Tutup Iklan
Presiden Direktur PT. Hisamitsu Pharma Indonesia Mr. Kato Hirofumi bersama Nadine Chandrawinta, mahasiswa dan masyarakat pesisir pantai desa mangunharjo Semarang melakukan aksi penanaman ribuan pohon mangrove (Istimewa-Hitsamitsu Pharma Indonesia)

Solopos.com, SOLO – Bertepatan dengan Salonpas Day 2019 PT Hisamitsu Pharma Indonesia dengan produk legendarisnya, Koyo Salonpas, kembali mengajak anak muda Indonesia untuk berkolaborasi melakukan aksi nyata yang bermanfaat serta berdampak positif terhadap lingkungan luas melalui gerakan filosofisnya yang bertajuk Rekatkan Kehangatan.

Gerakan Rekatkan Kehangatan berpijak pada filosofi Koyo Salonpas yang senantiasa menyemangati penggunanya untuk pantang merasa letih menyebarkan kehangatan baik bagi dirinya sendiri, orang-orang di sekitarnya, hingga lingkungan yang lebih luas, seperti yang dirasakan oleh setiap individu ketika melawan rasa lelah dengan menggunakan Koyo Salonpas.

  Salonpas Day 2019 PT Hisamitsu Pharma Indonesia. (Istimewa)

President Director PT. Hisamitsu Pharma Indonesia Mr. Kato Hirofumi mengatakan Gerakan Rekatkan Kehangatan ini sejalan dengan Visi Hisamitsu global yaitu meningkatkan kualitas Hidup orang di dunia melalui penyebaran budaya pengobatan dengan patch.

“Seiring dengan terus meningkatnya jumlah pengguna Koyo Salonpas dari kalangan anak muda, sangat penting bagi kami untuk terus mendorong mereka untuk pantang merasa letih dalam berbuat kebaikan, menebar manfaat, dan berkontribusi untuk lingkungannya lewat aksi nyata yang mereka lakukan dalam suasana yang penuh kepedulian dan persahabatan,” ujar Zulfadli, Product Manager, PT Hisamitsu Pharma Indonesia sebagaimana rilis yang diterima Solopos.com.

“Gerakan ini sejatinya memiliki ragam aktivitas yang tak terbatas. Untuk tahun ini aktivitas yang dilakukan melalui penanaman ribuan tunas mangrove di pesisir pantai desa Mangunharjo di Semarang,” lanjut Zulfadli.

Gerakan menanam mangrove dengan melibatkan kalangan muda yang menjadi tema gerakan Rekatkan Kehangatan tahun ini mendapat sambutan positif dari pakar ilmu kelautan dan mangrove Institut Pertanian Bogor, Prof Dietriech Bengen pada press discussion Salonpas di Hotel Indonesia Kempinski, Jumat (17/5/2019).

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki garis pantai hampir 100.000 kilometer yang saat ini terancam oleh meningginya air laut akibat perubahan iklim yang dapat mengakibatkan erosi dan abrasi, salah satunya akibat rusaknya kawasan-kawasan mangrove. penyelamatan daerah pantai dan penanaman mangrove kembali selain bisa berdampak pada ekologi, juga sosial dan ekonomi,” ujar Prof Dietriech Bengen.

Sementara itu pada saat yang sama, pakar psikologi dari Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, S.Psi. M.Si., memberikan tanggapan dari sudut pandang yang berbeda terhadap gerakan Rekatkan Kehangatan yang diinisiasi oleh Koyo Salonpas.

Anna melihat bahwa gerakan yang mengajak anak-anak muda yang hidup di era digital dan sosial media ini untuk beraksi bersama dan bahu membahu menyebarkan manfaat kepada lingkungan dan alam sekitar adalah sangat positif.

“Gerakan Rekatkan Kehangatan yang menekankan pada semangat kolaboratif, persahabatan, dan gotong-royong yang seolah menjadi barang langka di era medsos ini, menjadi satu solusi yang baik untuk membantu anak-anak muda zaman now meningkatkan kemampuan berinteraksi, serta menumbuhkan semangat persahabatan, berempati, dan menghargai lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Inspirational Brand Ambassador Salonpas, Nadine Chandrawinata mengatakan, “Aksi nyata yang dilakukan oleh anak-anak muda yang terlibat dalam gerakan ‘Rekatkan Kehangatan’ Salonpas sangat membanggakan. Apa yang telah dilakukan adalah bentuk nyata dari kuatnya komitmen kalangan muda untuk dalam berkolaborasi penuh persahabatan berbuat kebaikan untuk keberlangsungan lingkungannya.

Salonpas berkomitmen bahwa Gerakan Rekatkan Kehangatan ini akan dilakukan secara berkala. Agung Ariyanto Selaku Area manager PT. Hisamitsu Pharma cabang Central Java II mengatakan sampai saat ini telah melakukan aktivitas rekatkan kehangatan bersama mahasiswa, kita berinteraksi langsung dengan kaum muda di kampus Universitas Gajah Mada pada tanggal 23 April 2019 dan membagikan kehangatan salonpas koyo untuk mendukung mereka agar selalu aktif dan produktif.

 Berbagi kehangatan Salonpas dengan teman-teman mahasiswa UGM -Yogyakarta. (Istimewa)

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten