Sampah Berserakan Seusai Karnaval Karanganyar, Pramuli Jadi Solusi

Sampah berserakan setelah Karnaval Jalan Kaki Pemkab Karanganyar usai. Beruntung ada Pramuka Peduli (Pramuli) Karanganyar dan sukarelawan lain yang mau terjun turun tangan memungut sampah-sampah yang berserakan.

 Kelompok sukarelawan membersihkan  di area Alun-alun Karanganyar dari sampah, Kamis (18/8/2022) seusai Karnaval Jalan kaki Pemkab Karanganyar. (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

SOLOPOS.COM - Kelompok sukarelawan membersihkan  di area Alun-alun Karanganyar dari sampah, Kamis (18/8/2022) seusai Karnaval Jalan kaki Pemkab Karanganyar. (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Karnaval Jalan kaki Pemkab Karanganyar, Kamis (18/8/2022) menyisakan sampah yang ditinggalkan warga yang menonton event tersebut.

Sampah berserakan tidak hanya terlihat di Alun-alun Karanganyar yang menjadi lokasi pemberangkatan. Namun, juga sepanjang Jl. Lawu yang dilewati peserta pawai.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Kondisi seperti ini ternyata sudah diansitipasi. Beberapa kelompok sukarelawan di Kabupaten Karanganyar langsung mengambil sampah-sampah tersebut.

Salah satunya adalah sekelompok sukarelawan muda yang tergabung dalam Pramuka Peduli (Pramuli) Karanganyar. Setelah rombongan paling akhir pawai diberangkatkan dari Alun-alun sekitar pukul 16.00 WIB, mereka langsung melakukan pembersihan lokasi.

Baca Juga: Di Karnaval Jalan Kaki, Bupati & Pejabat Karanganyar Naik Kuda

Mereka memunguti plastik-plastik bekas makanan dan minuman yang berada di lapangan alun-alun, trotoar, maupun jalanan di sekitarnya.

Sampah tersebut dimasukkan ke dalam kantong sampah (trash bag), kemudian dikumpulkan di dekat tong-tong sampah yang tersedia di sekitar alun-alun untuk dibawa petugas kebersihan.

Salah satu anggota Pramuli Karanganyar, Dwi Kirian Setiawan,  mengatakan sukarelawan dari kelompoknya yang bertugas kali ini berjumlah 20 orang. “Kami ada 20 orang yang bersama-sama memungut sampah, khusus di Alun-alun,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Nugroho, mengatakan sejumlah kelompok sukarelawan Karanganyar sengaja dilibatkan dalam aksi pembersihan sampah tersebut.

Baca Juga: 

Warga Karanganyar Tumplek Blek Nonton Karnaval, Bupati Jadi RM Said

“Intinya kami membantu panitia untuk membersihkan sampah. Karena setelah pawai karnaval ini sampahnya banyak sekali. Ada beberapa kelompok sukarelawan yang kami libatkan dalam pembersihan,” ujarnya.

Para sukarelawan tersebut juga mebersihkan sampah di sepanjang Jl. Lawu yang menjadi rute pawai karnaval. “Untuk yang di Jl. Lawu, begitu rombongan karnaval terakhir sudah lewat, kami langsung punguti sampah jalanan,” ujarnya.

Ia mengimbau agar masyarakat lebih peduli kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih, pada Jumat (19/8/2022) masih ada kegiatan besar lainnya, yakni panggung hiburan di Alun-Alun Karanganyar dengan bintang tamu Nella Kharisma dan Dory Harsa.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jenazah KH Dian Nafi' akan Dimakamkan di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Windan

      Tokoh perdamaian dan keberagaman Kota Solo yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi' meninggal dunia, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Tepat saat Hari Batik Nasional, Westlife Gelar Konser di Candi Prambanan Klaten

      Westlife gelar konser di Candi Prambanan tepat saat Hari Batik Nasional, Minggu (2/10/2022) malam.

      Desa Berjo Karanganyar Punya Camping Ground Anyar, Pemandangannya Aduhai

      Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar memiliki destinasi wisata anyar, yakni camping ground yang berada di ketinggian 1.180 mdpl.

      Warga Nahdliyin Solo Berduka, KH Dian Nafi' Meninggal Dunia

      PC NU Solo derduka atas meninggalnya KH Muhammad Dian Nafi' di RSPAD Gatot Suroto Jakarta.

      Pameran Keris Perdana di Candi Sukuh, Pusat Peradaban Nusantara

      Sebanyak 20 keris primitif dan puluhan keris yang usianya lebih muda dipamerkan dalam Pameran Keris Peradaban Nusantara di Candi Sukuh, Ngargoyoso, Karanganyar.

      Kabar Duka: Tokoh Perdamaian Solo, KH Muhammad Dian Nafi' Meninggal Dunia

      Tokoh perdamaian dan keberagaman Kota Solo yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi' meninggal dunia, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Sepeda Onthel Peninggalan Brigjen Katamso Kini Dimiliki Seorang Dokter Sragen

      Salah satu Pahlawan Revolusi berasal dari Kabupaten Sragen, yakni Brigjen Katamso. Salah satu peninggalannya yang masih terawat hingga kini adalah sepeda onthel yang sekarang dimiliki seorang dokter.

      Pembangunan Jembatan Sasak Ketiga di Plumbon Sukoharjo Berlanjut

      Sempat dipermasalahkan soal perizinan, pembangunan jembatan sasak ketiga di Desa Plumbon, Mojolaban Sukoharjo, menghubungkan dengan wilayah Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, masih berlanjut, Sabtu (1/10/2022).

      Pulang ke Solo, Iriana Jokowi akan Hadiri Acara Berkebaya Bersama Ibu Negara

      Iriana Jokowi akan menghadiri acara Berkebaya Bersama Ibu Negara di Kota Solo, Minggu (2/10/2022). Acara ini untuk mendukung penetapan Hari Kebaya Nasional sekaligus mendorong UNESCO menetapkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda.

      Mencari Jodoh Cara Jawa, Menimbang Bibit Bebet Bobot

      Bibit, bebet, dan bobot masih digunakan sebagian masyarakat Jawa dalam mencari jodoh.

      Guru dan Seniman Sragen bakal Perkenalkan Eksotis Kemukus di Javanologi UNS

      Guru dan seniman Sragen akan membawakan tarian Eksotisme Kemukus di acara Javanologi UNS Solo, Jumat pekan depan. Tarian itu menceritakan perjalanan Pangeran Samudro di Bumi Sukowati.

      Asyik Banget! Sensasi Nongkrong hingga Wedding di Resto Kebon Anggur Boyolali

      Resto kebon anggur Boyolali menjadi restoran agrowisata yang unik dan rekomended untuk dikunjungi.

      Pemkot Solo Siapkan Selter Manahan untuk Pedagang TSTJ

      Pemkot Solo menawarkan selter Manahan untuk menjadi lokasi baru bagi PKL Taman Satwa Taru Juru (TSTJ). Namun mereka akan bergantian dengan pedagang lama

      Mantap! Persentase Perempuan di Lembaga Legislatif Sukoharjo Terus Bertambah

      Persentase keterlibatan perempuan dalam lembaga legislatif di Sukoharjo terus bertambah dari tahun ke tahun.

      Soal Mitos Daging Anjing Bisa Tingkatkan Vitalitas, Ini Kata Ahli Gizi Solo

      Berkembangnya mitos mengonsumsi daging anjing bisa meningkatkan vitalitas menjadi salah satu penyebab kuliner kontroversial ini masih punya peminat.

      Awas, Komplotan Pemeras Beraksi di SPBU Sragen, Petani Ini Jadi Korbannya

      Tiga pria memeras petani di Sragen yang membeli pertalite menggunakan jeriken. Pelaku mengancam akan melaporkan korban ke polisi meski sudah membawa surat rekomendasi.