SDN di Wonosamodro Boyolali Dirusak, Kadisdikbud: Tidak Ada Barang Hilang

Gedung SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali dirusak orang tak dikenal hingga mengakibatkan 37 kaca jendelanya pecah.

 SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, dirusak hingga mengakibatkan 37 kaca rusak. Foto diambil Jumat (3/9/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, dirusak hingga mengakibatkan 37 kaca rusak. Foto diambil Jumat (3/9/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Darmanto, mengatakan tak ada barang hilang di SD Negeri 2 Gunungsari, Wonosamodro, yang dirusak orang tak dikenal.

PromosiPemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024

Darmanto mengaku sudah meminta keterangan pengelola sekolah. Dari keterangan tersebut diketahui selama ini tidak ada masalah antara sekolah dengan masyarakat sekitar.

Sedangkan mengenai barang yang hilang, Darmanto mengatakan berdasarkan informasi yang ia peroleh juga tidak ada. “Laporannya [polisi] enggak ada kehilangan, hanya kerusakan,” kata Darmanto seperti dikutip detikcom, Jumat (3/9/2021).

Baca Juga: SD Negeri di Wonosamodro Boyolali Dirusak Orang Tak Dikenal, 37 Jendela Pecah

Sebagaimana diinformasikan, SD Negeri 2 Gunungsari, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali, dirusak orang tak bertanggung jawab. Peristiwa itu diketahui pada Kamis (2/9/2021).

Sebanyak 37 kaca jendela kelas dan perpustakaan dilaporkan rusak akibat dipecah. Berdasarkan pantauan Solopos.com, Jumat (3/9/2021), sejumlah kaca jendela kelas di sekolah pecah berantakan.

Sedangkan di gedung perpustakaan SDN tersebut, kaca jendela pecah dan sebagian masih terpasang pada daun jendela. Puing-puing pecahan kaca sudah dibersihkan.

Baca Juga: Waduh, Truk Pakan Ikan Tersangkut Gapura di Sudimoro Boyolali

Lima Saksi Diperiksa Polisi

Kepala SDN 2 Gunungsari, Boyolali, Wahid Sri Wahyono, mengatakan peristiwa kaca dirusak dan dipecah itu tersebut kali pertama diketahui, Kamis pagi, saat para guru datang ke sekolah.

“Waktu itu [Kamis] saya datang ke sekolah. Sudah ada penjaga sekolah dan guru yang datang. Mereka melaporkan kalau kaca-kaca jendela sekolahan dirusak orang,” katanya saat ditemui di sekolahnya, Jumat.

Sementara itu, Polres Boyolali masih menyelidiki kasus perusakan bangunan sekolah itu. Sudah ada lima orang saksi yang diperiksa polisi.

Baca Juga: Uji Coba PTM di SMPN 1 Boyolali Dimulai, Pekan Depan Diharapkan Sekolah Lain Menyusul

“Kami belum bisa mengekspos hasil penyelidikan, karena kami masih berproses. Kami laksanakan penyelidikan lebih dahulu,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond, Jumat (3/9/2021).

Morry tak memberi data detail terkait para saksi tersebut. Namun dari lima orang saksi antara lain, kepala sekolah dan sejumlah guru.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

Gibran Ingin Sentra IKM Pasar Mebel Gilingan Solo Dibikin Seperti IKEA

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin agar sentra IKM di lahan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, bisa dibangun menjadi seperti IKEA.

Desa Wisata di Klaten Harus Bersinergi, Jangan Saling Bunuh

Setiap desa yang memperoleh SK Bupati Klaten dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desa.

Giliran Partai Gerindra Sragen Laporan Edy Mulyadi ke Polisi

Anggota DPRD dan pengurus DPC Partai Gerindra Sragen melaporkan Edy Mulyadi ke Polres Sragen dengan tuduhan menghinda dan mencemarkan nama baik Prabowo Subianto.

Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh

Bupati Joko Sutopo mengatakan peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.

Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen

Seorang pedagang sayur dan pengguna jalan terjungkal di Jembatan Dungluwak yang ambrol pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB.

2 Perempuan Diduga PSK Online Ditangkap di Solo, Salah Satunya ABG

Dua perempuan diduga pekerja seks komersial atau PSK online tertangkap bersama teman kencan mereka di salah satu rumah indekos kawasan Serengan, Solo.

Ini Aturan yang Bikin Tenaga Honorer Ketir-Ketir akan Nasib Mereka

Pemerintah mengeluarkan PP No 49/2018 tentang Manajemen PPPK yang mengatur penghapusan tenaga honorer.

Perusahaan Listrik Pertama Indonesia Ada di Solo?

Perusahaan listrik swasta yang didirikan pihak Kadipaten Mangkunegaran yang berbasis di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi salah satu yang tertua di Indonesia.

Ambyar... Pagar Tembok SMAN 1 Kemusu Boyolali Jebol Diterjang Banjir

Hujan deras berlangsung lebih dari dua jam, air yang awalnya tertahan akhirnya mampu menjebol pagar SMAN 1 Kemusu yang terbuat dari tembok.

Pemkab Sragen Tanggung Biaya Pengobatan Korban Jembatan Ambrol

Dua orang jadi korban Jembatan Dluwek di Kedawung, Sragen, yang ambrol. Pemkab Sragen akan menanggung biaya pengobatan kedua korban.

Asal Usul Sejarah Palur, Bermula dari Gazebo di Pertigaan Jalan

Berikut ini cerita asal usul dan sejarah dari Desa Palur yang ternyata ada kaitannya dengan gazebo di pertigaan jalan dan Mbah Mbenggol.

Kisah Kiai Konang, Senopati Majapahit Jadi Asal Usul Bekonang

Sosok Kiai Konang, senopati Kerajaan Majapahit, konon berkaitan dengan sejarah asal-usul Desa Bekonang di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kantor J&T Cargo Masaran Sragen Dibobol Maling, Ini Nopol Motor Pelaku

Kantor J&T Cargo di Masaran, Sragen dibobol maling. Aksi pelaku terekam kamera CCTV.

Jembatan Dungluwak Sragen Amblek, 2 Pengendara Motor Jadi Korban

Jembatan Dungluwak di Desa Celep, Kedawung, Sragen amblek, Jumat (28/1/2022), pukul 02.30 WIB sehingga mengakibatkan dua orang pengendara motor menjadi korban.