Satgas Covid-19: Kasus Omicron Naik, Kurangi Mobilitas dan Tatap Muka

Per Jumat (21/1/2022), Satgas Covid-19 mencatat kasus virus naik 2.604 sehingga total kasus menjadi 4.280.248 kasus.

 Ilustrasi melawan persebaran virus Covid-19 varian Omicron. (freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi melawan persebaran virus Covid-19 varian Omicron. (freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat untuk mengurangi kegiatan tatap muka dan mobilitas sebagai upaya pengendalian kasus Covid-19 varian Omicron.

Saat ini tren kasus Omicron meningkat pesat. Per Jumat (21/1/2022), Satgas Covid-19 mencatat kasus virus naik 2.604 sehingga total kasus menjadi 4.280.248 kasus.

PromosiJembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Wiku mengatakan meskipun para ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Covid-19 varian Omicron belum memiliki gejala ringan tapi masyarakat tetap harus mengurangi intensitas dalam beraktivitas.

“Presiden Joko Widodo telah memberi arahan seiring tren kenaikan kasus Omicron. Agar masyarakat meminalisir kegiatan tatap muka seperti bekerja dari kantor dengan sistem work from home (WFH) dan meminimalisir mobilitas ke luar negeri jika tidak mendesak,” kata Wiku dalam keterangan pers yang dikutip Solopos.com dari Bisnis, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga: Jateng Catat Perdana Kasus Omicron, Gubernur Ganjar: Tidak Perlu Panik

Secara spesifik, Wiku menuturkan, masyarakat yang masuk kelompok rentan dimohon untuk mengurangi frekuensi interaksi dengan kontak erat, mengurangi bepergian ke tempat yang ramai atau kerumunan, terutama bagi mereka yang tidak memungkinkan untuk divaksin.

Dalam mengantisipasinya, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terbaru melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) baik untuk wilayah Jawa Bali dan di luar Jawa-Bali. Yaitu untuk Jawa-Bali melalui Inmendagri No. 3 tahun 2022 dan Inmendagri No. 4 Tahun 2022 untuk wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maliku dan Papua.

Adapun, penyesuaian untuk wilayah Jawa-Bali yaitu diubahnya intensitas penyesuaian level kabupaten/kota di wilayah jawa Bali menjadi per satu pekan. Sehingga akan dilakukan evaluasi level Kabupaten/kota pada tanggal 24 Januari 2022 mendatang.

Baca Juga: Kronologi Terdeteksinya Omicron di Kota Semarang

Sementara itu, untuk aturan PPKM di wilayah luar Jawa-Bali akan diperpanjang sampai 2 pekan ke depan atau sampai dengan tanggal 31 Januari 2022.

Untuk wilayah Jawa-Bali, kembali ditetapkannya aturan kriteria orang yang boleh masuk ke wilayah fasilitas publik di wilayah Jawa-Bali yaitu supermarket dan Hypermart, restoran, rumah makan, kafe, pusat belanjaan, mal, pusat perdagangan, bioskop tempat wisata, fasilitas olahraga, pusat kebugaran/gim dan perhotelan non karantina.

Aturannya, hanya boleh dimasuki oleh orang dengan status hijau di aplikasi PeduliLindungi atau mereka yang telah di vaksin dengan dosis penuh 2 dosis.

“Untuk itu, dimohon kepada Pemerintah Daerah serta penyelenggara kegiatan masyarakat dapat mencermati detail aturannya lebih jauh untuk pedoman protokol kesehatan yang spesifik di tiap sektornya,” ujarnya.

Pemerintah Daerah, imbuhnya, diharapkan segera menyesuaikan mengikuti dinamika kondisi kasus terkini dan diminta terus melakukan pengendalian Covid-19 lainnya, khususnya bagi daerah-daerah dengan kasus Covid-19, intensitas mobilitas yang tinggi dan berdekatan.

Kasus Naik

Satuan Covid-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif virus corona naik 2.604 pada Jumat (21/1/2022) sehingga totalnya kini 4.280.248 kasus.

Angka kasus terkonfirmasi harian ini meningkat jika dibandingkan dengan Kamis (20/1/2022) kemarin yang mencapai 2.116 kasus.

Sementara itu, kasus sembuh meningkat 811 atau totalnya 4.121.928 dan kasus meninggal naik 2 sehingga totalnya 144.201 kasus.

Penambahan kasus terkonfirmasi pada hari ini merupakan hasil pemeriksaan 292.405 spesimen yang berasal dari 200.180 orang.

Kemudian, kasus aktif naik sebanyak 1.791 sehingga totalnya kini 14.119.

Selain itu, Satgas mencatat ada 5.896 orang berstatus suspek pada hari ini. Pada hari ini sebanyak 867.910 orang menerima vaksin dosis 1 sehingga kumulatifnya 180.021.654 orang.

Adapun, penerima vaksin covid-19 dosis 2 pada hari ini bertambah 789.007 orang sehingga totalnya menjadi 123.167.273 orang.

Sumber: Bisnis.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Media Jangan Telan Mentah-Mentah Hasil Survei

Pengamat politik Rocky Gerung mengkritik media yang menelan mentah-mentah hasil survei termasuk tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi.

Sejarah Hari Ini: 20 Mei 1908 Berdirinya Budi Utomo Sebagai Harkitnas

Beragam peristiwa bersejarah di berbagai belahan dunia terjadi dari tahun ke tahun pada 20 Mei.

2 Survei Kepuasan Jokowi Jauh Beda, Rocky: Surveyor Sedang Cari Remah

Rocky Gerung menyoroti dua hasil survei terhadap tingkat kepuasan Presiden Jokowi yang saling bertolak belakang padahal dirilis hampir bersamaan.

Kenaikan TDL Pelanggan 3.000 VA Berpotensi Tambah Beban Industri

Rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik abagi pelanggan 3.000 volt ampere (VA) disesalkan pelaku industri yang tengah berjuang untuk bangkit setelah dihajar pandemi Covid-19.

Kompolnas: Briptu Tajir HSB Lakukan Kejahatan Korporasi

Albertus Wahyurudhanto mengatakan kasus penambangan emas ilegal, baju bekas, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat oknum Polri Briptu HSB merupakan kejahatan korporasi.

Akun Medsos Pejabat Singapura Diserbu Pendukung UAS

Hal itu merupakan buntut dari deportasi yang dilakukan Singapura terhadap UAS pada Senin (16/5/2022) lalu.

Fahri Hamzah: Pejabat Singapura Idap Islamphobia

Fahri Hamzah menilai pejabat Singapura mengidap  islamophobia lantaran menolak Ustaz Abdul Somad (UAS) masuk ke negara tersebut, beberapa hari lalu.

Kejagung Segera Tangkap Semua Tersangka Mafia Minyak Goreng

Febrie menyebutkan tersangka Lin Che Wei sempat membagikan uang hasil kejahatan mafia minyak goreng ke sejumlah pihak.

Dicap Halu, Yusuf Mansur: Saya Sedang Mengajari Bangsa Ini Bermimpi

Yusuf Mansur mengatakan, dirinya sedang mengajari bangsa Indonesia bermimpi agar mencapai taraf kehidupan yang lebih baik. 

Tampil di Youtube Anak, Yusuf Mansur Sebut Dirinya Asal Ngomong

Yusuf Mansur mengaku dirinya bukan orang yang pandai, karenanya ia tidak banyak berpikir tapi banyak bertindak.

Menteri Muhadjir Sarankan UAS Jaga Lisan Agar Tak Diusir Singapura

Muhadjir Effendy menyarankan UAS untuk menjaga lisan agar tidak menyakiti hati orang lain.

Terduga Pembunuh Perempuan Muda di Kebumen Ternyata Sang Kekasih

R diketahui tinggal di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang tidak lain merupakan kekasih korban.

Polisi Pengedar Narkoba Coba Bunuh Diri di Sel

Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi Kalimantan Barat, Budi Wibowo, membenarkan informasi adanya polisi yang mencoba bunuh diri.

Pendukung ISIS di Poso Serahkan Diri ke Polisi

Mrw, warga Desa Bega, Kecamatan Poso Pesisir menyerahkan diri di Desa Bahoea Reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali.

PPDB SD Online di DKI Jakarta Dibuka, Ini Cara Daftarnya

Calon Peserta Didik Baru (CPDB) diwajibkan melakukan pengajuan akun dan melewati tahapan PPDB secara online.

IDI dan 4 Dokter Radiologi Digugat Rp50 Miliar

Perkumpulan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI) menggugat IDI dan empat dokter spesialis radiologi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.