Satroni Rumah Kosong di Andong Boyolali Saat Ramadan, 2 Maling Tertangkap

Aparat Polres Boyolali menangkap dua pencuri yang menyatroni rumah di kawasan Andong, Boyolali, pada Ramadan, 31 Mei lalu.

Satroni Rumah Kosong di Andong Boyolali Saat Ramadan, 2 Maling Tertangkap

SOLOPOS.COM - Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro (kedua dari kanan) menanyai maling yang tertangkap di Mapolres setempat, Jumat (21/6/2019). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, BOYOLALI -- Aparat Polres Boyolali menangkap dua pencuri yang menyatroni rumah di kawasan Andong, Boyolali, pada Ramadan, 31 Mei lalu.

Tersangka pencuri itu yakni Nurul Huda, 29, dan Dwi Mahindra, keduanya warga Sumberagung, Kecamatan Klego, Boyolali. Mereka ditangkap beberapa waktu lalu oleh aparat Polres Boyolali di dua tempat berbeda di Boyolali.

Sementara itu, satu tersangka lainnya berinisial HAR sampai saat ini masih buron. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, pencurian tersebut terjadi 31 Mei lalu di rumah yang kosong karena ditinggal Salat Tarawih di masjid.

Saat itu dari ketiga tersangka HAR bertugas masuk ke rumah untuk mengambil barang-barang milik korban. HAR masuk ke rumah melalui jendela dengan cara mencongkel menggunakan linggis, sedangkan Nurul Huda dan Dwi bertugas mengamati situasi dari luar rumah.

Saat itu, ketiganya berhasil membawa kabur antara lain satu sepeda motor Yamaha Jupiter MX, satu ponsel merek Oppo, dan satu ponsel merek Asus. Atas peristiwa tersebut pemilik rumah kemudian melapor ke polisi.

Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan laporan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. “Setelah kami melakukan penyelidikan akhirnya mengarah kepada kedua tersangka ini dan kami pun segera melakukan penangkapan. Tapi untuk satu tersangka lainnya masih buron,” ujarnya kepada wartawan di Mapolres Boyolali, Jumat (21/6/2019).

Polisi juga mengamankan barang bukti hasil kejahatan tersebut berupa sepeda motor, ponsel, dan linggis yang dijadikan pelaku mencongkel jendela. Kepada polisi, kedua tersangka mengaku kenal HAR saat bekerja di bengkel wilayah Banjar Patroman, Jawa Barat.

Setelah lama tak bertemu, HAR menemui Nurul Huda di Klego, dan di sana ada Dwi. Ketiganya pun merencanakan pencurian. Nurul Huda dan Dwi bertugas mencari rumah sasaran, sedangkan eksekutornya adalah HAR.

Saat kedua tersangka ditangkap polisi, barang hasil curian telah dijual. Nurul Huda dan Dwi mendapat bagian Rp5,5 juta.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Boyolali Iptu Mulyanto mengatakan hingga saat ini HAR belum tertangkap. “Belum [belum tertangkap/buron],” ujarnya melalui pesan Whatsapp, Senin (24/6/2019).

Berita Terkait

Berita Terkini

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).

Inilah Tanda-Tanda Ban Sepeda Motor Harus Diganti

Rider sepeda motor wajib mengetahui kondisi ban saat berkendara karena ban menjadi salah satu komponen inti yang memberikan jaminan keselamatan.  

Gempa M 7,2 Guncang Nias

Gempa Bumi bermagnitudo (M) 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatra Utara, Jumat (14/5/2021)