tempat penyimpanan di Kantor KPU akan dipindah ke Gedung PGRI.

Pasutri di Tirtomoyo Wonogiri Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur

“Gedung PGRI itu juga sekaligus menjadi tempat penyetingan logistik dan pelipatan surat suara,” ucap Toto.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom