Tutup Iklan
Grand Opening Saloka Theme Park di Jl. Fatmawati No. 154, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (22/6/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG — Taman rekreasi keluarga, Saloka Theme Park, telah beroperasi secara penuh. Grand opening taman rekreasi yang diklaim terbesar dan terlengkap di Jawa Tengah (Jateng) itu digelar Sabtu (22/6/2019).

Sederet pertunjukkan memeriahkan acara pembukaan taman yang berdiri di atas lahan seluas 12 hektare itu. Mulai dari penampilan pendangdut Via Vallen, band asal Jogja, The Rain, hingga pertunjukkan kesenian khas setempat, Drumblek.

Tak ketinggalan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, juga turut hadir meresmikan pembukaan taman rekreasi yang terletak di Jl. Fatmawati No. 154, Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang itu.

Arief berharap hadirnya Saloka mampu memberikan gairah baru bagi industri pariwisata. Bukan hanya di Jateng, namun juga tetangganya, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

https://img.solopos.com/upload/img/menteri%20arief.jpg" alt="Menteri Pariwisata, Arief Yahya (kedua dari kiri) saat menghadiri jumpa pers Saloka Theme Park di Jl. Fatmawati No. 154, Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (22/6/2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)" style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" width="600" height="400" />

“Jateng dan DIY ini kan selama ini kita gabung menjadi wilayah Joglosemar. Selama ini, length of stay [masa tinggal] wisatawan di Jateng dan DIY ini rata-rata hanya 2 hari. Padahal nasional sudah 7 hari. Mari kita usahakan agar mereka [wisatawan] bisa tinggal lebih lama,” ujar Arief saat sesi jumpa pers di sela acara Grand Opening Saloka.

Arief sangat yakin Saloka akan menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Jateng. Apalagi, saat ini di Jateng sangat minim wisata yang menampilkan atraksi buatan.

“Saat ini wisatawan itu punya ketertarikan terhadap atraksi. Pertama alam, kedua budaya, dan ketiga buatan. Nah, atraksi buatan ini peminatnya cukup tinggi sekitar 5% lebih. Di Jatim contohnya yang punya Jatim Park, demand-nya sangat tinggi. Saya harap di sini juga. Terutama untuk pasar domestik,” imbuh Arief.

Kendati demikian, Arief meminta pengelola Saloka untuk kembali mengkaji harga tiket masuk yang dinilai cukup tinggi bagi warga sekitar. Tiket masuk di Saloka Theme Park dibanderol Rp120.000 untuk hari biasa atau weekday dan Rp150.000 untuk weekend.

“Coba dilakukan modifikasi. Bisa nanti kompensasinya dengan event yang lain, seperti culinary, fashion, dan craft. Poin saya akan lebih banyak orang yang menyukai dan datang,” imbuhnya.

Terpisah, Marketing Manager Saloka Theme Park, Jodie Senoatmojo, menilai tarif yang dibanderol pihaknya sudah cukup terjangkau. Apalagi, dengan harga tiket sebesar itu pengunjung sudah bisa merasakan sensasi seluruh wahana yang disajikan di Saloka Theme Park.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten