Sam Poo Kong Semarang Tanpa Perayaan Imlek 2021
Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Jateng padat wisatawan di hari libur nasional Tahun Baru, Senin (1/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Solopos.com, SEMARANG — Ingar bingar perayaan Tahun Baru China atau Imlek di Kota Semarang, Jawa Tengah tahun 2021 ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung membuat perayaan Imlek di kelenteng terkemuka Jateng Sam Poo Kong, Jumat (12/2/2020), tidak seramai sebelumnya.

Bahkan beberapa objek wisata di Kota Semarang yang selalu ramai saat Imlek pun memilih untuk tidak menggelar event maupun pertunjukan seni. Meski pun objek wisata itu tetap buka atau menerima atau melayani wisatawan saat libur Imlek.

“Kita tetap buka. Toh, enggak ada larangan. Tapi, tetap wajib menerapkan protokol kesehatan dan Perwali Kota Semarang tentang PPKM,” ujar pengelola objek wisata Sam Poo Kong, Anindita Rinaldie, kepada Semarangpos.com, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga: 7 Tanaman Ini Kata Fengsui Bawa Hoki & Kekayaan

Anindita mengatakan sesuai perwali, objek wisata di Semarang termasuk Sam Poo Kong diizinkan beroperasi selama masa pandemi ini. Kendati demikian, jumlah pengunjung serta jam operasional tetap dibatasi.

“Untuk pengunjung kita batas 50% dari kapasitas yang ada. Sedangkan, jam operasional kita ikuti perwali sampai pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Tanpa Event

Meski menerima kunjungan wisatawan, Anindita memastikan Sam Poo Kong tidak akan menggelar event perayaan Imlek seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: 9 Bulan Diadopsi, Anak Balita Disiksa Hingga Tewas

Pada tahun-tahun lalu, Sam Poo Kong selalu dibanjiri pengunjung baik dari Semarang maupun daerah lain seperti Jogja, Solo, dan Banyumas.

Hal itu dikarenakan kelenteng yang juga dikenal dengan sebutan Gedung Batu itu selalu menggelar berbagai event seperti pertunjukan barongsai. Selain itu, kelenteng yang didirikan pada abad ke-14 itu juga menjadi langganan umat Tri Darma dalam menggelar ibadah pada hari raya Imlek.

“Kita enggak ada perayaan tahun ini. Ini kita lakukan untuk mematuhi anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kita tidak mau membuat acara yang bisa mengundang kerumunan,” jelas Anindita.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Semarangpos.com



Berita Terkini Lainnya








Kolom