Kategori: Sragen

SE ketentuan dan jadwal pelunasan BPIH belum turun, Calhaj Sragen resah


Solopos.com/

Sragen (Solopos.com) - Sebagian calon jamaah haji tahun 2011 di Kabupaten Sragen mulai resah menyusul tak kunjung turunnya surat edaran (SE) ketentuan dan jadwal pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH).

Kasi Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Drs H Fahrudin MAg, mengungkapkan kondisi itu saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Jumat (15/7/2011). “Berkaca pada tahun lalu, sosialisasi pelunasan BPIH sudah dimulai Juli. Sedangkan pelunasan BPIH dijadwalkan awal Agustus. Namun hingga pertengahan Juli tahun ini belum ada edaran dari pusat,” katanya.

Dia menambahkan ketentuan dan jadwal pelunasan biasanya juga mencantumkan nominal biaya yang harus dibayarkan. Sebagai contoh tahun 2010 lalu dengan nilai setoran awal Rp 20 juta biaya pelunasan sekitar Rp 9.943.000. Biaya pelunasan juga tergantung nilai tukar rupiah terhadap dollar. Tahun ini, jelas Fahrudin, kendati rupiah menguat di kisaran Rp 8.500, namun diperkirakan biaya pelunasan tetap tinggi. Sedangkan teknis pelunasan di bank penerima setoran yang telah ditunjuk. “Saat ini proses pembuatan paspor sudah jadi. Persoalannya tinggal jadwal pelunasan yang belum turun dari pusat. Kami sebatas tunggu saja,” imbuhnya.

Fahrudin menambahkan, hingga Jumat siang tercatat 29 jamaah calon haji Bumi Sukowati mengundurkan diri. Alasan mereka beragam mulai dari kendala teknis, hamil serta sakit. Mulanya jamaah calon haji Sragen tahun ini mencapai 848 orang. Namun praktiknya yang memroses paspor hanya 775 orang plus jamaah yang telah memiliki paspor 44 orang. “Dengan mundurnya 29 calon haji dimungkinkan masih ada penambahan jamaah lagi. Tapi tergantung ada tidaknya calon haji asal Sragen dalam daftar pengantre di Jateng,” terangnya.

Fahrudin menerangkan waiting list jamaah haji di Jateng termasuk Sragen telah mencapai tahun 2017. Kuota calon jamaah haji Jateng 29.435 orang. Mengenai waktu pemberangkatan calon jamaah haji masih menunggu qur’ah atau pengundian kloter yang diperkirakan pada bulan Oktober.

kur

Share
Dipublikasikan oleh
R. Bambang Aris Sasangka