SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta–Presiden SBY berduka atas ledakan bom di Hotel Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Dia memperkirakan ledakan bom ini dilakukan oleh teroris.

“Aksi ini diperkirakan dilakukan kelompok teroris. Meski belum tentu kelompok teroris ini yang kita kenal selama ini,” kata SBY dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (17/7). Hingga pukul 14.00 WIB, jumpa pers masih berlangsung.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

SBY prihatin dengan adanya ledakan bom tersebut. Dia menyebut ledakan bom tersebut sebagai titik hitam dalam sejarah Indonesia.

Sebelum menggelar jumpa pers, SBY menggelar rapat koordinasi dengan anggota kabinet terkait. Hadir antara lain Menko Polkam Widodo AS, Panglima TNI Jenderal Pol Djoko Santoso dan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Para anggota kabinet ini juga ikut bersama SBY saat menggelar jumpa pers.

Bom meledak di JW Marriott pada pukul 07.45 WIB. Setelah itu, pukul 07.47 WIB, ledakan kedua terjadi di Hotel Ritz Carlton.

dtc/fid

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya