Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet bersiap mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019). (Antara-Muhammad Adimaja)

Solopos.com, JAKARTA -- Tensi sidang kasus hoaks Ratna Sarumpaet dengan agenda Teuku Adifitrian alias Tompi, Selasa (23/4/2019), sempat meninggi. Hal ini lantaran terdakwa Ratna Sarumpaet melalui penasihat hukumnya mempertanyakan kompetensi Tompi karena mengomentari foto lebam Ratna di media sosial.

Ratna menganggap Tompi bukan seorang ahli fotografi sehingga tidak memiliki kompetensi berkomentar mengenai foto lebam dirinya yang beredar secara masif di media sosial. Foto itu beredar beberapa hari setelah Ratna menyebarkan hoaks penganiayaan dirinya di Bandung.

Pertanyaan Ratna kepada Tompi mengacu pada cuitan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang juga mempertanyakan kapasitas Tompi karena mengomentari foto lebam Ratna di media sosial. Dalam komentarnya, Tompi menyebutkan bahwa foto itu adalah efek dari operasi plastik.

"Apakah saudara seorang fotografer," tanya kuasa hukum Ratna Sarumpaet kepada Tompi pada saat sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).
 
"Yes, saya fotografer professional," tegas Tompi sembari melirik ke terdakwa Ratna Sarumpaet.

Tompi menegaskan dirinya bukan hanya paham mengenai ilmu kedokteran, tetapi juga sempat beberapa kali terjun ke dunia fotografi profesional. Pada sidang tersebut, Tompi juga membantah atas tudingan Fahri Hamzah yang menyebutkan dirinya adalah dokter kulit di media sosial Twitter.

"Saya bukan dokter kulit, tetapi dokter bedah plastik," kata Tompi.

Setelah pertanyaan penasihat hukum terdakwa dijawab tegas oleh Tompi, para pengacara tiba-tiba langsung diam beberapa saat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten