SE Wali Kota Solo 15-28 Juni: Pelaku Perjalanan Nginap Wajib Bawa Hasil Tes Negatif Covid-19

SE Wali Kota Solo 15-28 Juni 2021 salah satunya mengatur syarat pelaku perjalanan menginap di Solo wajib membawa hasil tes negatif Covid-19.

 Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Instagram/@gibran_rakabuming)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Instagram/@gibran_rakabuming)

Solopos.com, SOLO -- Surat Edaran atau SE Wali Kota Solo No 067/1869 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro telah terbit pada Selasa (15/6/2021) dan berlaku hingga 28 Juni 2021.

Salah satu poin yang diatur dalam SE itu adalah tentang pelaku perjalanan lintas kota/kabupaten/provinsi yang menginap di Kota Solo. Mereka wajib membawa hasil tes negatif Covid-19 yang berlaku 2x24 jam.

Setiap pelaku perjalanan yang menginap akan diperiksa oleh Satgas Jogo Tonggo saat masuk hotel/losmen/guest house/sebutan lainnya.

Baca Juga: Puluhan Pengunjung dan Pedagang Pasar Ikan Balekambang Solo Dites Swab, Ini Hasilnya

Selain tentang pelaku perjalanan, SE yang ditandatangani Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka itu juga melarang pedagang bermobil berjualan di sekitar Pasar Cinderamata, Pasar Klewer, dan Alun-alun Utara Keraton Solo.

Aturan lainnya, yakni pembatasan di tempat kerja/perkantoran dengan pembagian pola kerja, 50% work from home (WFH) atau bekerja dari rumah dan 50% bekerja dari kantor.

Baca Juga: SE Terbaru Wali Kota Solo: Warga Positif Covid-19 Dikirim Ke STP!

Tempat Isolasi Terpusat

“Bekerja di kantor dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat berdasarkan kapasitas ruang kerja. Pengaturan waktu kerja secara bergantian. Selama WFH tidak melakukan mobilitas ke daerah lain, dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring,” tulis SE tersebut.

Sementara itu, saat diwawancarai wartawan, Selasa (15/6/2021), Gibran menegaskan soal pemanfaatan Solo Technopark (STP) untuk tempat isolasi terpusat bagi warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Kami juga akan mengaktifkan rumkitlap [rumah sakit lapangan],” katanya.

Baca Juga: Nekat Berjualan, 5 Pedagang Bermobil Dari Zona Merah Covid-19 Dijaring Satpol PP Solo

Ihwal event sepak bola Piala Wali Kota Solo yang bakal digelar akhir bulan ini, Gibran mengaku belum membuat keputusan. Kendati begitu, Gibran sudah mendapatkan pesan dari Gubernur dan Kapolda Jawa Tengah untuk mengurangi aktivitas yang menimbulkan kerumunan.

Sedangkan mengenai pembelajaran tatap muka (PTM) anak sekolah, menurut Gibran, akan dilihat dulu kebijakan dari pemerintah pusat seperti apa. "Dari awal, kami berkomitmen PTM dimulai pada Juli, guru dan staf sekolah sudah divaksin. Kami lihat saja ke depan,” tegasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Perempuan Boyolali Pecah Ketuban saat Hendak Tes SKD CPNS Solo

Seorang peserta seleksi CPNS Solo mengalami pecah ketuban saat menunggu giliran tes SKD di Auditorium UNS Solo.

Wisata Klaten Masih Tutup, Umbul Pelem Kehilangan Pendapatan hingga Rp1 Miliar

Objek wisata air Umbul Pelem, Desa Wunut, Kecamatan Tulung hingga kini masih tutup. Pendapatan yang hilang mencapai Rp1 miliar.

Belasan Makam di Polokarto Sukoharjo Dirusak, Batu Nisan Pecah Berserakan

Belasan makam di kompleks Permakaman Muslim Polokarto, Sukoharjo, dirusak orang tak bertanggung jawab, nisan pecah.

PPKM Solo Bertahan di Level 3 Meski Jumlah Kasus Covid-19 Jauh Menurun

Status PPKM Solo tetap bertahan di level 3 meski penambahan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 sudah jauh menurun.

Jadi Objek Wisata di Sragen, Ini Sejarah Gua Kuno Persembunyian Pangeran Mangkubumi

Gua kuno yang pernah menjadi tempat persembunyian Pangeran Mangkubumi di Dukuh Gebangkota, Desa Gebang, Masaran, Sragen, dikembangkan menjadi objek wisata

Vaksinasi Siswa SMA Sederajat di Wonogiri Rampung, PTM Kapan Digelar?

Vaksinasi dosis pertama sasaran siswa SMA/SMK sederajat di Kabupaten Wonogiri sudah rampung pada awal pekan ini.

Gua Kuno Tempat Persembunyian Pangeran Mangkubumi Jadi Objek Wisata di Sragen

Sebuah gua kuno yang pernah menjadi tempat persembunyian Pangeran Mangkubumi di Dukuh Gebangkota, Desa Gebang, Masaran, Sragen, dikembangkan menjadi objek wisata.

Hunian Warga di 4 RW Kelurahan Semanggi Solo Mulai Dirobohkan, Ada Apa Ya?

Seratusan hunian di lahan hak pakai (HP) empat wilayah RW Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, mulai dirobohkan, Minggu (19/9/2021).

Asale Sungai Bengawan Solo Mengalir dari Wonogiri ke Gresik

Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Pulau Jawa memiliki sejarah maritim yang penting pada masa Majapahit.

Cerita Warga Klaten Jadi Miliarder Berkat Uang Ganti Rugi Tol, Beli Mobil Malah Tabrak Pagar

Kepala Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, Gunawan Budi Utomo, mengatakan sejumlah warganya menjadi miliarder setelah mendapat uang ganti rugi proyek Tol Solo-Jogja.

Bulan Depan, Sekolah di Sukoharjo Berencana Tambah Kuota Siswa Hingga 50% saat PTM Terbatas

Sekolah negeri berencana menambah jumlah siswa yang mengikuti PTM terbatas dan simulasi hingga maksimal 50 persen dari total jumlah siswa pada Oktober.

Jadi Miliarder Berkat Jalan Tol Solo-Jogja, Warga Klaten Bangun 2 Rumah Sekaligus

Seorang warga Dusun Ngentak, Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, Ika Saraswati, menjadi miliarder baru setelah mendapat uang ganti rugi lahan proyek Jalan Tol Solo-Jogja.

33 Sekolah di Kota Solo Mulai PTM Pekan Depan, Ini Datanya

Sebanyak 9 SD dan 24 SMP di Solo akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin (20/9/2021) pekan depan.

Daftar 25 Wilayah Rawan Tsunami di Pulau Jawa, 4 di Jateng Termasuk Wonogiri

Inilah 25 wilayah di Pulau Jawa yang memiliki potensi rawan bencana tsunami dan gempa bumi.

Potensi Tsunami 33,5 Meter di Wonogiri, 6 Pantai Ini Berpotensi Terdampak

Wonogiri menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana tsunami dengan ketinggian hingga 33,5 meter.