Satpam PAN Brothers Sragen yang Ditemukan Tewas Dikenal Tertutup
Tim SAR mengevakuasi jenazah satpam Sugiyanti di tepi Sungai Bengawan Solo wilayah Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Kamis (4/6/2020) pagi. (Istimewa-relawan)

Solopos.com, SRAGEN — Sugiyanti, 30, wanita asal Jenak RT 007/RW 002, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ditemukan tak bernyawa. Jasad anggota satpam PT PAN Brothers Sragen itu ditemukan di Sungai Bengawan Solo, Dukuh Cermo, RT 011, Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo.

Di mata tetangga, baik Suroyo maupun Sugiyanti sama-sama dikenal pendiam atau tertutup. Bahkan bila tidak disapa, Sugiyanti tidak tersenyum kepada orang yang disapanya.

Heboh Sepatu Berlogo PKI Dijual di Jalan Kramat Jaya, Cek Faktanya

Para tetangga tidak mengetahui apakah sempat terjadi keributan di rumah Sugiyanti sesaat sebelum dia dinyatakan hilang. Meski dikenal pendiam, kehidupan keluarga Sugiyanti dengan suaminya, Suroyo, terlihat harmonis.

“Saya tidak tahu [ada keributan atau tidak]. Kelihatannya sih harmonis. Dia dan suami sama-sama warga asli Patihan,” jelas warga sekitar tempat tinggal si anggota satpam PT Pan Brothers itu, Anto, kepada Solopos.com, Kamis (4/6/2020).

Calhaj Sukoharjo Ini Pasrah Batal Berangkat Haji Setelah Antre 9 Tahun

Hasil pernikahan keduanya telah dikaruniai dua buah hati yang masih kecil. “Anak pertama perempuan duduk di Kelas IV SD. Sementara anak kedua laki-laki umur sekitar satu tahun. Anaknya masih kecil-kecil, kami sebagai tetangga tentu merasa kasihan,” paparnya.

Hingga kini, belum bisa dipastikan penyebab kematian dari Sugiyanti. Hingga berita ini ditulis, tim Inafis dari Polres Sragen masih menggelar autopsi untuk mengungkap penyebab kematian anggota satpam PT PAN Brothers Sragen itu.

5.310 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Angka Kematian Dekati Jakarta

Setelah dievakuasi sukarelawan, polisi membawa jenazah Sugiyanti ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho