Kategori: Solo

Satgas Covid-19 Prediksi Kasus Positif Solo Capai 5.000 Pada Akhir Tahun


Solopos.com/Mariyana Ricky P.D

Solopos.com, SOLO -- Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo memprediksi jumlah kumulatif kasus konfirmasi positif corona Kota Bengawa bisa menembus 5.000 orang sebelum akhir tahun.

Hal itu melihat tren belakangan ini dengan penambahan jumlah kasus per hari yang tak jarang mencapai lebih dari 100 kasus. Termasuk pada Rabu (23/12/2020) di mana terjadi lonjakan kasus konfirmasi positif sebanyak 117 orang.

Lebih parahnya lagi, dengan tambahan 117 kasus positif Covid-19 itu, ada tujuh orang meninggal dunia pada hari yang sama. Satgas juga mencatat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh lebih sedikit daripada tambahan kasus positif baru.

Setop Penularan Corona, 3 Kecamatan di Karanganyar Keluarkan Surat Ketentuan Hajatan

Tambahan 117 kasus tersebut membuat kumulatif kasus positif Covid-19 Kota Solo mencapai 4.217 orang. Perinciannya, 2.505 orang pulang/sembuh, 1.279 orang isolasi mandiri, 219 orang rawat inap, dan 214 orang meninggal dunia.

Dengan catatan tersebut, jumlah kasus positif aktif mencapai 35,5%. Dari jumlah itu, pasien yang menjalani rawat inap sebanyak 14,6%. Sedangkan case fatality rate (CFR) atau angka kematiannya mencapai 5,07%.

CFR pada kasus Covid-19 Solo tersebut lebih tinggi daripada angka nasional yakni 3%. Jika trennya berlangsung seperti ini terus, Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengaku khawatir tak sampai tahun depan, jumlah kasus bakal menyentuh angka 5.000 orang.

Kasus Positif Covid-19 Wonogiri Tambah 42, Total Tembus 1.151

Data Per Kecamatan

Sementara itu, berdasarkan data per kecamatan pada laman surakarta.go.id, Kecamatan Banjarsari semakin melejit dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak se-Kota Solo. Jumlah kasus positif corona dari kecamatan itu sebanyak 1.381 orang.

Kemudian Kecamatan Jebres pada urutan kedua dengan jumlah kasus positif sebanyak 1.216 orang, Kecamatan Laweyan 798 orang, Pasar Kliwon 500 orang, dan Serengan 322 orang. Sementara untuk kasus kematian pasien Covid-19 paling banyak juga dari Banjarsari yakni 71 orang.

Kemudian Jebres sebanyak 67 orang, Pasar Kliwon 31 orang, Laweyan 29 orang, dan Serengan 16 orang.

Kantor Digeruduk Puluhan Orang, Pimpinan BPR Adipura Tipes Solo Angkat Bicara

“Kami menggelar tracing masif pada kontak erat dan dekat. Hal itu tentu menambah jumlah positivity rate. Kami akui juga jumlah tambahan kasus lebih tinggi daripada yang sembuh. Ini terjadi dalam sebulan terakhir ini,” katanya kepada Solopos.com melalui telepon, Rabu malam.

Ahyani berharap masyarakat ikut menekan persebaran dengan menjaga protokol kesehatan. Menurut rencana, Ahyani mengatakan uji swab massal kepada masyarakat yang tengah berkerumun juga menjadi salah satu upaya menemukan sebanyak mungkin kasus positif Covid-19 Solo.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih