Salman Khan Dipenjara 5 Tahun

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, NEW DELHI - Pengadilan India memenjarakan bintang Bollywood Salman Khan selama lima tahun karena membunuh hewan yang terancam punah saat berburu.

"Pengadilan menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dan denda 10.000 rupee (sekitar Rp2,11 juta) kepada Salman Khan," kata pengacara penuntut Mahipal Bishnoi di luar pengadilan di kota Mahipal Bishnoi di Rajasthan, Kamis (5/4/2018) seperti dilansir Reuters. 

Pengacara tersebut mengatakan bahwa sebuah surat perintah penangkapan sedang disiapkan untuk Khan, 52, yang akan dikirim ke penjara pusat Jodhpur. Khan, yang mengaku tidak bersalah, masih bisa mengajukan banding.

Salman dijatuhi hukuman berdasar pasal 51 Undang-Undang Perlindungan Satwa Liar. Sementara rekan-rekannya yang lain menghadapi tuntutan pasal 51 dan 149 berdasar KUHP India. Maksimal hukuman berdasar pasal 51 tersebut adalah 6 tahun.

Dua dekade silam, Salman berburu di daerah desa Kankani, Jodhpur bersama Saif Ali Khan, Sonali Bendre, Neelam dan Tabu. Dalam perburuan tersebut, Salman dituduh telah membunuh dua antelope yang kala itu berada dalam status satwa langka.

 Kuasa hukum Salman berniat mengajukan masa percobaan atas hukuman yang dijatuhkan pada aktor 52 tahun itu. Apalagi kuasa hukum Salman melihat adanya celah dalam putusan yang dibuat hakim.

Menurut HM Saraswat, kuasa hukum Salman, pengadilan gagal menunjukkan bukti kuat yang menunjukkan bintang Tiger Zinda Hai itu membunuh dua antelope. Lebih jauh, Saraswat menuduh pengadilan merekayasa bukti.

"Jaksa gagal membuktikan tuduhan atas terdakwa dan telah merusak dan merekayasa bukti serta dokumen dan juga menggunakan saksi palsu untuk membuktikan kasus ini," ujar Saraswati seperti dilansir Times of India. Ia melanjutkan, "Mereka gagal membuktikan jika kedua antelope itu dibunuh dengan senjata api. Oleh karena itu penyelidikan semacam ini tidak dapat dipercaya."

Sebelumnya, Salman mengaku jika dirinya dijebak. Mantan Katrina Kaif ini mengklaim jika kedua antelope itu meninggal karena sebab wajar, bukan karena dibunuh olehnya menggunakan senjata api seperti dituduhkan padanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Peringati Hari Pangan, FP UNS Bahas Eksistensi Petani Milenial

FP UNS ingin menumbuhkembangkan eksistensi petani milenial dengan menggelar berbagai pelatihan dan inovasi teknologi digital berkonsep smart farming.

Krisis Energi Melanda Dunia, Ini Pengaruhnya untuk Indonesia

Tingginya permintaan energi seiring dengan pemulihan ekonomi tapi tak dibarengi dengan ketersediaan pasokan memadai, membuat harga gas alam dan batu bara melonjak.

Dipesan Tamu World Superbike, Hotel-Hotel di Mataram Hampir Full Booked

sejumlah hotel di Mataram sudah menerima reservasi atau pesanan kamar dari tamu kegiatan World Superbike (WSBK) yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, 19-21 November 2021.

Doa Mengusir Ular dari Rumah Menurut Islam, Plus Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa mengusir ular dari rumah jika hewan tersebut masuk ke kediaman Anda menurut ajaran Islam. Dilengkapi latin dan artinya.

Jadwal Bioskop XXI Hari Ini (22/10/2012): Ada 2 Film Baru

Berikut ini terdapat jadwal bioskop XXI hari ini, Jumat, 22 Oktober 2021 di Kota Solo, Jawa Tengah, yang ada dua film baru.

Roti Ganjel Rel Khas Semarang Unik & Langka, Pernah Coba?

Roti ganjel rel merupakan kuliner unik dan langka khas Semarang yang resepnya warisan dari zaman Belanda.

Pertashop Dorong Bangkitnya Ekonomi di Tengah Pandemi

Pertashop Pertamina diharapkan bisa jadi upaya mendorong pemerataan akses energi dengan tujuan membangkitkan kembali ekonomi di tengah pandemi.

Kasus Covid-19 Klaster PTM Solo Tersebar di 8 Sekolah, Ini Perinciannya

Temuan kasus konfirmasi positif Covid-19 di kalangan siswa dan guru yang menggelar PTM di Kota Solo tersebar di delapan sekolah SD dan SMP.

Lirik Lagu Dalam Teduh - Fatin Shidqia

Berikut ini lirik lagu Dalam Teduh dari Fatin Shidqia yang tayang pada Rabu, 29 September 2021 di Youtube dan ditonton lebih dari 400.000 kali.

Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah, Grab & OVO Rilis Patriot di Solo

Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah (Patriot) diresmikan di Solo, Kamis (21/10/2021). Patriot merupakan program yang diluncurkan Grab bekerja sama dengan OVO.

Tak selalu Buruk, Nasi Putih Ternyata Bermanfaat untuk Tubuh

Nasi putih adalah sumber karbohidrat utama yang menjadi makanan pokok di banyak negara, terutama Indonesia.

Jumlah Wisatawan Meningkat, Pemkot Jogja Batasi Pengunjung

Pada PPKM Level 2 di DIY, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengantisipasi kemungkinan meningkatkan jumlah wisatawan.

3 Fasyankes di Sukoharjo Ini Layani Vaksinasi Tanpa Syarat Domisili

Tiga fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Sukoharjo melayani vaksinasi warga tanpa memandang domilisi selama sepekan ke depan.

Warga Bantaran Mojolaban Sukoharjo Ternyata Banyak Yang Belum Vaksin

Warga bantaran Sungai Bengawan Solo wilayah Mojolaban, Sukoharjo, antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 digelar Komunitas Omah Sambung dan Kodim Sukoharjo.

Solar Langka di Soloraya, Pertamina Tegaskan Tak Ada Pengurangan Kuota

Pertamina menyatakan tidak ada pengurangan kuota BBM bersubsidi jenis solar yang belakangan ini banyak dikeluhkan langka di wilayah Soloraya.

Partai Gerindra: Indonesia Stabil jika Prabowo Presiden

Jika Prabowo menjadi presiden berikutnya, maka pembangunan infrastruktur di masa Presiden Jokowi akan dilanjutkan.