Sandy Tumiwa Nangis Tak Bisa Temui Anak

Sandy Tumiwa Nangis Tak Bisa Temui Anak

SOLOPOS.COM - Sandy Tumiwa (Instagram)

Sandy Tumiwa sedih tak bisa menemui dua anaknya.

Solopos.com, JAKARTA – Sandy Tumiwa mengaku sulit bertemu dengan kedua anaknya yang berada di bawah asuhan mantan istri, Tessa Kaunang. Sandy mengatakan dirinya selalu dihalangi jika ingin bertemu dengan sang buah hati.

"Walaupun dia mengandung, darah saya ada di sana. Saya mau ketemu anak saya masa saya dihalangi, difitnah dan dijatuhi karakter selama ini. Buat apa?" kata Sandy Tumiwa sembari menitikan air mata, saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2018).

Baca juga:

Semenjak bercerai dua tahun silam, sebagaimana dilansir Suara.com, Selasa, Sandy Tumiwa mengaku berusaha menjalin hubungan baik dengan Tessa Kaunang demi anak-anak. "Saya enggak mau seperti itu. Saya mau damai aja kok, beneran. Saya mau ketemu anak saya, saya kerja dan usaha untuk anak saya. Saya pengin anak saya," sambungnya tersedu-sedu.

Sandy Tumiwa juga mengatakan kalau nomor ponselnya pernah diblokir Tessa Kaunang. Alhasil, ia menjadi kesulitan menjalin komunikasi dengan anak-anaknya.

"Saya tuh tidak mau ganggu dia. Saya hanya ingin fokus pada anak saya gimana, karena waktu itu handphone saya di-block saya harus hubungi siapa lagi. Artinya saya harus hubungi ibunya dong, tapi ketika dihubungi ibunya seperti itu, kan saya jadi sedih," jelas Sandy Tumiwa.

Sebelumnya, Tessa Kaunang mengaku memblokir nomor ponsel Sandy Tumiwa karena merasa tertanggu. Kata Tessa, mantan suaminya sering ikut campur urusan pribadinya ketimbang bertanya soal perkembangan anak. Tessa juga mengaku hanya memblokir nomor Whatsapp Sandy. Sebenarnya, Sandy masih bisa menghubunginya melalu SMS ataupun telepon.

Berita Terkait

Berita Terkini

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.

Juragan Sembako di Semarang Disekap, Rp200 Juta Raib

Seorang wanita pemilik toko sembako di Jl. Dargo, Kota Semarang disekap perampok, uang sekitar Rp 200 juta hasil jualan milik korban raib.