Petugas SAR Karanganyar mengevakuasi sarang tawon vespa berukuran besar di Kalijarak, Tasikmadu, Karanganyar, Selasa (14/1/2020). (Istimewa/SAR Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR — Tim Search and Rescue (SAR) Karanganyar memusnahkan 50 sarang tawon vespa (ndas) sejak awal Januari 2020 ini. Mayoritas sarang itu berukuran jumbo dengan diameter 50 cm hingga 70 cm.

Seorang warga Kalijirak, Tasikmadu, Karanganyar, menjadi korban sengatan tawon tersebut dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pelaksana Operasi SAR Karanganyar, M. Rasyid Fauzan, mengatakan evakuasi sarang tawon vespa pada Januari 2020 terhitung banyak.

Sarang tawon tersebut ditemukan di lokasi yang tidak wajar seperti pagar rumah, tanah, dan semak-semak. Menurut Fauzan, lokasi evakuasi tawon vespa antara di kebun dan di permukiman berimbang jumlahnya.

“Awal tahun ini memang banyak, ada 50 [sarang tawon] kurang lebih. Itu baru hitungan OTT [operasi tangkap tawon] yang dilakukan SAR Induk, SAR unit Kebakkramat, dan Colomadu. Belum sama sukarelawan dan organisasi lainnya,” ucap dia kepada Solopos.com, Minggu (19/1/2020).

Fauzan juga menjelaskan ukuran sarang tawon vespa yang dievakuasi rata-rata berdiameter 40 sentimeter hingga 50 sentimeter. SAR menerima laporan untuk OTT tawon vespa paling banyak di Kebakkramat, Tasikmadu, dan Karanganyar kota.

Pelajar Pembunuh Begal Terancam Penjara Seumur Hidup, Bagaimana dalam Hukum Islam?

Saking banyaknya laporan, evakuasi terpaksa dilakukan dengan berkoordinasi bersama sukarelawan lainnya seperti sukarelawan Potlot, Kebakkramat, Karangpandan, dan Unit Pemadam Kebakaran Karanganyar.

“Bahkan yang paling besar ukuran diameternya 70 sentimeter. Saking banyaknya wilayah yang ada sukarelawan ditangani oleh mereka. Soalnya dalam sehari pada Januari awal itu bisa menangani lima sampai enam sarang untuk SAR saja,” imbuh dia.

Fauzan juga menjelaskan banyaknya tawon ndas meresahkan warga sekitar tempat sarang berada. Dari 50 laporan tersebut, terdapat satu korban di Kalijirak, Tasikmadu, yang harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tersengat tawon vespa pada Selasa (14/1/2020).

Ada Alat Kontrasepsi Premium di Mobil Goyang yang Gegerkan Parkiran Mal Solo

“Sudah ada korban lagi. Dilarikan ke rumah sakit karena disengat tawon. Terakhir kami menangani OTT di Bejen di lantai II BC Pemuda Pancasila,” papar dia.

Sementara itu, Komandan SAR Karanganyar, Prihanto, mengimbau masyarakat tidak mengevakuasi sendiri jika menemukan sarang tawon vespa lantaran berbahaya. Dia menyarankan masyarakat melapor ke SAR agar ditangani orang yang berpengalaman.

“Bisa juga melapor ke sukarelawan. Intinya jangan mencoba untuk mengevakuasi sendiri karena berbahaya,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten