Satgas Covid-19 Harap Pelaku Perjalanan Jauh Sukarela Tes PCR

Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat melakukan tes Covid-19 jika memiliki riwayat bepergian jarak jauh.

 Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat melakukan tes PCR Covid-19 jika memiliki riwayat bepergian jarak jauh.

“Dimohon memiliki kesadaran tinggi untuk dites yang memiliki riwayat bepergian jarak jauh, mengunjungi tempat keramaian, dan kerumunan serta merasa tidak sehat atau bergejala,” ujarnya dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (19/5/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Masyarakat juga diminta untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan demi terkendalinya kasus Covid-19 di dalam negeri.

“Kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan juga menjadi kunci terkendalinya kasus,” tuturnya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Hati-Hati Narasikan Pelonggaran Lepas Masker

Di samping itu, lanjut dia, pemerintah provinsi dengan kasus yang masih meningkat juga diminta untuk melakukan testing, tracing, dan treatment (3T) sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus yang lebih tinggi.

Wiku mengatakan, terdapat 16 provinsi yang menunjukkan kenaikan kasus aktif. Provinsi yang mengalami kenaikan kasus aktif sebagian merupakan provinsi tujuan dan atau asal pemudik.

Provinsi yang menjadi tiga terbesar tujuan dan atau pemudik di antara 16 provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur.

Baca Juga: Perbolehkan Lepas Masker, Jokowi Pernah Bilang Tak Perlu Terburu-Buru

“Kabar baiknya, kenaikan yang saat ini teramati pada provinsi-provinsi tersebut belum signifikan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wiku juga mengatakan pemerintah tidak akan lelah mengingatkan masyarakat untuk melindungi kelompok rentan, para penderita komorbid, anak-anak, orang lanjut usia hingga mereka yang belum dapat vaksin.

“Jangan sampai kita tertular dan menjadi sumber penularan, terlebih di tengah potensi adanya orang tanpa gejala. Pastikan jangan bawa virus pulang,” ucapnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengajak masyarakat untuk ikut sukseskan protokol 3T untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus seusai kegiatan mudik diselenggarakan.

Baca Juga: Pelaku Perjalanan KA Tetap Wajib Pakai Masker

“Lonjakan kasus ini dapat kita cegah dengan protokol kesehatan yang ketat dan juga dengan vaksinasi baik booster ataupun dosis lengkap,” kata Reisa.

Reisa meminta apabila masyarakat mulai merasakan sejumlah gejala yang mirip dengan gejala Covid-19 setelah mengikuti mudik.

Bila merasakan keluhan berupa batuk, pilek atau demam, disarankan untuk langsung memeriksakan kondisi kesehatannya melalui tes usap agar cepat mendapatkan diagnosa.

Baca Juga: Ketemu Elon Musk Pakai Sepatu Lokal, Jokowi Dipuji Warganet Malaysia

Masyarakat yang merasa melakukan kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam melakukan pelacakan supaya penularan tidak semakin menyebar.

Sumber: antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Generasi Z Indonesia Paling Stres

+ PLUS Generasi Z Indonesia Paling Stres

Generasi Z di Indonesia menjadi generasi yang mudah cemas dan mudah mendapat tekanan batin atau stres. Tingkat kecemasan generasi kelahiran 1997-2012 ini paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Berita Terkini

Polisi Belum Bisa Tangkap Anak Kiai Jombang DPO Kasus Dugaan Pencabulan

Upaya Polda Jatim menangkap anak kiai ternama di Jombang Jawa Timur yang ditetapkan sebagai DPO kasus dugaan pencabulan terhadap santriwatinya, MSA, belum membuahkan hasil.

Generasi Z Indonesia Paling Stres

Generasi Z di Indonesia menjadi generasi yang mudah cemas dan mudah mendapat tekanan batin atau stres. Tingkat kecemasan generasi kelahiran 1997-2012 ini paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Anak Kiai Jombang DPO Kasus Dugaan Pencabulan, Begini Kronologinya

Polda Jawa Timur menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) kepada MSA, anak seorang kiai ternama di Jombang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati.

Pembatasan Lalu Lintas dan Cap and Tax Jadi Andalan Turunkan Emisi GRK

Sebanyak 47% emisi gas rumah kaca (GRK) di DKI Jakarta berasal dari sektor transportasi. Hal itu melatarbelakangi perlunya pembatasan lalu lintas kendaraan di Ibu Kota.

Pengelola Mal Keluhkan Jastip, Begini Alasannya

pembatasan barang impor dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kelangkaan persediaan barang di banyak toko di pusat perbelanjaan (mal).

Bareskrim Sebut Petinggi ACT Pernah Dilaporkan Terkait Penipuan

Presiden ACT, Ibnu Khajar, dan eks petinggi ACT, Ahyudin, pernah dilaporkan ke Bareskrim dengan dugaan penipuan.

Kementerian Sosial Cabut Izin ACT, Ini Alasannya

Kementerian Sosial mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang (PUB) yayasan filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) tahun 2022.

Australia Tawarkan Kerja Sama Pembangunan IKN Ramah Lingkungan di Sini

Pemerintah Australia menawarkan kerja sama dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Kalimantan Timur.

Presiden Jokowi Berkunjung ke Nias Hari Ini, Cek Agendanya

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nias hari ini, Rabu (6/7/2022).

10 Berita Terpopuler: Indonesia vs Thailand Hari Ini & Kabar Soloraya

Ulasan laga timnas Indonesia akan berhadapan dengan Thailand pada Rabu (6/7/2022) pukul 20.00 WIB di ajang Piala AFF U-19 & kabar Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Rabu (6/7/2022).

Sejarah Hari Ini: 6 Juli 1957 John Lennon Bertemu Paul MC Cartney

Beragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 6 Juli.

Prasangka dan Sentimen Pendorong Kerusuhan Massal di Kawasan Multietnis

Tawuran di Kawasan Babarsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/7/2022), tak lepas dari situasi sosial masyarakat wilayah itu yang multietnis atau heterogen.

Agustus 2022, Raja-Raja Sedunia Bakal Bertemu di Bali

Diperkirakan, pertemuan itu bakal diikuti raja-raja dari 206 kerajaan di seluruh Indonesia dan 30 kerajaan dunia.

Ingatkan Kader, Puan: Jangan Berantem, Menangkan PDIP!

Peringatan agar kader memenangkan PDIP itu disampaikan Puan Maharani saat berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Tanpa Pendamping, Jemaah Haji Tua Batam Meninggal di Mekkah

Nursiah Darwis Cimpin meninggal dunia pada pukul 09.45 waktu Arab Saudi karena diabetes melitus dan jantung.

Dua Bocah Tenggelam saat Bermain di Sungai Cimanis

Pencarian yang dilakukan Tim SAR terhadap korban tenggelam dihentikan karena hari telah larut malam.