Tutup Iklan
Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto beraksi ikut membersihkan aliran sungai di Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (8/11/2019). (Antara-Subbag Humas Polres Cilacap)

Solopos.com, CILACAP — Cilacap menyambut musim penghujan 2019 dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam banjir. Seluruh elemen masyarakat dilibatkan dalam gerakan membersihkan aliran sungai yang berpotensi meluap pada saat curah hujan meningkat.

Dalam aksi yang digelar Jumat (8/11/2019), masyarakat yang dipandegani para aparatur pemerintah daerah, tentara, dan polisi melakukan Bersih-Bersih Sungai Sidareja. Kantor Berita Antara memublikasikan bahwa kegiatan itu diikuti jajaran Polres Cilacap serta Pemkab Cilacap yang dibantu anggota TNI dan masyarakat setempat.

Kantor berita pelat merah menggambarkan aksi itu ditujukan membersihkan sejumlah aliran sungai di Sidareja guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir di wilayah setempat. Aparatur polres dan Pemkab Cilacap, menurut Antara, membersihkan aliran Sungai Sitengah dan Sungai Cikalong yang bermuara di Sungai Cibereum yang banyak tumpukan sampah dan tumbuhan liar.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk membersihkan sungai dari sampah dan tumbuhan liar yang menjadi penghambat aliran air sehingga bisa menyebabkan banjir di wilayah Sidareja," kata Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto yang tampak diabadikan dalam foto.

Antara lalu mengutip Djoko Julianto yang menyatakan Polri dan TNI di wilayah Kabupaten Cilacap juga telah menyiapkan Posko Siaga Bencana di setiap mapolsek maupun koramil untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir maupun tanah longsor saat terjadi peningkatan intensitas hujan. "Kami sudah menyiapkan peralatan walaupun masih belum sempurna, namun bisa digunakan membantu masyarakat jika terjadi bencana alam," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana banjir atau tanah longsor karena wilayah Cilacap akan segera memasuki musim penghujan. "Tetap jaga keselamatan jika sewaktu-waktu terjadi bencana sehingga dapat meminimalisasi terjadinya korban jiwa," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman mengatakan kegiatan bersih-bersih sungai di wilayah Sidareja tersebut bisa menjadi penyemangat daerah lain untuk membersihkan lingkungannya menjelang musim hujan. "Hal ini juga sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir saat musim hujan," katanya.

Selain melaksanakan kegiatan bersih sungai di Sidareja, Kapolres Cilacap beserta Wabup Cilacap juga meluncurkan program Kampung Bersinar Terang di Desa Sindangbarang, Kecamatan Karangpucung, sebagai upaya untuk membentengi masyarakat dari pengaruh narkoba, radikalisme, terorisme, dan organisasi terlarang lainnya.

Kapolres mengatakan tindak lanjut dari kegiatan peluncuran Kampung Sinar Terang adalah pemerintah daerah, forum komunikasi pimpinan daerah, dan forum komunikasi pimpinan kecamatan akan memberikan penyuluhan rutin kepada warga serta mengajak kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk ikut memberikan imbauan maupun informasi penting kepada masyarakat agar terhindar dari peredaran narkoba termasuk pengaruh kelompok radikalisme, terorisme, dan organisasi terlarang yang selama ini dinilai sangat menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten