Tutup Iklan

Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Memerah, Polisi Tunggu Hasil Lab

Polisi masih menunggu hasil laboratoriumnya untuk mengetahui apakah ada zat-zat tertentu atau zat berbahaya yang mencemari saluran irigasi itu.

 Tangkapan layar dari grup Facebook Info Seputar Klaten terkait air saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari yang memerah di wilayah Desa Ngreden, Kamis (16/9/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar dari grup Facebook Info Seputar Klaten terkait air saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari yang memerah di wilayah Desa Ngreden, Kamis (16/9/2021). (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN — Satreskrim Polres Klaten masih menyelidiki memerahnya saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari.

Tindak lanjut penyelidikan kasus tersebut masih menunggu hasil laboratorium forensik di Semarang.

Demikian penjelasan Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Selasa (28/9/2021).

Sebagaimana diketahui, air di saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari tiba-tiba memerah, Kamis (16/9/2021). Hal itu sempat menggemparkan warga di kawasan Ngreden dan sekitarnya.

Baca Juga: Aneh! Air Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Mendadak Berwarna Merah

“Kami masih menunggu hasil laboratoriumnya terlebih dahulu. Soalnya dari sana akan diketahui apakah ada zat-zat tertentu atau zat berbahaya,” kata AKP Guruh Bagus Eddy Suryana.

AKP Guruh menjelaskan begitu hasil laboratorium keluar, gelar perkara akan dilakukan untuk menentukan apakah ada tindak pidana atau tidak dalam kasus memerahnya saluran irigasi tersebut.

Baca Juga: Pencemaran Sungai Bengawan Solo, DLH Sukoharjo: Limbah Ciu Selalu Jadi Kambing Hitam!

Selain menunggu hasil laboratorium forensik, lanjut AKP Guruh, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi. Hal tersebut termasuk dua orang yang diduga mencuci bahan/kain di saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari.

“Dari beberapa saksi [enam saksi] termasuk yang mencuci kain dan mobil di sana. Ada dua orang. Menurut pengakuan yang mencuci kain itu sudah melakukan kegiatan serupa [di waktu sebelumnya],” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

71 Jalak Bali Penangkaran Klaten Dilepasliarkan ke Pulau Dewata

Sesuai Permenhut No P.19/Menhut-II/2005 tentang Penangkaran Tumbuhan dan Satwa Liar, penangkar wajib mengembalikan minimal 10 persen dari hasil penangkaran habitat alam.

Hari AIDS Sedunia, WOM Finance Serahkan Bantuan ke Yayasan Lentera Solo

Untuk memperingati Hari AIDS Sedunia, WOM Finance menyerahkan bantuan ke Yayasan Lentera Nusantara Solo.

Karanganyar Masih Jadi Juara di Daftar UMK Tertinggi di Soloraya

Karanganyar masih menjadi daerah dengan nilai UMK tertinggi di Soloraya mengalahkan Kota Solo dan Klaten.

Tabrak Tembok Jl. Asrama Haji-Gagaksipat, 2 Pengendara Motor Meninggal

Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu pagi oleh warga setempat yang kebetulan melintas.

Emak-Emak di Wonogiri Tangkap Peluang Bisnis dengan Batik Ciprat

Sebanyak 25 perempuan mengikuti pelatihan membatik untuk membangkitkan ekonomi desa di Balai Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Wonogiri, selama tiga hari sejak Minggu (28/11/2021).

UMK Karanganyar 2022 Naik Rp10.000 Lebih Sedikit, Jadi Segini

Nominal UMK Karanganyar 2022 ditetapkan Gubernur nyaris sesuai dengan nominal yang diusulkan Apindo.

Daftar 19 Jabatan Kades yang Kosong di Klaten, Minat Daftar?

Berikut daftar kekosongan jabatan kades yang diisi Pj/Plt di Klaten pada saat ini

Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Pencari Rumput di Boyolali

Mayat perempuan tanpa busana ditemukan seorang warga yang ingin mencari rumput di Karanggede, Boyolali.

Progres Minus 19%, Proyek Gedung Budi Sasono Sukoharjo Diprediksi Molor

Proyek pembangunan Gedung Pertemuan Budi Sasono di Jl Veteran, Sukoharjo, diperkirakan molor dari target karena hingga akhir November progresnya minus 19%.

Ternyata Begini Interior Lorong Rahasia Bawah Tanah di Laweyan Solo

Interior lorong bawah tanah di Laweyan Solo itu terlihat setelah menuruni anak tangga. Dari sana terlihat sebuah percabangan atau ruang yang agak besar, sekitar 2x2,5 meter persegi dengan bagian atas cembung.

Penempatan Pedagang Pasar Legi, DPRD Solo: Yang Penting Semua Happy!

Legislator DPRD Solo berpesan agar saat penempatan pedagang Pasar Legi ke bangunan baru mengutamakan kesiapan semua pihak termasuk sarpras.

UMK Sragen 2022 Terendah Kedua di Soloraya, Ini Respons Buruh

Selisih UMK Sragen dengan Wonogiri, selaku daerah dengan UMK terendah di Soloraya, tahun depan hanya Rp385,57.

UMK Sragen 2022 Hanya Naik Rp9.929, Lebih Rendah dari Usulan Pemkab

Dewan Pengupahan Sragen mengusulkan UMK 2022 naik Rp10.500 dibandingkan UMK 2021. Namun Gubernur Jateng memutuskan hanya naik Rp9.929.

MTsN 4 Sragen, Satu-satunya Madrasah Adiwiyata di Bumi Sukowati

MTSN 4 Sragen juara I sekolah adiwiyata tingkat kebupatan Sragen dan sekaligus menjadi juara II lomba inovasi lingkungan hidup.

19 Jabatan Kades di Klaten Kosong, Kapan Digelar PAW?

Sebanyak 19 dari 391 jabatan kepala desa (kades) di Klaten dalam kondisi kosong di tahun 2021. Kekosongan jabatan tersebut disebabkan kades yang bersangkutan meninggal dunia, sakit, dan tersangkut kasus pidana.