Mendagri Keluarkan SE, Satpol PP Harus Humanis dan Manusiawi

Sejauh ini, ada sejumlah laporan dari masyarakat yang menerima tindakan berlebihan dari petugas Satpol PP.

 Mendagri Tito Karnavian. (Antaranews.com)

SOLOPOS.COM - Mendagri Tito Karnavian. (Antaranews.com)

Solopos.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersikap humanis. Mendagri juga berharap Satpol PP bisa menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat.

Satpol PP menjadi perangkat pemerintahan daerah yang juga ikut dalam penanganan PPKM Darurat Jawa-Bali dalam segi penegakan hukum. Akan tetapi sejauh ini, ada sejumlah laporan dari masyarakat yang menerima tindakan berlebihan dari petugas Satpol PP.

Karena itu, Tito akan mengeluarkan surat edaran (SE) yang berisi instruksi supaya petugas Satpol PP di lapangan bisa memahami cara pendekatan yang baik kepada masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Larang Salat Iduladha di Wilayah PPKM Darurat

“Kami juga akan keluarkan surat edaran malam ini, dalam rangka pemberlakuan PPKM mulai dari arahan kepada jajaran Satpol PP agar tegas, humanis, manusiawi, tidak berlebihan,” kata Tito dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (17/7/2021).

Dalam surat edaran itu pula, Tito meminta agar Satpol PP mengevaluasi PPKM secara reguler. Selain itu, jajaran Satpol PP diminta memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang tengah kesulitan dalam segi ekonomi.

“Jadi tidak hanya tindak tegas, tapi ada bantuan baik dalam bentuk sembako, masker, makanan sehat, hand sanitizer, dan lain-lain,” ungkapnya.

Baca Juga: Anggaran Penanganan Covid-19 dan PEN Naik Jadi Rp744,7 Triliun

Surat edaran itu akan dikirimkan kepada seluruh kepala daerah. Rencananya Tito langsung mengirimkan pada Sabtu (17/7/2021) malam. “Ini surat edaran akan kami edarkan kepada seluruh kepala daerah dan akan kami lakukan monitoring.”


Berita Terkait

Berita Terkini

Enam Strategi Indonesia Mencapai Netral Karbon pada 2060

Pemerintah merumuskan enam strategi mencapai netral karbon atau net zero emission pada 2060. Salah satunya adalah pemanfaatan energi nuklir.

Demo BEM SI 2 Tahun Jokowi Ma'ruf Memanas, Massa Bakar Ban

Massa dari BEM Seluruh Indonesia (SI) membakar ban di lokasi demonstrasi 2 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma'ruf Amin.

Polisi Gunakan Mobdin Buat Pacaran, Kompolnas: Itu Duit APBN!

Poengky meminta anggota Polri bersikap profesional dalam menjalankan tugas.

2 Tentara Pembantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina Menunggu Sanksi

Rachel Vennya mengaku tidak melakukan karantina karena kangen dengan anak-anaknya, setelah liburan bersama pacarnya Salim Naudererd di Amerika Serikat.

13.666 Orang Desak Selebgram Rachel Vennya Dihukum

Petisi desakan menghukum Rachel Vennya dimulai oleh Natyarina Avie dan kini telah ditutup dengan 13.666 pendukung.

Siap-Siap Sanksi! Polisi Gunakan Mobil Dinas PJR untuk Pacaran

Terkait ulah Bripda Arjuna Bagas, Kepala Induk Turangga 04 Jagorawi Kompol Fitrisia Kamila mengatakan yang bersangkutan saat ini diperiksa di Paminal Mabes Polri.

Larangan Demo di Malioboro Disoal, Sri Sultan: Saya Enggak Koreksi!

Peraturan terkait larangan demo di kawasan Malioboro, Yogyakarta yang termuat dalam Pergub DIY dipersoalkan Ombudsman RI (ORI) DIY.

Cegah Infeksi Virus dengan Terapi Cuci Hidung di Masa Pandemi

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) Hemastia Manuhara mengatakan terapi cuci hidung dapat dilakukan sebagai upaya memperkuat kesehatan tubuh

Ini Bukti Van der Wijck, Titanic-nya Indonesia Ditemukan di Lamongan!

Keyakinan itu bangkai Van der Wicjk berdasarkan berbagai bukti serta kesaksian dari masyarakat di sekitar wilayah itu.

Lava Gunung Api Cumbre Vieja Hanguskan 800 Hektare Lahan di Spanyol

Lebih dari 7.000 orang dari total populasi 85.000 di La Palma, Spanyol telah dievakuasi dari rumah mereka sejak dimulainya letusan pada 19 September 2021. 

Perlu Integrasi Mitigasi Perubahan Iklim dan Pemulihan Dampak Covid-19

Perubahan iklim mendorong peningkatan frekuensi, intensitas, dan durasi kejadian kekeringan, mengancam ketahanan air, sanitasi, dan produktivitas pangan, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan paparan polutan.

Tiga Kemungkinan Alasan Vaksin Booster Layak Diberikan Menurut WHO

Menurut Direktur Departemen Imunisasi, Vaksin dan Biologi World Health Organization (WHO) Dr. Katherine O'Brien, terdapat tiga kemungkinan alasan vaksin booster bisa diberikan kepada warga.

Terkuak! Begini Cara Pinjol Ilegal di Sleman Cari Nasabah

Perusahaan pinjol ilegal di Kabupaten Sleman, DIY menggunakan layanan SMS blast dan aplikasi Get Contact untuk mencari nasabah.

Kasus Varian Baru Covid Muncul di Rusia, Lebih Menular dari Delta

Pemerintah Rusia melaporkan sejumlah infeksi Covid-19 varian baru yang diyakini lebih menular dari varian Delta.

 WHO: Pandemi Covid-19 Lanjut sampai 2022

WHO menyatakan bahwa pandemi Covid-19 kemungkinan akan berlangsung lebih lama sampai 2022 karena vaksinasi lambat.