Satgas Covid-19 Beri Lampu Hijau Kelanjutan Liga 2, Begini Tanggapan Pemain Persis Solo
Pelatih Persis Solo, Salahudin, memberikan instruksi pada para pemain dalam latihan di Lapangan Lanud Adi Soemarmo, Sabtu (14/3) sore. Persis tetap menggelar latihan rutin meski Solo berstatus KLB Corona. (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

Solopos.com, SOLO — Sejumlah pemain Persis Solo tak sabar segera merumput pada lanjutan Liga 2 musim ini.

Hal itu setelah Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mempersilakan PSSI menggelar kompetisi nasional di masa pandemi Covid-19. Persis sendiri berencana mengumpulkan pemain pada pertengahan Agustus apabila kompetisi jadi digelar mulai pertengahan Oktober.

Sebagai informasi, PSSI berencana melanjutkan kompetisi kasta kedua pada 16 Oktober sampai 2 November dengan format home tournament. Laskar Sambernyawa kabarnya tergabung di Grup 3 bersama Kalteng Putra, PSCS Cilacap, Persijap Jepara, PS Hizbul Wathan Sidoarjo dan Putra Sinar Giri (PSG) Gresik.

Tawangmangu Jadi Pusat Perhatian Transaksi Narkoba

Stoper Persis, Susanto, mengaku lega setelah mendengar lampu hijau dari Satgas Penanganan Covid-19. “Saya baca di berita-berita kabarnya sudah setuju [kompetisi dilanjutkan lagi]. Sebagai pemain tentu plong karena bisa berkompetisi lagi,” ujar Susanto saat dihubungi Solopos.com, Kamis (23/7/2020).

Pemain asal Purwodadi itu menilai liga sudah terlalu lama vakum sehingga berdampak pada kebugaran pemain. Susanto mengaku belum mencapai puncak fisik dan performa meski terus menggeber latihan mandiri di kampung halaman. Menurut dia, ada perbedaan atmosfer antara latihan mandiri dan latihan bersama tim.

“Saat ini kondisi baru 60-70%. Kalau latihan bareng tim kan beda temponya, ada persaingan juga di sana. Kalau latihan di rumah lebih ke penjagaan fisik saja agar tidak drop,” kata dia.

Siap Tempur

Pemain Persis Solo lainnya, Gufroni Al Maruf, antusias dengan dukungan dari otoritas terkait untuk kelanjutan kompetisi Liga 2. Gufroni mengaku sudah tak sabar bisa kembali berseragam Laskar Sambernyawa. Debut Gufroni bersama Persis di ajang resmi memang tertunda sejak didatangkan dari Madura United awal musim ini. “Siap tempur,” ujar Roni, sapaan akrabnya.

Pemain yang hobi bersepeda itu mengaku siap jika sewaktu-waktu dipanggil tim untuk berkumpul kembali. Dia menilai fisiknya cukup siap untuk mendapat gemblengan Pelatih Salahudin. “Setiap hari sekarang tanding uji coba terus untuk jaga kondisi dan sentuhan bola,” ujar pemain asal Kabupaten Malang itu.

Spesifikasi Asus ROG Phone 3: Ram 16GB, Pakai Chipset Terkuat Snapdragon

Manajer Persis, Hari Purnomo, sudah mendengar persetujuan Satgas Covid-19 ihwal kelanjutan kompetisi. Namun dia memilih menunggu kejelasan kompetisi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sejauh ini belum ada kepastian jadwal, lokasi dan regulasi detail yang dituangkan PSSI dalam surat resmi.

“Kami menunggu surat itu. Kalau memang nantinya kompetisi pasti dilanjutkan, kami sudah punya jadwal untuk mengumpulkan pemain pada 18 Agustus,” ujarnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom