Calon wakil presiden Sandiaga Salahudin Uno dikerumuni jemaah yang mengajak berswafoto seusai salat Jumat di Masjid Agung Darussalam, Cilacap, Jumat (14/12/2018). (Antara-Sumarwoto)

Semarangpos.com, PURWOKERTO — Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (15/12/2018), menyempatkan diri berbagi ilmu dan strategi bisnis kepada puluhan pengusaha muslim dalam kunjungannya di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ia berharap para pelaku usaha itu mampu meraih kesuksesan di era milenial sekarang ini.

"Kami memberikan satu pemahaman tentang strategi usaha di era milenial ini. Harapannya agar visi-misi dari Prabowo-Sandi di era milenial ini bisa sampai ke teman-teman di perdesaan," kata Sandiaga seusai melakukan pertemuan dengan puluhan pengusaha muslim di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng.

Ia mengatakan jika ingin menjadi pengusaha yang sukses harus mau berinovasi karena untuk meraih kesuksesan pada era milenial, strategi yang perlu dilakukan adalah mau berinovasi. Menurut dia, menjadi pengusaha juga harus berani mengambil risiko sendiri karena kesempatan tidak datang dua kali sehingga kesempatan yang datang sekali harus diambil

"Ketiga, harus proaktif bersilaturahim, power of silaturahmi yang sebetulnya sudah terkomunikasikan dalam konsep Revolusi Industri 4.0 itu adalah The Power of Silaturahmi," kata pasangan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 itu.

Lebih lanjut, Sandi mengatakan dalam pertemuan tersebut juga terdapat sejumlah perwakilan masyarakat desa se-Banyumas Raya sehingga visi-misi pasangan Prabowo-Sandi yang fokus pada ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan desa diharapkan bisa disampaikan juga kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat desa.

Dia mengaku menyarankan masyarakat agar jangan sampai terpecah belah karena dalam pemilihan presiden, pilihan boleh berbeda tetapi pihaknya memastikan bahwa fokus ekonomi akan diubah dan akan diperbaiki pada tahun 2019 sehingga hal itu harus menjadi satu topik utama.

"Kedua adalah kita sampaikan bahwa kita akan buka lapangan kerja seluas-luasnya. Ketiga, harga-harga bahan pokok ini yang harus dijaga dan disampaikan kepada masyarakat desa," kata mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

Dia mengharapkan petani mendapatkan informasi bahwa Prabowo-Sandi akan mempermudah dalam memperoleh pupuk, obat-obatan, dan vitamin serta memastikan sistem atau tata niaga agar harga-harga tidak anjlok saat panen. "Kebijakan kita bukan kebijakan impor, tapi kebijakan kita adalah kebijakan memberdayakan para petani di pedesaan," katanya. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten