Tutup Iklan
Antonio Conte (Reuters-Feline Lim)

Solopos.com, MILAN — Bukan rahasia apabila Antonio Conte amat menggandrungi formasi 3-4-3 di samping 3-5-2. Bersama Chelsea, formasi agresif tersebut langsung menghadirkan trofi Liga Premier Inggris di musim pertama keberadaan Conte di tim, 2016/2017. Kisah sukses ini tampaknya bakal diterapkan Conte di tim barunya,https://bola.solopos.com/read/20190827/498/1014775/romelu-lukaku-spesialis-gol-di-laga-debut"> Inter Milan, menyusul Alexis Sanchez yang dikabarkan sepakat merapat ke Giuseppe Meazza.

Saat menggasak Lecce dengan skor 4-0 di pekan pertama Seri-A pekan lalu, Conte masih memakai pendekatan 3-5-2. Sang pelatih menduetkan Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku sebagai ujung tombak. Di pertengahan babak kedua, https://bola.solopos.com/read/20190827/498/1014818/menang-telak-conte-ini-baru-laga-perdana-inter">Nerazzurri bermain dengan striker tunggal plus satu penyerang bayangan setelah Lautaro digantikan Matteo Politano.

Kehadiran Sanchez yang bisa menjadi striker murni atau winger jelas membuat Inter punya lebih banyak alternatif strategi di lini depan. Conte pun diyakini lebih leluasa menerapkan 3-4-3 atau variannya, 3-4-2-1. Pemain Timnas Chile itu dapat bermain sebagai winger kiri yang sebelumnya diperankan Ivan Perisic sebelum hijrah ke Bayern Munich.

Dengan demikian, Lautaro atau Antonio Candreva bakal dioptimalkan sebagai winger kanan dan Lukaku sebagai ujung tombak. Sanchez juga dapat digeser menjadi winger kanan untuk memunculkan Politano sebagai opsi di sayap kiri.

Kecepatan plus kemampuan finishing yang mumpuni akan sangat membantu Sanchez untuk memainkan perannya itu. “Lukaku memiliki dominasi fisik di atas rata-rata, sedangkan Sanchez memiliki kecepatan dan kualitas teknis. Dia akan cocok dengan tim mana pun,” ujar bek Inter, Danilo D’Ambrosio, seperti dilansir Team Talk, beberapa waktu lalu.

Eks striker Timnas Italia, Antonio Di Natale, berkeyakinan mantan rekannya selama di Udinese itu bakal klop dengan skema yang disusun Conte. Menurut Di Natale, Sanchez adalah seorang profesional yang akan memberikan segalanya bagi tim dengan ide yang jelas.

“Dia akan menjadi pemain menentukan dalam skema Inter selama dilatih Conte. Kepiawaiannya sebagai striker lubang akan menciptakan kekuatan dan kecepatan dalam permainan tim,” tutur Di Natale dilansir Gazzetta dello Sport. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten