Saung Diterjang Banjir, Kakek di Brebes Terseret Arus Sungai Pemali

Seorang kakek di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan hanyut akibat banjir yang melanda Sungai Pemali.

 Petugas dari Basarnas Cilacap bersiap melakukan pencarian kakek yang hanyut di Sungai Pemali, Sabtu (4/12/2021). (Solopos.com-Basarnas Cilacap)

SOLOPOS.COM - Petugas dari Basarnas Cilacap bersiap melakukan pencarian kakek yang hanyut di Sungai Pemali, Sabtu (4/12/2021). (Solopos.com-Basarnas Cilacap)

Solopos.com, BREBES — Nasib nahas menimpa seorang kakek di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng). Kakek bernama Rastub, 68, warga Pengarasan RT 004/RW 001, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, itu dilaporkan tenggelam di Sungai Pemali, Sabtu (3/12/2021).

Kepala Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya, mengatakan korban dikabarkan hanyut dan tenggelam di Sungai Pemali, Sabtu sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu, korban tengah berada di saung yang terletak di ladang tanaman jagung.

Informasinya, korban berangkat ke saung sejak Jumat (3/12/2021) petang, sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, pada Sabtu (4/12/2021) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB, terjadi banjir besar di Sungai Pemali.

Baca juga: Pergi dari Rumah, Kakek-kakek Diduga Hanyut di Kali Buntung Sukoharjo

“Saat berada di saung, korban terlelap, sehingga tidak sadar ada banjir. Kemudian, sekitar pukul 05.00 WIB, dilakukan pencarian oleh keluarga korban dan warga. Namun, keluarga korban dan warga menemukan saung sudah hanyut terbawa banjir. Kemungkinan korban ikut terbawa,” ujar Nyoman dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Sabtu.

Nyoman menambahkan begitu mendapat laporan adanya warga yang hanyut terbawa arus Sungai Pemali, pihaknya langsung menerjunkan regu penyelamatan untuk melakukan pencarian. Regu penyelamat dilengkapi peralatan air untuk menemukan korban.

“Pencarian sudah dilakukan oleh unsur terkait. Namun, hingga kini belum juga membuahkan hasil,” ujar Nyoman.

Baca juga: Awas! Sungai Bengawan Solo Zona Merah Kecelakaan Air

Nyoman mengaku tim SAR gabungan mengalami kendala dalam melakukan operasi pencarian terhadap kakek berusia 68 tahun asal Brebes itu. “Kendala di lapangan sementara arus sungai yang masih kencang,” ujar Nyoman.

Berita Terkait

Espos Plus

Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

+ PLUS Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

Teknologi drone berkembang pesat. Kegunaan drone makin beragam di banyak sektor. Perusahaan-perusahaan drone mengembangkan pasar berbasis kebutuhan dan manfaat.

Berita Terkini

Umbul Senjoyo Salatiga, Situs Peninggalan Pajang di Lereng Merapi

Umbul Senjaoyo di Kota Salatiga ini disebut-sebut sebagai situ peninggalan Kerajaan Pajang yang berada di kawasan timur lereng Gunung Merapi.

Banjir Landa Kota Pekalongan, Ratusan Warga Mengungsi

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekalongan sejak Rabu (19/1/2022) sore hingga Kamis (20/1/2022) dini hari membuat sejumlah wilayah tergenang air atau dilanda banjir.

Diguyur Hujan, Kudus Dilanda Banjir & Longsor

Sekitar 200 unit rumah warga di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah teredam banjir akibat curah hujan tinggi.

Wanita Boyolali Ngaku Diperkosa, Polda: Pelaku Bukan Polisi

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, membantah pelaku yang diduga memperkosa wanita asal Simo, Boyolali, adalah anggota polisi.

Pelabuhan Tegal Macet Pol, Ratusan Kapal Nelayan Gagal Melaut

Pelabuhan Jongor di Kota Tegal, Jawa Tengah, penuh sesak akibat ratusan kapal nelayan gagal melaut.

Uang Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Capai Triliunan

Pelaksana proyek Tol Jogja-Bawen telah menyiapkan uang mencapai triliunan rupiah untuk membayar ganti rugi lahan warga yang terdampak.

Cupu Manik Astagina, Pusaka Pembawa Petaka

Cupu Manik Astagina adalah benda pusaka pembawa petaka yang berkaitan dengan kisah dua kera bersaudara, Subali dan Sugriwa.

Sumpah Sabdo Palon Hancurkan Tanah Jawa

Sabdo Palon bersumpah akan kembali ke Tanah Jawa sekitar 500 tahun terhitung setelah Kerajaan Majapahit runtuh.

Ini Isi Ramalan Sabdo Palon Nagih Janji

Inilah isi ramalan yang memuat bait sumpah Sabdo Palon kembali ke tanah Jawa setelah 500 tahun runtuhnya Kerajaan Majapahit.

Ramalan Sabdo Palon Nagih Janji, Obrak-Abrik Tanah Jawa?

Dalam sebuah ramalan disebutkan Sabdo Palon bersumpah kembali ke Tanah Jawa setelah 500 tahun sejak keruntuhan Kerajaan Majapahit.

Pesta Miras, 5 Orang di Cepu Meninggal Beruntun

Sebanyak lima orang meninggal secara berurutan seusai menggelar pesta minuman keras atau miras di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng).

Buron 3,5 Tahun, Tersangka Pembunuhan di Jepara Ditangkap

Aparat Polres Jepara menangkap seorang tersangka kasus pembunuhan bermotif perselingkuhan yang telah menjadi buron selama 3,5 tahun.

Viral Foto KTP Dijual di NFT, Ini Kata Guru Besar Tempat Ghozali Kuliah

Guru besar Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menanggapi viralnya data pribadi atau foto KTP yang dijual sebagai NFT di situs web OpenSea.

Rumah BUMN, Wujud Dukungan Semen Gresik Untuk UMKM Jateng

Program yang telah dilakukan PT Semen Gresik, yaitu mengoptimalkan fungsi Rumah BUMN dalam mentoring dan kurasi produk UMKM.

Goa Jatijajar Jadi Tambang Fosfat Besar di Masa Penjajahan Jepang

Goa Jatijajar di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pernah menjadi tambang fosfat besar pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.