Sandiaga: Jangan Percaya Survei Orang, Yakin Survei Internal, Takbir!
Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno mendapat sambutan meriah para kader Partai Amanat Nasional eks-Keresidenan Pekalongan, Jateng, Selasa (25/9/2018). (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berusaha menyangkal hasil survei elektabilitas kontestan Pilpres 2019. Hal itu dia ungkapkan saat menghadiri acara pertemuan simpul relawan Prabowo-Sandi di Roemah Djoeang, Jl Wijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Dalam acara itu, Sandiaga menyinggung banyak hal termasuk elektabilitas Prabowo - Sandiaga dalam hasil survei. Kedatangan Sandiaga disambut meriah oleh banyak relawan Roemah Djoeang, yang sudah menantikan kehadirannya. Sandiaga berkesempatan untuk menyampaikan pidatonya di depan relawan.

Sandiaga mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang dihadapi kesulitan yang disebabkan banyak faktor seperti harga bahan pokok yang terus merangkak naik. Oleh karena itu, Sandiaga bersama Prabowo memastikan akan menjamin kondisi ekonomi akan membaik apabila keduanya berhasil memimpin.

"Harga bahan pokok naik tidak? Harga listrik naik tidak? Naik-naik ke puncak gunung? " tanya Sandiaga kepada relawan.

Tak hanya itu, Sandiaga juga menyinggung soal elektabilitas Prabowo - Sandiaga yang kerap tertinggal dari pasangan Capres - Cawapres nomor urut 1 Jokowi-Maruf Amin. Sandiaga meminta kepada para relawan untuk tidak memercayai survei-survei soal elektabilitas yang seringkali muncul dalam media massa.

Pasalnya, dari hasil data survei internal, dia mengklaim elektabilitas Prabowo–Sandiaga sudah mendekati perolehan Jokowi–Maruf Amin.

"Ada data terbaru yang kami miliki. Dari data survei yang kami miliki, yang tidak pernah dirilis bahwa alhamdulillah dalam 2 bulan ini, kami sudah mendekati, hampir mengejar ketertinggalan," ujarnya.

Oleh sebab itu, Sandiaga meminta kepada relawan untuk tidak mempercayai survei-survei yang seringkali muncul di pemberitaan media dan lebih mempercayai data survei internal.

"Jadi jangan percaya kepada survei-survei yang dirilis orang lain. Data kita menunjukan kalau kita sekarang dalam posisi yang sangat-sangat kuat, takbir! " pungkasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom